Mengenal Pola Bearish Engulfing, Reversal Di Puncak Uptrend

0
69

Salah satu teknik yang digunakan oleh trader teknikal adalah dengan mengidentifikasi perubahan harga dengan memanfaatkan pola-pola candlestick. Candlestick memberikan wawasan visual yang lebih luas dan menunjukkan perubahan-perubahan sentimen di pasar, termasuk juga menandakan reversal harga. Salah satu pola candlestick paling terkenal untuk menandakan reversal (pembalikan harga) adalah formasi dua candle bernama pola bearish engulfing.

Apa Artinya Pola Bearish Engulfing?

Pola bearish engulfing adalah pola candlestick yang terbentuk di puncak uptrend (lihat gambar diatas). Nampak pada gambar bahwa pola bearish engulfing terdiri dari dua candle. Candle pertama menandakan akhir kekuatan uptrend. Perlu dicatat bahwa ukuran candle pertama ini bisa bervariasi, dan besarnya candle tidak begitu berpengaruh pada pola itu sendiri. Namun demikian, candle tunggal berbentuk doji dan candle-candle kecil sejenis dinilai lebih bagus dalam posisi ini, karena bisa merefleksikan ketidakpastian yang sedang berlangsung di pasar.

Candle kedua dalam pola bearish engulfing merupakan sinyal reversal, dibentuk oleh candle bertubuh merah panjang yang menampilkan momentum harga turun baru. Idealnya, level tinggi (high) pada candle kedua ini harus lebih tinggi dari candle pertama, sekaligus diikuti dengan sampainya harga di level rendah baru (low).

Pergerakan harga yang digambarkan oleh candle kedua adalah saat ketika seller mengambil alih tren dari buyer, dimana seringkali setelahnya harga jatuh. Semakin rendah penurunan harga di candle kedua, maka sinyal reversal dari uptrend menjadi downtrend bisa dianggap makin kuat. Dan penting untuk dicatat bahwa body dari candle kedua harus sepenuhnya penutupi body candle pertama. Bila shadow dari candle pertama juga ‘ditelan’ oleh shadow candle kedua, maka sinyalnya bisa dinilai lebih berkualitas.