Connect with us

Altcoin News

Elon Musk Ungkap Alasan Tak Jual Bitcoin, ETH dan Dogecoin saat Inflasi

Published

on

CEO Tesla, Elon Musk tetap tak jual Bitcoin saat inflasi. Foto: Twitter @Blockworks_.

CEO Tesla, Elon Musk mengakui sejumlah aset kripto dalam portofolionya, mulai dari Bitcoin, Ethereum dan Dogecoin. Pria terkaya nomor dua di dunia itu punya menyatakan tidak akan menjual kriptonya saat inflasi terjadi.

Situasi geopolitik Rusia-Ukraina memang rentan menimbulkan inflasi. Perusahaan Tesla dan SpaceX melihat adanya tekanan inflasi yang signifikan baru-baru ini, dalam bahan baku dan logistik. Biasanya saat inflasi, investor akan menjual aset yang berisiko, seperti kripto dan beralih ke aset fisik atau saham sebagai tempat berlindung.

“Umumnya lebih baik memiliki barang fisik seperti rumah atau saham di perusahaan yang menurut Anda menghasilkan produk bagus, daripada dolar saat inflasi tinggi,” kata Musk dalam cuitan di akun Twitter-nya.

Baca juga: Perbedaan Stablecoin dan Aset Kripto Lain, Lebih Untung?

Elon Musk Yakin dengan Nilai Aset Kripto

Selanjutnya, dalam rangkaian tweet-nya itu Musk membagikan pemikirannya tentang aset kripto dan bersumpah bahwa dia tidak akan menjual kepemilikannya atas Bitcoin, Ethereum dan Dogecoin. Musk masih yakin dengan nilai aset kripto miliknya itu untuk naik dan memiliki masa depan yang cerah.

Komentar Musk tentang kripto secara singkat menggerakkan harga Bitcoin lebih tinggi, sebelum aset digital itu memangkas keuntungan. Bitcoin hampir datar di $ 38.940,47 pada Selasa (15/3) pukul 7:30 WIB.

Musk memang dikenal sebagai tokoh terkemuka di industri kripto. Ia telah menambahkan portofolio Bitcoin ke neraca perusahaan. Komentar Musk di masa lalu, juga secara teratur menggerakkan harga koin digital.

illustrasi token bitcoin sebagai aset kripto

Ilustrasi aset kripto.

Baca juga: Pendiri Apple, Steve Wozniak Yakin Harga Bitcoin Bisa Capai $ 100.000

Elon Musk dan Kripto

Elon Musk mungkin satu-satunya CEO perusahaan yang menyarankan untuk menahan Dogecoin untuk mengatasi kenaikan harga, di mana perusahaan di seluruh dunia terus mengawasi kenaikan inflasi. Pada satu titik Musk menjadi “Dogefather” dari Dogecoin.

Perusahaan yang dipimpin Musk, Tesla mungkin adalah perusahaan terbesar yang memegang Bitcoin aktual di neraca mereka. Tesla telah menginvestasikan $1,5 miliar dalam Bitcoin Februari 2021 lalu.

Pabrikan mobil listrik itu, bahkan melangkah lebih jauh dengan menerima Bitcoin untuk pembayaran, namun berbalik arah tak lama setelah itu, dengan alasan masalah lingkungan seputar Bitcoin.

Altcoin News

Kabar Vitalik Buterin dan Elon Musk Kerja Bareng Bikin Dogecoin Reli

Published

on

Kabar Vitalik Buterin dan Elon Musk Kerja Bareng Bikin Dogecoin Reli.

Harga Dogecoin (DOGE) terpantau melambung tinggi pada perdagangan Senin (28/11) pagi di tengah market yang masih terkoreksi. Kenaikan ini disebut-sebut berhubungan dengan pendiri Ethereum, Vitalik Buterin dan Elon Musk.

Menurut data CoinMarketCap pada Senin (28/11) pukul 11.00 WIB, koin meme Dogecoin (DOGE) naik hampir 7% dalam 24 jam terakhir atau 26% selama sepekan. Kini DOGE diperdagangkan di harga US$ 0,09519. Namun, Dogecoin masih turun 91% dari all time high (ATH) pada Mei 2021 di level US$ 0,73.

Dogecoin (DOGE) juga terpantau satu-satunya aset kripto yang bullish dibanding aset big cap lainnya, seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), BNB dan lainnya. DOGE mengalahkan mereka semua dari segi kenaikan harga.

Sentimen Positif

Baca juga: Kelas Kripto: Apa Itu Airdrop?

Salah satu pendukung sentimen positif untuk Dogecoin adalah David Gokhshtien, pendiri Gokhshtien Media yang juga aktif di komunitas DOGE. Dalam sebuah tweet, Gokhshtien menyatakan bahwa dia merasa Buterin dan Musk akan bekerja sama untuk meningkatkan DOGE.

