Trading untuk Pemula : Mengenal Area Support dan Resistance

0
1179
Sebagai seorang trader pemula, tentunya harus mengenal berbagai macam istilah yang ada ketika melakukan trading, salah satu yang harus diketahui adalah menentukan area support dan area resistance agar kita dapat mengetahui dengan mudah posisi harga saat ini, apakah sedang murah atau mahal.
Sehingga dengan begitu, kita akan mendapatkan keuntungan ketika kita membeli di area murah dan menjualnya kembali di area yang lebih tinggi. Lalu bagaimana cara mengetahui area Support dan Resistance? yuk simak artikel selengkapnya.

Definisi support dan resistance dalam trading aset kripto

Support adalah tingkat atau area harga tertentu yang dapat diyakini sebagai titik terendah pada suatu masa, dimana seakan-akan tingkat harga ini menjaga supaya harga tidak jatuh lebih dalam. Saat menyentuh support, harga seperti memantul kembali ke atas. Jika support ini tertembus (breakdown), maka harga akan turun ke bawah hingga menemukan titik support baru.

contoh sinyal yang menandakan area support seperti gambar dibawah ini :

nah kalo kita lihat grafik diatas, ada 3 kali koreksi harga dimana mencapai garis tersebut harga akan kembali naik. itulah yang disebut area support. sangat bagus jika kita bisa membeli di harga tersebut.

Sedangkan Resistance adalah kebalikan dari supportResistance adalah tingkat atau area harga tertentu yang diyakini sebagai titik atau area tertinggi pada suatu masa, dimana aksi jual cukup besar sehingga menghambat harga bergerak naik. Biasanya harga akan turun setelah menyentuh harga resistance. Jika resistance tembus (breakout), harga akan naik hingga resistance berikutnya.

contoh sinyal resistance adalah sebagai berikut :

Pada sinyal diatas kita bisa lihat terdapat 3 kali harga naik dimana mencapai titik itu. Harga kembali turun. Nah itulah yang disebut resistance.

Cara Menentukan Support dan Resistance

Setelah mengetahui apa itu support dan resistance, sekarang kita pelajari bagaimana cara menentukan support dan resistance. Terdapat beberapa faktor yang perlu diperhatikan:

  1. Harga Sebelumnya
    Cara pertama ini cukup simple. Anda hanya tinggal melihat harga tertinggi maupun terendah dalam periode tertentu. Banyak yang memakai patokan harga high and low seperti ini.
  2. Moving Average
    Perhatikan posisi harga saat ini dengan posisi garis moving averagenya. Posisi harga apakah berada di atas atau di bawah garis moving average akan menentukan apakah garis moving average itu sebagai support atau resistance.

  3. Trendline
    Dalam menggunakan garis tren merupakan salah satu cara menentukan support dan resistance. Tren merupkan kecenderungan arah pergerakan harga. Downtrend berarti arah bergerak turun, uptrend berarti saham cenderung bergerak naik, dan trendless atau lebih dikenal sebagai sideways berarti harga cenderung bergerak mendatar, naik turun dalam range tertentu

Jadi kesimpulanya, pastikan kita membeli saat di support area dan menjual di area resistance. Walaupun saat anda menjual koin anda dan mendapatkan profit, dan harga pun tetap naik, tidak usah bersedih. Yang penting kan sudah profit dan jangan terbawa nafsu untuk membeli lagi, tetap tenang, tunggu harga hingga turun lagi baru beli lagi. Dan lakukan trading di Tokocrypto, karena Tokocrypto bebas biaya trading, jadi ini memastikan Anda akan mendapat profit penuh saat menjual aset kripto pada saat harga sedang naik!

oke demikian tutorial kali ini, mudah-mudahan bisa menambah wawasan Anda dalam dunia trading khususnya di dunia kripto.