Connect with us

NFT

Kenalan dengan Decentraland, Salah Satu Proyek Metaverse

Published

on

logo decentraland

Belakangan ini, kata ‘metaverse’ semakin sering terdengar di berbagai platform, mulai dari digital hingga yang nondigital sekalipun. Sudahkah Anda paham tentang apa itu metaverse? Jika belum, metaverse adalah dunia realitas virtual yang dihuni oleh banyak orang dalam bentuk avatar. Di metaverse, Anda bisa melakukan berbagai macam aktivitas seperti halnya dalam dunia nyata, misalnya rapat rutin dengan kolega perusahaan, membeli baju, berinvestasi, dan sebagainya. Salah satu proyek metaverse yang saat ini cukup santer terdengar yaitu Decentraland. 

Lantas, mengapa proyek ini istimewa dibandingkan proyek metaverse lainnya? Simak ulasan selengkapnya berikut ini!

Apa itu Decentraland?

getting startend in decentraland

Source: https://www.coindesk.com/learn/getting-started-in-decentraland/

Decentraland adalah platform 3D VR yang berjalan di dalam jaringan blockchain Ethereum. Seperti yang telah dijelaskan di atas, Sebagai salah satu proyek metaverse yang memungkinkan para penggunanya untuk melangsungkan berbagai kegiatan dalam dunia nyata, seperti membeli lahan, menciptakan identitas virtual, dan sebagainya.

Platform yang mengedepankan konsep desentralisasi ini diluncurkan pada tahun 2015 oleh Esteban Ordano dan Ariel Meilich di bawah naungan The Decentraland Foundation. Seiring perkembangannya, tim di balik proyek ini juga meluncurkan Decentralized Autonomous Organization (DAO) yang memungkinkan para penggunanya untuk ikut serta dalam “mengatur” proyek metaverse satu ini.

Apa Yang Membuat Decentraland Istimewa?

Sebagai salah satu realisasi proyek metaverse, Decentraland punya tempat istimewa di hati para penggunanya. Selain karena perkembangannya yang semula hanya berupa perdagangan aset real estate virtual dan kini semakin interaktif lewat berbagai fitur yang tersedia bagi pengguna, Menjadikan salah satu platform yang punya track record pertumbuhan cukup mengagumkan.

Mengutip Capital.com, per 6 Desember 2021 lalu, kapitalisasi pasar yang telah mencapai angka 6,8 USD. Pertumbuhan penjualan NFT (Non-fungible Token) selama 30 hari terakhir juga disampaikan berhasil naik sebesar 417 persen menjadi 41,5 juta USD. Jumlah yang mengagumkan, bukan?

Selain pertumbuhan angka transaksi, perkembangan platform ini juga bisa menjadikannya semakin spesial. Pasalnya, proyek ini merupakan platform 3D VR pertama yang memungkinkan para pemilik lahan untuk menjalin komunikasi dengan calon pembeli atau pemilik lahan berikutnya yang menjadikan proyek metaverse ini semakin interaktif.

Bagaimana cara kerja Decentraland?

Sebagai pengguna, Anda bisa mulai dengan membuat identitas virtual lewat avatar, membeli pakaian yang sesuai, sebelum akhirnya berwisata di dunia virtual ini. Anda bisa membeli sepetak lahan (LAND) sebagai permulaan dan mendapatkan hak sepenuhnya atas tanah tersebut. Sama seperti di kehidupan sebenarnya, lahan yang sudah Anda beli pun bisa didirikan bangunan. Anda pun bisa lho memiliki beberapa LAND yang disebut dengan ESTATE.

pembuatan avatar

Source: https://www.coindesk.com/learn/getting-started-in-decentraland/

Dari sana, Anda bisa mengadakan konser musik atau pameran kesenian dengan menjual tiketnya dalam platform yang sama. Umumnya, para pengguna berlomba-lomba mempercantik LAND miliknya agar bisa mengundang banyak pengunjung. 

Namun, jika Anda ingin menjual atau menyewakan LAND kepemain lain, juga bisa kok! Dengan demikian, Anda dapat menghasilkan uang seperti ketika Anda bekerja di dunia nyata. Bedanya, alat jual-belinya menggunakan aset kripto yang lebih dikenal dengan sebutan “MANA”. 

Baca juga: 5 Kripto Metaverse Terbesar Saat Ini

Seperti yang telah dijelaskan secara singkat di atas, Decentraland pun dibagi ke dalam beberapa wilayah, yaitu: 

  1. LAND

Pertama, Anda bisa melakukan berbagai aktivitas di LAND. LAND adalah tempat Anda melakukan berbagai macam aktivitas. Anda bisa membeli lahan, berkomunikasi dengan para pemilik lahan, mengadakan konser musik, dan sebagainya. LAND yang tersedia  pun terbatas jumlahnya, yaitu hanya 90.601 saja. Mengutip Business Insider, harga LAND termurah saat ini senilai 11000 USD.

