Bitcoin News
Analisa Harga BTC Hari Ini Turun ke $78.176: Bitcoin Kembali Tertahan di Bawah $80.000
Analisa harga BTC hari ini menyoroti pergerakan Bitcoin yang kembali berada di bawah tekanan setelah gagal mempertahankan harga menuju level psikologis $80.000.
Analisa harga BTC hari ini menyoroti pergerakan Bitcoin yang kembali berada di bawah tekanan setelah gagal mempertahankan harga menuju level psikologis $80.000.
Harga BTC hari ini tercatat sekitar $78.176,42, turun 0,75% dalam 24 jam terakhir.
Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa area $80.000 masih menjadi penghalang kuat bagi Bitcoin untuk melanjutkan pemulihan.
Dalam perdagangan 24 jam terakhir, Bitcoin sempat bergerak hingga $79.737,30 sebelum kembali terkoreksi.
Harga bahkan menyentuh level terendah $77.768,15, memperlihatkan adanya tarik-menarik cukup kuat antara pembeli yang mencoba mempertahankan momentum dan penjual yang masih aktif di dekat resistance.
Meski demikian, tekanan hari ini belum menghapus tren positif Bitcoin dalam jangka menengah. BTC masih mencatat kenaikan 22,10% dalam 30 hari, 22,30% dalam 60 hari, dan 23,51% dalam 90 hari.
Artinya, penurunan kali ini lebih mencerminkan pelemahan momentum jangka pendek setelah reli panjang daripada konfirmasi pembalikan tren bearish.
Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Turun ke $78.951, Bitcoin Mulai Kehilangan Momentum
Gagal Menembus $80.000 Jadi Beban Bitcoin
Salah satu alasan utama harga Bitcoin kembali turun adalah kegagalan menembus dan bertahan di atas $80.000.
Harga yang sempat mendekati level tersebut kemudian berbalik turun, menandakan bahwa area psikologis ini masih dipenuhi aksi jual.
Level $80.000 memiliki arti penting bagi pelaku pasar karena menjadi batas psikologis antara fase konsolidasi dan potensi kelanjutan bullish.
Ketika Bitcoin gagal melewatinya, sebagian trader jangka pendek cenderung memilih mengurangi posisi atau mengamankan keuntungan.
Tekanan tersebut semakin terlihat ketika BTC turun dari level tertinggi harian $79.737,30 menuju kisaran $78.000.
Pergerakan ini memperlihatkan bahwa setiap upaya pemulihan masih berhadapan dengan pasokan jual yang cukup besar.
Reli 22% Membuka Ruang Aksi Profit Taking
Menurut laporan Tokocrypto pada Kamis (10/9), kenaikan Bitcoin sebesar 22,10% dalam 30 hari juga menjadi faktor yang tidak bisa diabaikan.
Setelah mengalami reli sebesar itu, pasar membutuhkan tenaga baru untuk membawa harga ke level yang lebih tinggi.
Ketika momentum pembelian mulai melambat, investor yang sudah memperoleh keuntungan dapat melakukan profit taking.
Kondisi tersebut secara alami meningkatkan tekanan jual dan membuat Bitcoin lebih sulit mempertahankan harga di area resistance.
Namun, belum ada indikasi bahwa tekanan tersebut telah berubah menjadi aksi jual besar-besaran.
Volume perdagangan Bitcoin masih berada di sekitar $29,81 miliar dalam 24 jam dengan kapitalisasi pasar mencapai sekitar $1,57 triliun.
Aktivitas perdagangan yang tetap besar menunjukkan bahwa pasar Bitcoin masih sangat likuid.
Karena itu, koreksi kurang dari 1% sejauh ini lebih masuk akal dibaca sebagai proses konsolidasi daripada kepanikan pasar.
Support $77.700 Jadi Area Penting
Dari sisi teknikal, level $77.768 yang menjadi harga terendah dalam 24 jam terakhir menjadi area yang patut diperhatikan.
Posisi tersebut berada cukup dekat dengan harga Bitcoin saat ini dan dapat menjadi support awal bagi pembeli.
Jika BTC mampu bertahan di sekitar $77.700–$78.000, peluang terjadinya rebound masih terbuka. Pembeli kemudian perlu membawa harga kembali ke atas $79.700 sebelum mencoba menguji ulang level $80.000.
Sebaliknya, jika Bitcoin menembus $77.700 dengan tekanan jual yang semakin kuat, risiko koreksi lebih dalam akan meningkat.
Kondisi tersebut dapat membuat pasar mulai mengantisipasi terbentuknya fase konsolidasi baru setelah reli dalam beberapa bulan terakhir.
Pergerakan volume juga akan menjadi konfirmasi penting. Penurunan harga dengan volume yang meningkat dapat menunjukkan tekanan jual yang semakin serius.
Sebaliknya, jika BTC melemah tetapi volume jual ikut menurun, koreksi tersebut masih berpotensi menjadi jeda sementara sebelum pembeli kembali masuk.
Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Anjlok 3,87% ke US$77.672, Ini Penyebabnya
Apakah Bitcoin Masih Bullish?
Meskipun harga Bitcoin turun 0,75% hari ini, gambaran yang lebih luas masih menunjukkan performa positif. BTC tetap naik 1% dalam tujuh hari dan lebih dari 22% dalam 30 hari terakhir.
Kondisi tersebut membuat penurunan saat ini belum cukup untuk menyatakan bahwa tren bullish Bitcoin telah berakhir.
Fokus pasar justru berada pada kemampuan BTC mempertahankan support di sekitar $77.700 sekaligus merebut kembali area $80.000.
Jika harga mampu menembus $80.000 dengan dukungan volume yang kuat, sentimen bullish berpotensi kembali menguat dan membuka ruang bagi Bitcoin untuk melanjutkan kenaikan.
Sebaliknya, kegagalan mempertahankan $77.700 akan meningkatkan risiko koreksi lanjutan.
Untuk saat ini, $77.700 menjadi pertahanan penting bagi Bitcoin, sementara $80.000 tetap menjadi gerbang utama untuk mengembalikan momentum bullish.
Dengan kenaikan lebih dari 22% dalam sebulan, fase tarik-menarik antara aksi profit taking dan pembelian baru kemungkinan masih akan mewarnai pergerakan BTC dalam jangka pendek.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