Dia menambahkan bahwa kolaborasi mereka jika itu terjadi, tidak akan mengarah pada peningkatan Bitcoin (BTC). Menurut Gokhshtien, Buterin telah melakukan upaya yang gagal untuk membantu peningkatan Bitcoin. Motif Musk adalah keinginan yang dia ungkapkan untuk mengubah koin lelucon menjadi sesuatu yang serius yang diperhatikan Gokhshtien.

Oleh karena itu Gokhshtien yang setia kepada DOGE berspekulasi bahwa Vitalik Buterin dan Musk dapat meningkatkan Dogecoin. Diyakini kolaborasi oleh keduanya akan sangat bullish untuk harga DOGE.

Vitalik Buterin dan Dogecoin

Pendiri Ethereum, Vitalik Buterin bicara soal ETH 2.0..
Pendiri Ethereum, Vitalik Buterin bicara soal ETH 2.0.

Baca juga: Alasan Kenapa Kripto Huobi Token dan Klaytn Bisa Meroket

Sebelum kabar ini beredar, Buterin dilaporkan menyumbangkan 20 juta Dogecoin (DOGE) ke Dogecoin Foundation. Meski sebagai pendiri Ethereum, ini bukanlah kontribusi pertama yang diberikan Buterin.

Agustus lalu, Buterin bergabung dengan dewan penasihat yayasan bersama dengan CEO Neuralink, Jared Birchall. Organisasi nirlaba yang awalnya didirikan pada tahun 2014 ini diluncurkan kembali tahun lalu setelah DOGE mengalami peningkatan popularitas yang besar.

Pada bulan September, setelah Ethereum berhasil mengimplementasikan peningkatan Merge yang sangat dinanti-nantikan, Buterin menyarankan bahwa Dogecoin harus menjadi aset kripto berikutnya untuk pindah ke algoritma konsensus bukti kepemilikan atau proof-of-stake (PoS).

Continue Reading

Altcoin News

Alasan Kenapa Kripto Huobi Token dan Klaytn Bisa Meroket

Published

on

Alasan Kenapa Kripto Huobi Token dan Klaytn Bisa Meroket.

Aset kripto Huobi Token (HT) dan Klaytn (KLAY) menjadi perhatian dalam dua hari ini karena mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Dua kripto ini masuk dalam top gainers dengan peningkatan volume trading.

Huobi Token melihat kenaikan harga 13% yang mencolok setelah mencapai titik terendah pada 22 November lalu. Alasan yang paling mungkin di balik kenaikan harga yang begitu cepat dapat dikaitkan dengan rilis terbaru dari rencana ekspansi global exchange, Huobi dan tingkat dukungan teknis yang kuat yang dimiliki HT.

Sentimen pendorong juga berasal dari Justin Sun yang mengambil alih pengelolaan Huobi Token dan membeli aset kriptonya senilai jutaan dolar AS. Sementara itu, kurangnya gairah investor dan keadaan pasar kripto secara keseluruhan menyebabkan koreksi dari HT bisa membuat pola oversold untuk sinyal kenaikan harga.

Reli Huobi Token

Ilustrasi aset kripto Huobi Token (HT).
Ilustrasi aset kripto Huobi Token (HT).

Baca juga: Pakar: Bitcoin Akan Selamat dari Kegagalan Perusahaan Kripto Manapun

Alasan mendasar di balik reli Huobi Token (HT) bermula pada 22 November, Huobi Global meluncurkan strategi branding barunya, mengubah nama perusahaan menjadi Huobi dan bertujuan untuk kembali ke tiga besar bursa kripto terbesar di pasar.

Setelah menyelesaikan proses rebranding, Huobi akan mulai memperkuat merek barunya dan “bermain penuh” pada atribut strategis penting HT. Seperti biasa, Huobi akan terus mengeksplorasi proyek berkualitas tinggi di pasar dengan bantuan komunitas.

Menurut roadmap-nya, Huobi akan fokus pada dukungan aset yang belum ditemukan dengan potensi pasar yang kuat dan mendorong komunitas untuk membangun proyek, memberikan nilai lebih bagi industri aset kripto secara keseluruhan.

Pada saat artikel ini ditulis, HT diperdagangkan pada US$ 5,48, naik 10,58% dalam 24 jam terakhir.

Reli Klaytn

Aset KLAY terpantau menunjukan sinyal bullish. Sentimen pendorongnya adalah Klaytn telah meluncurkan versi beta dari portal tata kelola terdesentralisasi, Klaytn Square.

Menurut pernyataan resmi yang dibagikan oleh Klaytn Foundation, portal Klaytn Square diluncurkan dalam versi beta untuk memajukan tata kelola on-chain di Klaytn lebih transparan dan inklusif karena menampilkan informasi tentang setiap anggota Governance Council (GC), serta transfer KLAY dan jumlah setoran yang dipertaruhkan.

