Usaha Xendpay Membuka Koridor Pembayaran Baru di Asia

0
20
Ripple telah mengumumkan bahwa Xendpay, sebuah perusahaan transfer uang internasional yang berbasis di Inggris, telah bergabung dengan RippleNet. Langkah Xendpay tersebut bertujuan untuk membuka “koridor baru” di Asia. Negara di Asia yang menjadi target mereka ialah yaitu Bangladesh, Malaysia, Filipina, Vietnam, dan Indonesia. Selain itu kemitraan tersebut juga memungkinkan pembayaran real-time yang terhubung dengan Thailand.

Pay What You Want

Menurut postingan blog Ripple, Xendpay tidak hanya menawarkan biaya yang murah untuk transfer uang lintas batas, tetapi juga memberikan opsi penghapusan biaya. Pelanggan dapat menghapuskan biaya pengiriman melalui layanan yang dinamakan “Pay What You Want”. Fitur memungkinkan pelanggan untuk menghapus atau mengurangi biaya, apabila biaya yang diberikan tidak terasa adil atau sesuai dengannya.

Baca juga: Kerjasama MoneyGram dengan Ripple

“Sebagian besar pelanggan kami adalah migran yang mengirim uang ke keluarga mereka di negara asalnya. Bagi mereka para migran, uang tersebut sangat berarti untuk menghidupi keluarga mereka; seperti biaya sewa rumah, tagihan listrik, biaya medis, dan biaya pendidikan. Menjadi layanan online memungkinkan kami untuk mengurangi biaya overhead kami dan memberikan biaya yang lebih hemat kepada klien-klien kami.”

Bhavin Vaghela, Kepala Inovasi Produk Xendpay

Terkait dengan pernyataan bahwa pelanggan mereka mayoritas berasal kaum migran, mereka juga menyimpulkan bahwa produknya populer di negara-negara dengan komunitas migran yang mapan. Negara-negara tersebut seperti Inggris, Kanada, Afrika Selatan, India dan beberapa negara di Eropa.

Tujuan adanya fitur

Menurut Ripple, yang membuat Xendpay terbilang banyak pengguna yaitu karena fiturnya yang unik. Fitur Pay What You Want yang membebaskan pembebasan biaya pada pelanggan individu sekitar $2500 selama satu tahun kalender. Hal tersebut sangat berarti bagi para migran, melihati rata-rata gaji mereka yang standar. Fitur Pay What You Want juga digunakan oleh pebisnis dengan total pembebasan biaya sekitar $5000 selama setahun.

“Biaya yang kami sarankan kepada klien kami yaitu mulai dari 3,50 Pounsterling, yang merupakan terendah untuk biaya pembayaran lintas batas. Meskipun terlihat tidak terlalu banyak, namun jika kita tukarkan ke mata uang seperti Vietnam Dong, itu terasa signifikan bagi mereka. Pelanggan kami dapat memilih untuk membayar biaya yang disarankan atau mengubahnya ke jumlah yang menurut mereka adil.”

Bhavin Vaghela, Kepala Inovasi Produk Xendpay

Saya menganggap biaya pengiriman tersebut sama dengan memberikan tip. Jika Anda merasa pelayanan yang diberikan patut untuk diapresiasi, maka pengguna dapat membayarkan biaya transfer layaknya pemberian tip. Bahkan kami meminta klien membayar lebih bagi yang memiliki dana lebih.

Menanggapi langkahnya untuk bermitra dengan RippleNet dan memperlebar di koridor Asia, Xendpay merasa ia mendapatkan tugas tambahan yang terbilang berat. Tugas tersebut mengharuskan Xendpay berurusan dengan mata uang yang lebih kecil dan harus berurusan dengan bank lokal.

Sumber