  1. Distrik

Sementara itu, terdapat pula wilayah yang disebut distrik. Distrik adalah wilayah yang menggandeng para seniman dari berbagai bidang, untuk membangun toko baju, acara peragaan busana, dan sebagainya. Mudahnya, distrik adalah beberapa LAND yang bergerak sesuai dengan industri dan temanya masing-masing, mulai dari Vegas City, Dragon City, hingga Fashion Street. Fashion Street menjadi salah satu distrik terlaris.

  1. Plaza

Selain itu, Decentraland juga memiliki sebuah tempat berupa LAND yang tidak diperjualbelikan dan dijadikan tempat bagi para pemain untuk berkumpul yang dikenal dengan sebutan Plaza. Dikarenakan berperan sebagai main lobby, Plaza memang ada bukan untuk dijual, dibeli, hingga dihilangkan dari platform.

  1. DAO

Terakhir, ada DAO, manajemen yang memungkinkan pengguna untuk memiliki hak suara guna mengembangkan platform ini. Menariknya, DAO telah dipersenjatai dengan teknologi smart contract, sama seperti berbagai items yang dijual dalam jaringan blockchain. Syarat yang harus Anda penuhi adalah Anda mengantongi sejumlah koin wMANA untuk satu hak suara, atau memiliki LAND dan ESTATE untuk 2.000 unit hak suara.

Lalu, bagaimana cara jual-beli aset Decentraland?

Bagaimana Cara Jual-Beli Aset di Decentraland?

Jangan khawatir, karena Anda bisa menjual dan membeli aset dalam game dengan mengunjungi marketplace resmi Decentraland. Selayaknya marketplace NFT pada umumnya, di marketplace ini Anda bisa menjual, membeli, hingga bertukar aset. Mulai dari LAND, kostum untuk avatar, username, hingga peralatan serta perabotan yang bisa Anda gunakan untuk mempercantik LAND yang Anda punya. Perlu diingat, setiap aset yang Anda miliki merupakan NFT, ya, jadi Anda adalah pemilik aset tersebut seutuhnya.

decentraland marketplace

Source: https://market.decentraland.org/

Baca juga: Apa itu The Sandbox Game? Simak Selengkapnya Disini

Manfaat token MANA

token mana

Seperti yang sudah dijelaskan di awal, Decentraland dijalankan dengan menggunakan koin MANA atau yang juga dikenal dengan sebutan utility token. Jadi, jika Anda tertarik bergabung, pastikan Anda memiliki sejumlah token MANA terlebih dahulu di wallet Anda, ya. Sebab, Anda hanya bisa melakukan transaksi jual beli dalam dunia realitas virtual Decentraland ini menggunakan MANA. 

Selain menjadi koin yang dipakai untuk bertransaksi disini, koin MANA juga bisa menjadi salah satu aset investasi Anda. Pasalnya, harga koin ini juga pernah mengalami kenaikan hingga 500 persen beberapa saat setelah Facebook mulai mengganti nama perusahaannya menjadi Meta.

Per tanggal 13 Mei 2022, tercatat harga MANA per kepingnya adalah 1.11 USD atau sekitar Rp16.255,95. Volume perdagangan yang dicatat oleh MANA dalam 24 jam terakhir sebesar 1,139,199,575. Angka ini menunjukkan tren positif setelah seminggu ke belakang MANA sedang kembali bangkit dari keterpurukannya.

Jadi, itulah penjelasan mengenai Decentraland, proyek Metaverse yang menarik dan sangat potensial. Anda bisa mulai mencoba bergabung di dunia realitas virtual ini dengan membeli koin MANA di Tokocrypto, ya. Jika Anda masih ingin menyelami seluk-beluk dunia NFT, Anda bisa langsung gabung di TokoMall. Ikuti juga informasi selengkapnya seputar NFT di komunitas TokoMall di Discord dan Telegram!

Blockchain

Game NFT Guild of Guardians Mulai Masuk ke Ranah Esports

Published

on

Game Web3 Guild of Guardians masuk ke ranah eSports. Foto: Guild of Guardians.

Guild of Guardians, game NFT berbasis teknologi Web3 kini mulai merambah dunia eSports. Langkah ini akan semakin memajukan game berteknologi Web3 agar bisa dinikmati semua kalangan.

Game Guild of Guardians telah bekerja sama dengan delapan organisasi eSports profesional terbesar dan paling terkemuka di dunia. Tujuan utama kemitraan ini akan membangun masa depan game Web3 dan hiburan digital, serta membuka pra-registrasi Guild of Guardians ke komunitas eSports terbesar di seluruh dunia.

