Bitcoin News

Analisa Harga BTC Hari Ini: Naik ke US$60.819, Sinyal Kebangkitan

Merujuk pada analisa harga BTC hari ini, area US$61.000 hingga US$62.000 menjadi zona resistensi yang kini menjadi perhatian pelaku pasar.

Published

on

Analisa harga BTC hari ini memperlihatkan grafik yang membahagiakan bari para investor.

Pasalnya, harga Bitcoin kembali bergerak di zona hijau setelah mencatat kenaikan sekitar 3,02% dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data perdagangan terbaru, Bitcoin diperdagangkan di level US$60.819,67, memperlihatkan peningkatan minat beli setelah sempat berada di bawah tekanan dalam beberapa pekan terakhir.

Penguatan ini turut mengangkat kapitalisasi pasar Bitcoin menjadi sekitar US$1,22 triliun, sementara volume perdagangan harian mencapai US$38,47 miliar.

Sebagai aset kripto terbesar di dunia, pergerakan Bitcoin masih menjadi acuan utama bagi arah pasar kripto secara keseluruhan.

Meski mengalami reli harian yang cukup solid, Bitcoin masih menghadapi tantangan untuk memulihkan seluruh pelemahan yang terjadi dalam satu hingga dua bulan terakhir.

Oleh karena itu, pelaku pasar masih mencermati apakah kenaikan ini akan berkembang menjadi tren bullish baru atau hanya menjadi rebound jangka pendek.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Jatuh ke US$62.500

Bitcoin Kembali Menembus Level US$60.000

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di kisaran US$58.263,31 hingga US$61.223,77, menurut laporan Tokocrypto pada Kamis (2/7).

Harga saat ini berada tidak jauh dari level tertinggi harian, menunjukkan bahwa tekanan beli masih mendominasi hingga akhir sesi perdagangan.

Kenaikan tersebut juga didukung oleh penguatan sebesar 0,83% dalam satu jam terakhir, yang mengindikasikan momentum positif masih terus berlanjut.

Meski demikian, harga Bitcoin masih berada cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high/ATH) di US$126.198,07.

Dengan demikian, ruang pemulihan masih terbuka apabila sentimen pasar kripto terus membaik dalam beberapa waktu ke depan.

Reli Harian Belum Menghapus Koreksi Bulanan

Walaupun berhasil menguat lebih dari 3% dalam sehari, performa Bitcoin dalam jangka menengah masih menunjukkan tekanan.

Dalam 30 hari terakhir, harga BTC masih terkoreksi sekitar 13,85%. Jika ditarik hingga 60 hari, penurunannya mencapai 22,11%, sedangkan dalam periode 90 hari Bitcoin masih melemah sekitar 8,65%.

Sementara itu, kinerja dalam tujuh hari terakhir relatif stabil dengan kenaikan tipis sekitar 0,13%. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pasar masih berada dalam fase konsolidasi setelah mengalami koreksi yang cukup tajam sebelumnya.

Meski belum sepenuhnya pulih, reli harian kali ini memberikan harapan bahwa tekanan jual mulai mereda dan minat beli perlahan kembali meningkat.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 2 Juli 2026. Sumber: Tokocrypto.

Volume Perdagangan Tetap Tinggi

Salah satu faktor yang mendukung penguatan Bitcoin adalah tingginya aktivitas transaksi di pasar.

Volume perdagangan dalam 24 jam terakhir mencapai sekitar US$38,47 miliar, mencerminkan likuiditas yang tetap kuat meskipun volatilitas pasar masih tinggi.

Dalam analisis teknikal, kenaikan harga yang diiringi volume transaksi besar umumnya dianggap sebagai sinyal yang lebih sehat dibanding reli dengan volume rendah.

Hal ini menunjukkan bahwa kenaikan harga mendapat dukungan dari partisipasi pasar yang lebih luas.

Kapitalisasi pasar Bitcoin kini berada di kisaran US$1,22 triliun, sementara kapitalisasi pasar terdilusi penuh (Fully Diluted Valuation/FDV) mencapai sekitar US$1,28 triliun.

Dengan jumlah pasokan beredar sekitar 20,05 juta BTC, sekitar 95,48% dari total suplai maksimum 21 juta BTC telah berada di pasar.

Keterbatasan pasokan ini menjadi salah satu faktor yang selama ini menopang nilai Bitcoin dalam jangka panjang.

Sentimen Pasar Mulai Membaik

Penguatan Bitcoin turut mencerminkan membaiknya sentimen investor terhadap aset berisiko setelah beberapa pekan dipenuhi aksi jual.

Sebagai aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, pergerakan Bitcoin sering menjadi indikator utama bagi altcoin.

Ketika BTC berhasil mempertahankan tren kenaikan, aset kripto lain umumnya ikut memperoleh sentimen positif.

Meski demikian, volatilitas masih menjadi karakter utama pasar kripto.

Investor tetap disarankan mencermati perkembangan kondisi ekonomi global, kebijakan suku bunga bank sentral, serta arus dana ke produk investasi berbasis Bitcoin yang dapat memengaruhi arah harga dalam jangka pendek.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Melemah Tipis, Tapi Kokoh di Level US$60.000

Prospek Harga Bitcoin

Merujuk pada analisa harga BTC hari ini, area US$61.000 hingga US$62.000 menjadi zona resistensi yang kini menjadi perhatian pelaku pasar.

Apabila Bitcoin mampu menembus dan bertahan di atas level tersebut, peluang melanjutkan penguatan menuju area yang lebih tinggi akan semakin terbuka.

Sebaliknya, apabila muncul aksi ambil untung setelah reli harian, Bitcoin berpotensi kembali menguji area support di sekitar US$58.000 hingga US$59.000.

Koreksi semacam ini masih tergolong wajar selama harga mampu mempertahankan level support utama.

Untuk saat ini, kenaikan lebih dari 3% yang didukung volume perdagangan tinggi menjadi sinyal awal bahwa momentum beli mulai kembali terbentuk.

Meski tren pemulihan masih membutuhkan konfirmasi lebih lanjut, performa Bitcoin hari ini memberikan optimisme baru bagi pelaku pasar bahwa aset kripto terbesar di dunia tersebut berpeluang melanjutkan pemulihan apabila sentimen positif terus berlanjut.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending

Exit mobile version