Bitcoin News

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Tergelincir ke $79 Ribu

Berdasarkan analisa harga BTC hari ini, Bitcoin masih menjadi aset kripto paling dominan dengan tingkat dominasi pasar mencapai sekitar 95,38%.

Published

on

Pasar kripto kembali memasuki fase penuh tekanan setelah harga Bitcoin (BTC) terkoreksi cukup dalam pada perdagangan terbaru.

Berdasarkan data pasar terkini, harga Bitcoin hari ini berada di level $79.299,46 per koin atau turun sekitar 2,26% dalam 24 jam terakhir.

Pelemahan tersebut membuat BTC kembali menjauh dari area psikologis $80 ribu yang sebelumnya sempat dipertahankan.

Dalam perdagangan harian, Bitcoin bergerak di rentang $78.725,50 hingga $81.276,67, mencerminkan volatilitas pasar yang masih tinggi.

Meski mengalami koreksi jangka pendek, Bitcoin tetap mempertahankan dominasinya sebagai aset kripto terbesar di dunia dengan kapitalisasi pasar mencapai sekitar $1,58 triliun.

Volume perdagangan harian BTC juga masih sangat besar, yakni sekitar $34,77 miliar, menunjukkan aktivitas pasar tetap ramai di tengah aksi jual.

Koreksi ini terjadi ketika investor mulai melakukan profit taking setelah reli panjang yang membawa Bitcoin mencatat kenaikan signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Stabil, Tunggu Pemicu Baru

Tren Menengah Bitcoin Masih Positif

Walaupun harga BTC turun dalam sepekan terakhir, performa jangka menengah Bitcoin sebenarnya masih menunjukkan kekuatan bullish yang cukup solid.

Dalam 30 hari terakhir, Tokocrypto mencatat Bitcoin masih membukukan kenaikan sekitar 6,55%. Bahkan dalam periode 90 hari, BTC telah melonjak sekitar 19%, menandakan tren naik besar belum sepenuhnya patah.

Kondisi ini membuat sebagian analis menilai pelemahan saat ini lebih menyerupai koreksi sehat dibanding perubahan tren besar ke arah bearish.

Bitcoin juga masih diperdagangkan jauh di atas level support utama yang terbentuk selama reli sebelumnya. Selama area support tersebut bertahan, peluang pemulihan harga dinilai masih terbuka.

Namun tekanan pasar global tetap menjadi faktor utama yang perlu diwaspadai investor.

Faktor Makro Masih Membayangi Pasar Kripto

Pergerakan Bitcoin saat ini sangat dipengaruhi sentimen ekonomi global, termasuk arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat, data inflasi, hingga arus dana institusional.

Investor cenderung lebih berhati-hati terhadap aset berisiko setelah meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global. Situasi tersebut membuat tekanan jual di pasar kripto kembali muncul dalam jangka pendek.

Selain faktor makro, volatilitas Bitcoin juga dipengaruhi aktivitas whale atau investor besar yang kerap memicu pergerakan harga signifikan melalui transaksi dalam jumlah besar.

Meski begitu, minat institusional terhadap Bitcoin masih tergolong tinggi, terutama setelah kehadiran berbagai produk investasi berbasis BTC seperti ETF spot Bitcoin di sejumlah negara.

Faktor tersebut menjadi salah satu alasan mengapa banyak analis masih mempertahankan outlook bullish untuk Bitcoin dalam jangka panjang.

Level $78 Ribu Jadi Support Penting

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 14 Mei 2026. Sumber: Tokocrypto.

Secara teknikal, area $78 ribu kini menjadi support penting yang sedang dipantau trader.

Jika level tersebut mampu dipertahankan, BTC berpotensi rebound menuju area resistance di kisaran $82 ribu hingga $85 ribu.

Sebaliknya, apabila tekanan jual terus meningkat dan support ditembus, Bitcoin berisiko mengalami pelemahan lebih dalam menuju area $75 ribu.

Volume perdagangan yang masih tinggi menunjukkan pasar belum kehilangan likuiditas. Artinya, pergerakan besar masih sangat mungkin terjadi dalam waktu dekat, terutama apabila muncul sentimen baru dari pasar global.

Analis juga menilai volatilitas Bitcoin kemungkinan masih akan tinggi dalam beberapa hari ke depan seiring meningkatnya aksi spekulatif di pasar derivatif kripto.

Baca Juga: Prediksi Harga BTC Jelang Bitcoin Conference 2026

Dominasi Bitcoin Tetap Kuat

Berdasarkan analisa harga BTC hari ini, Bitcoin masih menjadi aset kripto paling dominan dengan tingkat dominasi pasar mencapai sekitar 95,38%.

Jumlah suplai yang beredar juga semakin mendekati batas maksimum 21 juta BTC, dengan sirkulasi saat ini berada di angka 20,03 juta BTC.

Kelangkaan suplai inilah yang terus menjadi daya tarik utama Bitcoin di mata investor jangka panjang. Banyak pelaku pasar melihat BTC sebagai aset lindung nilai digital di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Selain itu, adopsi institusional yang terus berkembang membuat posisi Bitcoin di industri keuangan digital semakin kuat dibanding aset kripto lainnya.

Kini perhatian investor tertuju pada apakah BTC mampu mempertahankan area $78 ribu dan kembali melanjutkan reli, atau justru memasuki fase koreksi yang lebih dalam dalam waktu dekat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending

Exit mobile version