Indonesia Bakal Punya Bursa Uang Kripto, Apa Keuntungan Bagi Trader?

0
2129
bursa uang kripto

Indonesia dalam waktu dekat bakal memiliki bursa khusus mata uang kripto. Rencana tersebut dibuat di tengah masyarakat Indonesia yang makin berminat pada aset digital ini.

Pertumbuhan pelaku perdagangan aset kripto di Indonesia memang tak bisa dianggap sebelah mata. Volume rata-rata transaksi harian di seluruh spot exchange lokal pun senilai Rp 3-7 triliun.

Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan, Sidharta Utama mengatakan, bursa kripto tak lama lagi akan diluncurkan. Saat ini prosesnya sudah mencapai 90 persen

“Kami akan menyelenggarakan pasar fisik aset kripto di bursa berjangka yang dilaksanakan oleh pedagang. Persiapan sudah 80-90 persen mudah-mudahan enggak lama lagi. Harapannya semester II 2021 mulai berjalan,” ujar Sidharta dalamsebuah wawancara di acara talkshow KompasTV, Kamis, 29 April 2021.

Baca Juga: Menilik Arah Kebijakan Pemerintah Indonesia Pada Perdagangan Cryptocurrency

Menurut Sidharta, terdapat sejumlah pihak yang akan dilibatkan dalam pengoperasian bursa kripto yang kelak diberi nama Digital Futures Exchange (DFX) ini.

Beberapa pihak yang dilibatkan itu diantaranya: PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ), Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia, Lembaga Kliring Indonesia Clearing House (ICH) dan 13 calon pedagang kripto yang sudah mengantongi izin dari Bappebti.

Apa Keuntungan Indonesia Punya Bursa Kripto?

Bursa kripto nantinya akan sangat berperan dalam pelindungan ekosistem pasar mata uang kripto di Indonesia. Hal tersebut meliputi pengawasan transaksi dan jaminan hukum untuk semua pelaku pasar.

“Dengan ekosistem ini, maka akan terdapat check and balance untuk memastikan perdagangan aset kripto berjalan dengan baik,” ujar Sidharta.

Baca Juga: 5 Crypto Potensial Awal Bulan Buat Profit Altseason!

Rencana pembuatan bursa kripto ini pun disambut baik oleh sejumlah pelaku pasar cryptocurrency di Indonesia. COO Tokocrypto Teguh Kurniawan Harmanda (Manda), mengatakan, kebijakan yang bakal dikeluarkan pemerintah tersebut secara langsung mendukung iklim perdagangan aset kripto untuk semakin kondusif.

Selain itu, dengan adanya kebijakan tersebut pemerintah nampaknya berupaya untuk meningkatkan kepastian dan perlindungan hukum, serta kepastian berusaha di sektor komoditas digital atau aset kripto.

“Kami tentunya mendukung berbagai kebijakan pemerintah terkait aset kripto, dimana tujuan untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif, khususnya di bidang blockchain dan investasi aset kripto, termasuk dalam mendukung BAPPEBTI dalam menghadapi Mutual Evaluation Review (MER) agar Indonesia mendapatkan keanggotaan penuh FATF,” ujar Manda.

Tujuan FATF adalah untuk menetapkan standar dan mempromosikan pelaksanaan yang efektif dari langkah-langkah hukum, peraturan dan operasional untuk memberantas pencucian uang, pendanaan teroris dan ancaman terkait lainnya terhadap integritas sistem keuangan internasional.

sumber.