Di bawah kemitraan ini, nama-nama besar eSports, termasuk Cloud9, Fnatic, Navi, Ninjas in Pyjamas, NRG, SK Gaming, T1, dan Team Liquid akan bergabung dengan dunia fantasi Guild of Guardians. Brand eSports mereka akan menjadi karakter yang dapat dimainkan sepenuhnya.

Game Web3 Guild of Guardians masuk ke ranah eSports. Foto: Guild of Guardians.
Game Web3 Guild of Guardians masuk ke ranah eSports. Foto: Guild of Guardians.

Baca juga: Ini Dia Game RPG Blockchain, Guild of Guardians!

Misi Guild of Guardians

Guild of Guardians yang dikembangkan oleh Immutable Games Studio dan Stepico Games ini bisa melanjutkan misi mereka untuk memperluas pasar. Kemitraan bersama delapan organisasi eSports belum pernah terjadi sebelumnya, maka akan ada potensi eksposur jutaan penggemar mereka — selain lebih dari 250.000 pemain yang sudah terdaftar sebelumnya — untuk masa depan game web3.

“Ini adalah kesempatan luar biasa untuk bekerja sama dengan beberapa nama yang paling menonjol dan dikenal di bidang eSports profesional,” kata Vice President and Game Director for Guild of Guardians, Derek Lau dikutip Venturebeat.

Game Web3 Guild of Guardians masuk ke ranah eSports. Foto: Guild of Guardians.
Game Web3 Guild of Guardians masuk ke ranah eSports. Foto: Guild of Guardians.

Baca juga: Game NFT “Guild of Guardians” Raih Pendanaan $ 5,3 juta. Penjualan Tokennya Laris Manis

“GOG adalah RPG tim mobile yang dibuat untuk pemain dan dirancang sebagai game yang sangat mudah diakses, menjadikannya pintu gerbang yang sempurna ke dunia Web3 untuk semua pemain.”

Penggemar eSports akan dapat mendukung tim dan pemain favorit mereka dengan cara baru dan bermakna, dengan mewakili tim favorit mereka dalam game, melalui aset digital, seperti kripto dan NFT.

Dengan kepemilikan aset digital yang sebenarnya, penggemar akan dapat membuat, memiliki, dan memperdagangkannya, selain bersaing dengan orang lain untuk mendapatkan hadiah.

Continue Reading

NFT

Epic Games Rilis Game NFT Blankos Block Party

Published

on

Game NFT, Blankos Block Party mulai tersedia di Epic Games Store pada 28 September 2022. Foto: Mythical Games.

Epic Games, pencipta di balik Fortnite, telah mendaftarkan game berbasis NFT pertama di toko mereka, Blankos Block Party. Game Web3 tersebut adalah game berbasis NFT pertama yang diluncurkan di platform marketplace, Epic Games Store.

Dikutip Watcher Guru, Mythical Games meluncurkan versi beta untuk Blankos Block Party pada tahun 2020. Menurut studio, game tersebut telah mengumpulkan lebih dari satu juta pemain hingga saat ini.

Tentang Blankos Block Party

Blankos Block Party berjalan di Platform Mythical studio, yang dibangun di atas protokol blockchain EOS.IO, tetapi memiliki jembatan ke jaringan NFT terkemuka Ethereum. Blankos Block Party akan tersedia di Epic Games Store pada 28 September mendatang.

Game NFT, Blankos Block Party mulai tersedia di Epic Games Store pada 28 September 2022. Foto: Mythical Games.
Game NFT, Blankos Block Party mulai tersedia di Epic Games Store pada 28 September 2022. Foto: Mythical Games.

Baca juga: Starbucks NFT Segera Hadir Bisa Kasih Reward Menarik, Apa Itu?

Blankos Block Party memungkinkan pengguna bermain dan berkolaborasi dalam dunia online yang penuh warna, dan terinspirasi oleh budaya mainan desainer/vinil. NFT digunakan dalam game untuk mewakili item unik seperti desain dan aksesori avatar, yang dapat dibeli dan dijual melalui fitur marketplace di dalam game.

Sejak diluncurkan, game ini telah membawa sejumlah brand dan artis untuk edisi terbatas, termasuk Burberry, Atari, dan musisi Deadmau5. Namun, memiliki NFT tidak diperlukan untuk memainkan game. NFT adalah token blockchain yang mewakili kepemilikan suatu item, termasuk barang video game seperti karakter, senjata, dan tanah virtual.

Bukan Game NFT Terakhir Epic Games

Game ini tidak akan menjadi game berbasis NFT terakhir yang diluncurkan di Epic Games. Pengembang Gala Games sebelumnya mengumumkan bahwa game buatannya akan menjadi game NFT pertama di Epic Games. Namun, hingga saat ini belum tersedia.

