Market

4 Data Ekonomi AS Ini Tentukan Nasib Bitcoin pada Akhir Maret!

Harga Bitcoin memasuki pekan ini di kisaran 68.000 dolar AS di tengah tekanan sentimen pasar yang masih lemah.
Tim Research Tokocrypto menilai bahwa pekan ini menjadi salah satu periode krusial bagi pergerakan Bitcoin, karena kombinasi data ekonomi.

Published

on

Harga Bitcoin memasuki pekan ini di kisaran 68.000 dolar AS di tengah tekanan sentimen pasar yang masih lemah. Indeks Crypto Fear and Greed bahkan berada di level 8, yang menunjukkan kondisi extreme fear di kalangan investor.

Dilaporkan BeInCrypto, sejumlah rilis data ekonomi Amerika Serikat dijadwalkan pekan ini dan dinilai berpotensi besar memengaruhi ekspektasi kebijakan suku bunga The Federal Reserve, yang pada akhirnya berdampak langsung terhadap pergerakan pasar kripto.

Flash PMI Jadi Penentu Awal Sentimen

Data Flash Purchasing Managers’ Index (PMI) untuk sektor manufaktur dan jasa yang dirilis pada Selasa akan menjadi indikator awal kondisi ekonomi AS di bulan Maret.

PMI sektor jasa menjadi perhatian utama karena mencerminkan sebagian besar aktivitas ekonomi. Jika hasilnya lebih kuat dari ekspektasi, maka kemungkinan penundaan penurunan suku bunga akan meningkat, yang berpotensi menekan aset berisiko seperti Bitcoin.

Sebaliknya, jika PMI manufaktur turun di bawah level 50, hal ini menandakan kontraksi ekonomi dan dapat memicu sikap defensif dari investor di pasar global.

Data Ketenagakerjaan Bisa Ubah Arah Pasar

Pada Kamis (227/3), laporan Initial Jobless Claims akan menjadi indikator penting kondisi pasar tenaga kerja. Data sebelumnya menunjukkan angka 205.000 klaim, lebih rendah dari ekspektasi.

Jika klaim pengangguran meningkat, hal ini dapat memperkuat peluang pelonggaran kebijakan moneter oleh The Fed, yang secara historis cenderung mendukung kenaikan harga Bitcoin.

Namun, jika data kembali menunjukkan kekuatan pasar tenaga kerja, narasi suku bunga tinggi dalam jangka waktu lebih lama akan kembali menguat dan berpotensi menekan pasar kripto.

Baca juga: Bitcoin Tembus $70.000 Dipicu Isu Damai AS-Iran

Inflasi dan Sentimen Konsumen Jadi Penutup

Pada Jumat (28/3), pasar akan mencermati data Consumer Sentiment dan ekspektasi inflasi dari University of Michigan. Kenaikan ekspektasi inflasi dapat menjadi sinyal negatif bagi pasar, karena The Fed kemungkinan akan mempertahankan kebijakan ketat lebih lama.

Selain itu, data cadangan minyak AS yang dirilis pada Rabu juga menjadi faktor tambahan yang perlu diperhatikan. Penurunan cadangan minyak dapat mendorong kenaikan harga energi, yang berpotensi meningkatkan tekanan inflasi secara global.

Tim Research Tokocrypto menilai bahwa pekan ini menjadi salah satu periode krusial bagi pergerakan Bitcoin, karena kombinasi data ekonomi dan komentar pejabat The Fed dapat secara langsung memengaruhi ekspektasi pasar terhadap arah suku bunga.

Menurut mereka, Bitcoin saat ini berada dalam fase sensitif terhadap data makro, di mana setiap perubahan ekspektasi kebijakan moneter dapat memicu pergerakan harga yang signifikan dalam waktu singkat.

Tim Research Tokocrypto juga menambahkan bahwa jika data ekonomi menunjukkan pelemahan, peluang pemangkasan suku bunga akan meningkat dan dapat menjadi katalis positif bagi Bitcoin. Sebaliknya, data yang lebih kuat dari perkiraan dapat memperpanjang tekanan terhadap pasar kripto.

Dalam kondisi ini, pelaku pasar disarankan untuk lebih berhati-hati dan memperhatikan momentum dari setiap rilis data, karena volatilitas diperkirakan akan meningkat.

Pasar Menunggu Arah dari Data Ekonomi

Sepanjang Maret, Bitcoin bergerak dalam rentang 62.000 hingga 76.000 dolar AS. Empat rilis data ekonomi pekan ini berpotensi menjadi penentu apakah harga akan menembus batas atas atau justru mengalami koreksi lebih dalam.

Dengan ketidakpastian yang masih tinggi, arah pergerakan Bitcoin dalam waktu dekat akan sangat bergantung pada bagaimana data ekonomi tersebut memengaruhi ekspektasi kebijakan The Fed dan sentimen investor global.

Baca Juga: Michael Saylor Beri Sinyal Beli Bitcoin Baru Setelah Pendanaan $711 Juta


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending

Exit mobile version