Bitcoin News
Analisa Harga BTC Hari Ini: Turun 2,48% ke $83.210, Bitcoin Kembali Ditekan Penjual
Analisa harga BTC hari ini menggambarkan pergerakan Bitcoin yang kembali memasuki fase yang cukup berat.
Analisa harga BTC hari ini menggambarkan pergerakan Bitcoin yang kembali memasuki fase yang cukup berat.
Setelah sempat naik hingga $84.625,95, BTC justru kehilangan tenaga dan turun ke area $82.771,79 dalam 24 jam terakhir.
Berdasarkan data Tokocrypto pada Kamis (8/10), harga Bitcoin kini berada di sekitar $83.210,76, melemah 2,43% dalam 24 jam atau sekitar 2,48% berdasarkan riwayat harga harian.
Penurunan tersebut membuat kapitalisasi pasar Bitcoin berada di kisaran $1,67 triliun, sementara volume perdagangan harian mencapai sekitar $39,25 miliar.
Dengan aktivitas transaksi yang cukup besar, koreksi kali ini menunjukkan bahwa tekanan jual sedang mendapatkan respons yang cukup kuat dari pasar.
Meski begitu, penurunan hari ini belum menghapus penguatan Bitcoin dalam periode yang lebih panjang. BTC masih naik 4,84% dalam 30 hari, 28,29% dalam 60 hari, dan 30,50% dalam 90 hari.
Kondisi tersebut menjadi alasan mengapa pelemahan saat ini lebih tepat dibaca sebagai koreksi setelah reli daripada langsung dianggap sebagai perubahan tren besar.
Daftar Isi
Bitcoin Gagal Mempertahankan Area $84.000
Tekanan jual mulai terlihat setelah Bitcoin tidak mampu bertahan di dekat level $84.600. Harga sempat menyentuh $84.625,95 sebelum akhirnya berbalik turun dan bergerak menuju $83.000.
Kegagalan mempertahankan area tersebut menunjukkan bahwa pembeli belum cukup kuat untuk membawa BTC memasuki level yang lebih tinggi.
Ketika harga mulai turun dari resistance, trader yang sebelumnya masuk pada harga lebih rendah memiliki peluang untuk mengamankan keuntungan.
Situasi ini dapat menciptakan tekanan tambahan karena aksi jual dari sebagian investor bertemu dengan pembeli yang masih menunggu harga lebih rendah.
Akibatnya, BTC kemudian bergerak mendekati titik terendah harian di $82.771,79.
Reli Dua Bulan Membuka Ruang Profit Taking
Salah satu alasan yang cukup masuk akal di balik penurunan Bitcoin hari ini adalah aksi ambil untung setelah penguatan dalam beberapa bulan terakhir.
Dalam 60 hari, BTC masih mencatat kenaikan 28,29%, sedangkan dalam 90 hari penguatannya mencapai 30,50%.
Artinya, masih terdapat banyak posisi yang berada dalam kondisi keuntungan jika dibandingkan dengan harga beberapa bulan sebelumnya.
Ketika Bitcoin mendekati resistance setelah mengalami kenaikan cukup besar, sebagian trader dapat memilih menjual sebagian kepemilikannya untuk mengamankan keuntungan.
Jika aksi tersebut berlangsung bersamaan, harga dapat mengalami koreksi meskipun tren jangka menengah masih positif.
Inilah yang membuat penurunan 2,48% hari ini belum cukup untuk menyimpulkan bahwa tren Bitcoin telah berubah sepenuhnya.
Volume Hampir $40 Miliar Perlihatkan Pasar Sedang Aktif
Volume perdagangan Bitcoin dalam 24 jam berada di sekitar $39,25 miliar. Angka tersebut menunjukkan bahwa koreksi terjadi ketika aktivitas pasar masih cukup tinggi.
Volume besar ketika harga turun perlu diperhatikan karena menunjukkan bahwa pergerakan bukan hanya terjadi akibat minimnya transaksi.
Ada aktivitas jual dan beli yang cukup besar di sekitar level harga saat ini. Namun, volume tersebut belum otomatis berarti Bitcoin akan terus jatuh.
Pasar masih berada dalam kondisi tarik-menarik. Jika pembeli mulai menyerap tekanan jual dan volume tetap tinggi, BTC dapat kembali membangun rebound.
