Tokocrypto Meluncurkan Toko Token dengan Model Token Hybrid

0
994
Toko Token sebagai token hybrid cefi dan defi dari Tokocrypto

Tokocrypto, sebagai salah satu exchanger aset kripto yang telah terdaftar resmi di Bappeti, pada Rabu (31/03/2021) telah resmi menghadirkan Toko Token (TKO) yang merupakan proyek aset kripto lokal Indonesia pertama yang menyediakan model token hybrid dengan utilitas CeFi dan DeFi. 

“Peluncuran TKO ini adalah salah satu cara dalam mewujudkan misi Tokocrypto untuk menerapkan adopsi kripto massal untuk 345,3 juta pengguna platform Tokocrypto dan ekosistem TKO.” Kata Pang Xue Kai, CEO dan Co-Founder Tokocrypto.

Toko Token (TKO), Token Hybrid Dengan Utilitas CeFi dan DeFi  dari Tokocrypto

Berawal dari keinginan untuk menciptakan ekonomi token di Indonesia, Tokocrypto menghadirkan Toko Token (TKO) yang pertama kali diluncurkan pada Indonesia Blockchain Week (IBW) 2020 dan resmi diluncurkan pada 31 Maret 2021  lalu.

Toko Token merupakan proyek Decentralized Finance (DeFi) pertama di Indonesia yang memiliki tujuan untuk memberi kemudahan kepada masyarakat yang belum memiliki akses ke fasilitas layanan perbankan. Selain itu Toko Token menawarkan model token hybrid dengan utilitas mulai dari exchange platform token, Centralized Finance (CeFi) token, dan DeFi token.

1. Exchange Platform Token

Merupakan token yang mewakili beberapa jenis manfaat atau hak dari penjual aset kripto untuk mendorong aktivitas exchange. Exchange platform token memiliki manfaat yang berbeda-beda kepada setiap pemegang token dan mampu mempengaruhi keputusan pada operasional bursa. 

Token TKO akan menjadi exchange platform token yang mencakup beberapa hal, seperti diskon biaya trading, penukaran merchandise, hak airdrop atau reward, dan lain-lain.

2. Centralized Finance (CeFi) Token

Sebenarnya, CeFi sama seperti DeFi, dimana trader kripto dapat bergabung secara terpusat. CeFi lebih mudah digunakan apabila dibandingkan dengan DeFi. 

Selain itu CeFi dapat berguna sebagai transisi yang lebih mudah bagi investor sebelum masuk ke dalam ranah DeFi. Hal ini cocok untuk pemula yang ingin melakukan aktivitas di ranah aset kripto namun belum terlalu familiar dengan konsep DeFi yang relatif baru.

Usaha Tokocrypto untuk mengatasi kesenjangan publik terkait DeFi adalah dengan berfokus untuk memberikan edukasi kepada pengguna mengenai aset kripto dan membangun utilitas CeFi sebagai langkah pertama pada Tokocrypto Exchange, seperti TKO Deposit, TKO Savings, dan TKO Cashback.

3. Decentralized Finance (DeFi) Token

DeFi erat kaitannya dengan kemudahan pengguna untuk memiliki kendali penuh atas aset mereka sendiri tanpa adanya campur tangan oleh pihak ketiga. Selain karena kemudahan tersebut, tingkat bunga pada DeFi termasuk lebih tinggi dibandingkan dengan sistem finansial konvensional.

Bersaing dengan Proyek Luar Negeri

Sebagai platform exchange yang telah terdaftar secara resmi di BAPPEBTI, Tokocrypto berani untuk bersaing dan memposisikan Token hybrid TKO dengan utilitas DeFi dan CeFi dengan proyek DeFi dari luar negeri maupun proyek kripto lokal Indonesia lainnya. 

Didukung teknologi Binance, Tokocrypto akan membangun platform TKO DeFi pada protokol BEP-20 Binance Smart Chain dan memastikan eksekusi serta pengembangan produk akan berjalan dengan baik oleh ahli blockchain dan finansial.

Setelah mengetahui perbedaan koin dan token, apakah Anda tertarik untuk mempelajari dan memiliki Toko Token (TKO)? Simak terus update terbaru di website Tokocrypto dan media sosial kami di IG dan Twitter @Tokocrypto!