XRP News
Analisa Harga XRP Hari Ini: Turun 0,68% ke $1,39, Tekanan Mingguan Bayangi Peluang Pemulihan
Harga XRP kembali bergerak di zona merah, dengan tekanan yang lebih terlihat ketika pergerakannya dibandingkan selama sepekan terakhir.
Harga XRP kembali bergerak di zona merah, dengan tekanan yang lebih terlihat ketika pergerakannya dibandingkan selama sepekan terakhir.
Sekadar informasi, harga XRP hari ini diperdagangkan di kisaran $1,39911, turun 0,68% dalam 24 jam terakhir.
Koreksi ini membuat XRP berada di sekitar level psikologis $1,40, sementara upaya pemulihan masih harus menghadapi tekanan jual yang belum sepenuhnya mereda.
Meski persentase penurunan harian relatif terbatas, performa XRP dalam tujuh hari terakhir menunjukkan pelemahan yang lebih besar, yakni 7,67%.
Harga sempat turun hingga $1,321668 sebelum naik kembali dan menyentuh $1,416647. Rentang ini memperlihatkan bahwa pembeli masih berusaha menahan penurunan, tetapi belum berhasil mendorong XRP bertahan jauh di atas $1,40.
Di sisi lain, XRP masih mencatat kenaikan 35,44% dalam 60 hari dan 26,58% dalam 90 hari.
Perbedaan antara tren jangka menengah yang positif dan koreksi mingguan ini menjadi petunjuk bahwa pasar sedang menghadapi tarik-menarik antara aksi ambil untung dan upaya pembeli mempertahankan harga.
Baca Juga: Analisa Harga XRP Hari Ini: Momentum Beli Menguat, XRP Kembali Tembus $1,50
Daftar Isi
Mengapa Harga XRP Turun Hari Ini?
Data terbaru Tokocrypto pada Jumat (9/10) menunjukkan bahwa pelemahan XRP hari ini berlangsung di tengah tekanan yang sudah terlihat selama sepekan.
Penurunan 7,67% dalam tujuh hari mengindikasikan bahwa tekanan jual tidak hanya muncul dalam satu sesi, tetapi telah membatasi ruang kenaikan XRP.
Salah satu kemungkinan penjelasannya adalah aksi ambil untung setelah XRP mengalami kenaikan cukup besar dalam dua bulan terakhir.
Penguatan lebih dari 35% dalam 60 hari dapat mendorong sebagian trader merealisasikan keuntungan, terutama ketika harga mulai kesulitan melanjutkan reli.
Ketika sebagian pemegang aset menjual XRP dan permintaan beli belum cukup kuat untuk menyerap pasokan tersebut, harga dapat bergerak melemah.
Namun, data harga saja tidak cukup untuk memastikan bahwa aksi ambil untung menjadi satu-satunya penyebab penurunan.
Belum ada pula katalis spesifik yang dapat dipastikan sebagai pemicu pelemahan berdasarkan data yang diberikan.
Karena itu, penurunan XRP saat ini lebih tepat dibaca sebagai tekanan pasar jangka pendek, bukan langsung dikaitkan dengan kabar regulasi, perkembangan Ripple, atau faktor eksternal lain yang belum terkonfirmasi.
XRP Masih Berjuang Mempertahankan Level $1,40
Level $1,40 menjadi perhatian karena harga XRP saat ini bergerak sangat dekat dengan area tersebut.
Posisi ini penting secara psikologis, meskipun belum bisa dianggap sebagai batas teknikal yang pasti tanpa melihat pergerakan harga dalam periode lebih panjang.
Dalam 24 jam terakhir, XRP sempat naik hingga $1,416647, tetapi harga kembali berada di bawah $1,40.
Kondisi ini memperlihatkan bahwa pemulihan belum cukup kuat untuk membawa XRP bertahan di atas area tersebut.
Perubahan harga dalam satu jam terakhir tercatat positif sebesar 0,4%. Kenaikan tipis ini menunjukkan bahwa minat beli masih muncul dalam jangka sangat pendek.
Namun, pergerakan satu jam belum cukup untuk mengubah gambaran mingguan yang masih negatif.
Jika XRP mampu kembali menembus $1,40 dan bertahan di atasnya, peluang untuk menguji area $1,4166 akan terbuka.
Sebaliknya, apabila harga terus tertahan di bawah level tersebut, XRP berisiko melanjutkan konsolidasi dengan kecenderungan melemah.