Epic Games Store, yang mengklaim lebih dari 194 juta total pengguna pada akhir tahun 2021, telah mengambil pendekatan yang berbeda untuk game Web3 dari saingan utamanya, Steam Valve. Musim gugur yang lalu, Valve mengatakan bahwa pengembang tidak dapat mempublikasikan game di Steam yang menggunakan NFT atau aset kripto dengan cara apa pun.

Ilustrasi Epic Games yang mendukung NFT. Foto: Epic Games.
Ilustrasi Epic Games yang mendukung NFT. Foto: Epic Games.

Baca juga: 10 NFT Sepak Bola Termahal, Ada Cristiano Ronaldo?

Sebagai tanggapan, pendiri dan CEO Epic Games Tim Sweeney men-tweet bahwa sementara studio sendiri tidak berencana untuk menggunakan teknologi NFT atau Web3, namun akan memungkinkan pembuat lain untuk menggunakannya selama mereka mematuhi aturan dan pedoman pasar.

“Epic Games Store akan menyambut game yang menggunakan teknologi blockchain asalkan mereka mengikuti undang-undang yang relevan, mengungkapkan persyaratan mereka, dan diberi peringkat usia oleh grup yang sesuai,” tweet-nya.

“Meskipun Epic tidak menggunakan kripto dalam permainan kami, kami menyambut inovasi di bidang teknologi dan keuangan.”

Continue Reading

Ethereum News

The Merge Ethereum Sukses: NFT Gas Fees Jadi Murah?

Published

on

Ilustrasi NFT CryptoPunks. Sumber: Dia Dipasupil | Getty Images.

The Merge Ethereum akhirnya resmi selesai pada Kamis (15/9) siang lalu. Peristiwa itu membawa Ethereum ke era baru yang bisa memberikan dampak besar bagi market kripto dan NFT, khususnya soal gas fees.

Salah satu hal yang paling ditanyakan dan ditunggu adalah apakah The Merge akan menjadikan minting NFT bisa dapat gas fees yang lebih murah di jaringan blockchain Ethereum?

Ethereum sendiri kini telah pindah ke mekanisme verifikasi Proof-of-Stake (PoS), yang disebut-sebut menggunakan energi setidaknya 99 persen lebih sedikit daripada blockchain yang beroperasi di bawah mekanisme konsensus Proof-of-Work (PoW).

Ilustrasi Ethereum.
Ilustrasi Ethereum.

Baca juga: BREAKING: The Merge Ethereum Sukses, Market Kripto Bangkit?

Apakah Gas Fees Ethereum akan Turun?

Ada bukti kuat dari blockchain yang beroperasi di bawah model PoS, yakni Tezos yang memberikan gas fees yang lebih murah untuk minting NFT. Dengan pergeseran Ethereum ke model PoS yang lebih efisien, beberapa pengguna mengharapkan keuntungan efisiensi blockchain NFT untuk menurunkan gas fees yang harus dibayar seseorang untuk setiap transaksi di jaringan.

Sayangnya, bukan itu masalahnya. The Merge hanya mengubah mekanisme keseluruhan. Peristiwa itu tidak memperluas kapasitas jaringan, sehingga tidak akan ada penurunan gas fees yang signifikan.

Ini adalah salah satu kesalahpahaman paling populer tentang The Merge. Peristiwa migrasi jaringan Ethereum telah mengubah keseluruhan algoritma konsensus dan tidak memperluas kapasitas jaringan.

Namun, ada beberapa solusi penskalaan yang akan diterapkan pada tahap selanjutnya untuk mengatasi tantangan khusus ini.

NFT pertama di Ethereum setelah The Merge. Foto: thetransition.wtf.
NFT pertama di Ethereum setelah The Merge. Foto: thetransition.wtf.

Baca juga: Starbucks NFT Segera Hadir Bisa Kasih Reward Menarik, Apa Itu?

Gas Fees Pertama Setelah The Merge

Untuk membukti seberapa besar gas fees yang dikenakan pasca The Merge, seseorang telah melakukan minting NFT ketika 17 detik setelah peristiwa tersebut.

Dalam kasus khusus ini, seorang pengguna menghabiskan 36 ETH senilai sekitar US$ 60.000 (Rp 895 juta) dengan tarif saat ini untuk mencetak NFT pertama di jaringan Ethereum berbasis PoS.

NFT tersebut menampilkan maskot panda Ethereum dan merupakan bagian dari koleksi 100 buah di pasar NFT OpenSea. Koleksi NFT diberi nama “The Transition.”

Terlepas dari label Edisi, NFT menunjukkan detail tentang The Merge Ethereum, seperti stempel waktu, nomor blok, dan tingkat kesulitan.

Continue Reading

Popular