Altcoin News

ADA Tertekan di US$0,35, Analis Wanti-wanti Potensi Penurunan 43%

Published

on

Harga Cardano (ADA) kembali berada di bawah tekanan setelah volume perdagangannya terus menyusut dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi ini memicu kekhawatiran di kalangan pelaku pasar terkait kelanjutan prospek bullish ADA pada siklus kripto saat ini.

Data terbaru dari platform analitik blockchain Artemis menunjukkan bahwa volume perdagangan mingguan ADA mengalami penurunan konsisten sejak peristiwa flash crash pada 10 Oktober lalu. Saat itu, aktivitas perdagangan sempat melonjak hingga mencapai US$15 miliar, sebelum akhirnya melemah secara bertahap.

Dilaporakn Cryptonews, seiring berkurangnya minat trader, momentum harga ADA ikut tertekan. Hingga saat ini, harga Cardano tercatat turun signifikan dari kisaran US$0,85 ke sekitar US$0,35. Penurunan tajam tersebut turut menyeret volume perdagangan mingguan menjadi hanya US$3,8 miliar pada pekan lalu, atau merosot sekitar 75% dibandingkan puncaknya.

Kondisi ini diperparah oleh minimnya katalis positif dari sisi institusional. Hingga kini, pelaku pasar Wall Street masih enggan meluncurkan produk exchange-traded fund (ETF) berbasis Cardano, berbeda dengan beberapa aset kripto utama lainnya.

Baca juga: Viral Rumor Cardano Shutdown, Tapi Laporan Resmi Justru Bikin Kaget!

Level Support Kritis Terancam Jebol

Berdasarkan analisis teknikal grafik harian, ADA saat ini kembali menguji level support penting di area US$0,35. Level ini sebelumnya menjadi zona akumulasi kuat pada 2024 dan berperan sebagai titik awal reli pasca pemilu.

Namun, situasi pasar kini dinilai jauh berbeda. Sentimen investor masih tertekan dan belum terlihat katalis kuat yang mampu mendorong pembalikan tren harga. Dalam skenario negatif, jika level US$0,35 gagal dipertahankan, ADA berpotensi turun hingga US$0,20—yang berarti risiko penurunan lanjutan sekitar 43%.

Menurut Tim Research Tokocrypto, volatilitas ekstrem ini menguji mental holder ADA. Penurunan ini bisa jadi shakeout sebelum reversal atau konfirmasi tren bearish lanjutan.

“Trader harus memantau level support kunci on-chain untuk melihat apakah whale mulai mengakumulasi lagi,” sarannya.

Pergerakan harga Cardano (ADA/USDT) pada Rabu, 28 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

Meski demikian, jika area support tersebut mampu bertahan dan minat beli kembali muncul, harga ADA masih berpeluang mengalami pemantulan jangka pendek yang dapat memperlambat tren penurunan saat ini.

Di tengah melemahnya kinerja Cardano, perhatian sebagian investor mulai beralih ke proyek kripto tahap awal. Salah satunya adalah presale SUBBD (SUBBD), yang dilaporkan telah menggalang dana sekitar US$1,5 juta dengan menawarkan solusi monetisasi konten berbasis kecerdasan buatan generatif bagi kreator digital.

Baca juga: Pendiri Cardano Optimis! Selig Pimpin CFTC, Apakah Kripto Siap Naik?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending

Exit mobile version