Volume Perdagangan Menembus $4 Miliar
Aktivitas perdagangan XRP masih cukup besar di tengah koreksi harga.
Volume transaksi 24 jam tercatat sekitar $4,17 miliar, sedangkan kapitalisasi pasarnya berada di kisaran $88,27 miliar–$88,31 miliar.
Volume tersebut menunjukkan bahwa XRP masih menjadi aset yang aktif diperdagangkan. Namun, tingginya volume tidak secara otomatis berarti seluruh aktivitas didominasi penjual.
Untuk membaca arah pasar dengan lebih tepat, volume perlu dibandingkan dengan respons harga ketika XRP mendekati support maupun resistance.
Jika volume meningkat ketika harga terus turun, kondisi tersebut dapat memperkuat indikasi tekanan jual.
Sebaliknya, kenaikan harga yang disertai aktivitas perdagangan yang sehat dapat menjadi petunjuk bahwa pembeli mulai kembali mengambil peran lebih besar.
Dengan harga yang masih berada di sekitar $1,40, respons pasar terhadap area tersebut akan menjadi salah satu petunjuk penting untuk melihat apakah tekanan jual mulai mereda.
Area $1,32 Menjadi Support yang Perlu Diperhatikan
Secara teknikal, $1,32–$1,3217 menjadi area support awal yang dapat dipantau karena berdekatan dengan titik terendah XRP dalam 24 jam terakhir.
Jika harga kembali melemah, area ini berpotensi menjadi tempat munculnya respons beli.
Apabila support tersebut mampu bertahan, XRP berpeluang membentuk konsolidasi sebelum mencoba pulih.
Namun, jika harga menembus ke bawah area $1,32, risiko koreksi lanjutan perlu diperhatikan dan pelaku pasar perlu mencari pijakan berikutnya dari data harga terbaru.
Di sisi atas, $1,4166 menjadi resistance terdekat berdasarkan harga tertinggi harian. XRP perlu melewati level tersebut untuk menunjukkan pemulihan yang lebih meyakinkan.
Penembusan resistance dengan dukungan volume akan memberikan sinyal yang lebih kuat dibandingkan kenaikan harga sesaat.
Meski demikian, level-level ini merupakan acuan jangka pendek berdasarkan rentang perdagangan harian, bukan jaminan bahwa harga akan berbalik arah ketika menyentuhnya.
Koreksi Bulanan Berbeda dari Penguatan Jangka Menengah
Performa XRP dalam 30 hari terakhir tercatat turun 1,79%.
Angka tersebut menunjukkan bahwa harga belum mampu mempertahankan kenaikan dalam periode bulanan, berbeda dengan performa 60 hari yang masih positif 35,44% dan kenaikan 26,58% dalam 90 hari.
Perbedaan ini menggambarkan bahwa momentum XRP sedang melemah dibandingkan periode penguatannya sebelumnya.
Kenaikan dalam dua hingga tiga bulan terakhir masih memberikan konteks positif, tetapi tidak menghilangkan risiko koreksi ketika permintaan beli mulai berkurang.
XRP juga masih berada jauh di bawah rekor tertingginya di $3,84194.
Karena itu, prospek pemulihan tidak hanya bergantung pada performa historis, tetapi juga pada kemampuan harga membentuk support dan menembus resistance dalam perdagangan berikutnya.
Prospek Harga XRP Berikutnya
Dalam jangka pendek, XRP perlu mempertahankan area $1,32 sekaligus kembali merebut level $1,40.
Jika pembeli mampu mendorong harga melewati resistance $1,4166 dengan volume yang mendukung, peluang pemulihan akan semakin terbuka.
Sebaliknya, kegagalan mempertahankan support dan berlanjutnya tekanan mingguan dapat membuat XRP kembali bergerak melemah.
Penurunan 7,67% dalam tujuh hari menunjukkan bahwa pemulihan masih membutuhkan konfirmasi yang lebih kuat.
Secara keseluruhan, penurunan XRP hari ini mencerminkan tekanan jangka pendek di tengah melemahnya momentum mingguan, dengan aksi ambil untung setelah kenaikan 60 hari sebagai salah satu kemungkinan penjelasan.
Namun, data yang tersedia belum membuktikan adanya katalis spesifik yang memicu penurunan. Pergerakan di sekitar $1,40 akan menjadi perhatian berikutnya.
Kemampuan XRP mempertahankan support dan menembus resistance terdekat dapat membantu menentukan apakah harga mulai stabil atau masih menghadapi tekanan jual lanjutan.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