Sebaliknya, jika volume besar terus diikuti penurunan harga, tekanan jual akan terlihat semakin dominan.
Area $82.700 Menjadi Pertahanan Penting
Bitcoin saat ini berada tidak jauh dari level terendah 24 jam di $82.771,79. Area tersebut menjadi titik penting untuk melihat respons pembeli berikutnya.
Jika BTC mampu bertahan di sekitar $82.700–$83.000, ada peluang harga membentuk rebound setelah penurunan hari ini.
Pemulihan kembali menuju $84.000 akan menjadi tanda bahwa tekanan jual mulai berkurang.
Namun, apabila Bitcoin menembus area $82.700 dengan tekanan jual yang semakin besar, koreksi berpotensi berlanjut menuju support yang lebih rendah.
Di sisi lain, $84.625 menjadi resistance terdekat berdasarkan level tertinggi dalam 24 jam terakhir.
Bitcoin perlu melewati area tersebut untuk menunjukkan bahwa pembeli kembali memiliki kendali yang lebih kuat.
Penurunan Hari Ini Belum Menghapus Tren Menengah
Walaupun BTC turun hampir 2,5% dalam sehari, pergerakan jangka menengah masih menunjukkan kondisi yang berbeda.
Kenaikan 28,29% dalam 60 hari dan 30,50% dalam 90 hari memperlihatkan bahwa Bitcoin masih berada jauh di atas level beberapa bulan sebelumnya. Bahkan dalam 30 hari terakhir, BTC masih mencatat kenaikan 4,84%.
Namun, performa tujuh hari yang kini berubah menjadi -0,36% menunjukkan bahwa momentum jangka pendek mulai melemah.
Artinya, pembeli masih perlu memberikan respons agar koreksi saat ini tidak berkembang menjadi tekanan yang lebih panjang.
Apa Penyebab Bitcoin Turun Hari Ini?
Berdasarkan data Tokocrypto, tidak terlihat adanya satu katalis negatif spesifik yang dapat disebut sebagai penyebab tunggal penurunan Bitcoin hari ini.
Pelemahan lebih masuk akal dijelaskan sebagai kombinasi antara gagalnya BTC mempertahankan area $84.600, aksi ambil untung setelah reli sekitar 28% dalam 60 hari, serta meningkatnya tekanan jual ketika harga mendekati resistance.
Pergerakan tersebut juga menunjukkan bahwa pasar belum siap membawa Bitcoin naik lebih tinggi setelah harga mengalami penguatan cukup besar.
Ketika pembeli mulai kehilangan tenaga, penjual memiliki kesempatan untuk mendorong BTC kembali ke area support.
Dengan kata lain, penurunan hari ini lebih terlihat sebagai proses pendinginan harga setelah reli daripada sinyal pasti bahwa tren jangka menengah telah berubah menjadi bearish.
Baca Juga: Harga Bitcoin Tembus $70.000, Tapi Pasar Justru Semakin Pesimis?
Analisa Harga BTC Hari Ini
Bitcoin hari ini turun sekitar 2,48% ke $83.210,76 setelah gagal mempertahankan kenaikan menuju $84.625,95.
Tekanan jual kemudian membawa harga hingga $82.771,79 sebelum kembali bergerak di sekitar $83.000.
Alasan utama penurunan kemungkinan berasal dari profit taking setelah reli dalam beberapa bulan terakhir dan kegagalan menembus resistance $84.600.
Volume perdagangan yang mencapai hampir $40 miliar juga memperlihatkan bahwa aktivitas pasar cukup tinggi ketika koreksi berlangsung.
Untuk jangka pendek, area $82.700–$83.000 menjadi wilayah penting bagi Bitcoin. Jika mampu bertahan, BTC masih berpeluang membangun rebound dan kembali menguji $84.000 hingga $84.600.
Namun, jika support tersebut ditembus, tekanan jual dapat semakin kuat.
Secara keseluruhan, Bitcoin memang sedang kehilangan momentum jangka pendek, tetapi kenaikan 28,29% dalam 60 hari dan 30,50% dalam 90 hari menunjukkan bahwa struktur jangka menengah belum rusak hanya karena koreksi hari ini.
Pergerakan selanjutnya akan sangat ditentukan oleh kemampuan BTC mempertahankan area $82.700 dan merebut kembali level $84.000.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