Ilustrasi aset kripto Klaytn (KLAY).
Ilustrasi aset kripto Klaytn (KLAY).

Baca juga: NGOBRAS Season 2: Dampak Drama FTX dan Genesis ke Market Kripto

Selain itu, Klaytn Square memberi pengunjungnya banyak informasi praktis mengenai kemajuan, promosi, dan pembaruan Klaytn, termasuk agenda diskusi Klaytn GC dan status voting on-chain saat ini untuk pengelolaan ekosistem dan proposal perbaikan Klaytn.

Sangmin Seo, direktur Klaytn Foundation, menyoroti pentingnya peluncuran Klaytn Square untuk kualitas komunikasi proyek dengan pengguna dan pembuatnya.

“Peluncuran Klaytn Square menyoroti komitmen kami untuk komunikasi yang terbuka dan transparan dengan komunitas kami. Saat ekosistem Klaytn semakin matang, kami berupaya mengejar strategi desentralisasi lebih lanjut untuk memungkinkan suara komunitas kami didengar melalui mekanisme on-chain,” kata Seo.

Pada saat artikel ini ditulis, KLAY diperdagangkan pada US$ 0,1852, naik 9,94% dalam 24 jam terakhir. Posisi Klaytn saat ini menempati urutan pertama top performace mengungguli Huobi Token, menurut data CoinMarketCap.

DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.

Continue Reading

Altcoin News

Cardano Bakal Rilis Stablecoin yang Didukung USD di Tahun 2023

Published

on

Cardano Bakal Rilis Stablecoin yang Didukung USD di Tahun 2023

Perkembangan jaringan blokchain Cardano terus dilakukan. EMURGO, salah satu entitas pendiri Cardano, mengumumkan akan meluncurkan stablecoin didukung fiat pada kuartal pertama tahun 2023.

Stablecoin USDA ini akan sepenuhnya mematuhi peraturan dan dirancang untuk melindungi pemilik dari volatilitas bawaan pasar kripto. Dolar AS akan sepenuhnya mendukung stablecoin untuk memastikan stabilitas harga jangka panjang.

Dilaporkan Beincrypto, EMURGO mengatakan memiliki kemitraan dengan perusahaan jasa keuangan teregulasi yang tidak disebutkan namanya di AS. Entitas itu yang akan bertindak sebagai kustodian untuk setoran tunai.

Stablecoin USDA

Baca juga: Bappebti Terbitkan Regulasi Baru Lindungi Investor Kripto di Indonesia

USDA dicatat akan menjadi produk pertama yang datang dari suite barunya, Anzen. Suite ini akan berfokus pada menghubungkan layanan keuangan tradisional ke kripto.

Melalui portal Anzen, pengguna dapat memberi token pada dolar AS mereka dan menggunakannya di jaringan blockchain Cardano. Rencana untuk Anzen termasuk pinjam meminjam, menjembatani antara dApps dan keuangan tradisional, dan kartu debit kripto.

Stablecoin ini tidak hanya menawarkan stabilitas kepada investor yang melakukan transaksi keuangan di blockchain, tetapi juga memajukan ekosistem Cardano untuk mengatasi masalah yang kami posisikan secara unik untuk dipecahkan —perbankan yang tidak memiliki rekening bank,” kata Fintech Managing Director EMURGO, Vineeth Bhuvanagiri.

Peluncuran USDA ditetapkan untuk Q1 tahun 2023, dan EMURGO berencana untuk mengaktifkan tokenisasi stablecoin lainnya, seperti USDT dan USDC, ke USDA. Juga, terungkap niat untuk mengaktifkan konversi dan pertukaran aset kripto seperti Bitcoin dan Ethereum.

Stablecoin Djed

Baca juga: Melihat Potensi Cuan Token Kripto saat Piala Dunia 2022

Disamping USDA, Cardano bersama COTI juga akan meluncurkan stablecoin algoritmik, Djed di awal 2023. Stablecoin Djed akan menjadi stablecoin algoritmik dengan jaminan berlebihan yang didukung oleh cadangan Bitcoin.

Menurut rilis, Djed akan ditayangkan di mainnet pada Januari 2023, sambil menunggu audit yang sukses dan serangkaian pengujian stres test yang ketat. Menurut pengembangnya, Djed akan dipatok ke Dolar AS, didukung oleh Cardano ($ADA), dan akan menggunakan $SHEN sebagai koin cadangannya.

Ini akan menambah Cardano ke semakin banyak jaringan yang telah memperkenalkan stablecoin mereka sendiri dalam upaya untuk menyudutkan pasar di sektor industri aset kripto yang sedang berkembang ini.

Continue Reading

Popular