Crypto
Apa Bedanya Tokenized TCG dan NFT Biasa? Ini Perbandingannya
Belakangan ini istilah TCG versi crypto sedang ramai dibahas, terutama setelah peluncuran fitur seperti Jupiter Gacha yang memungkinkan orang membeli kartu Pokémon dan One Piece fisik yang sudah ditokenisasi.
Banyak orang mengira jika Tokenized TCG tersebut merupakan NFT biasa, padahal keduanya memiliki perbedaan lho Tokonauts!
Menurut Tim Riset Tokocrypto, Tokenized TCG merupakan aset digital dengan kepemilikan nyata (true ownership), transparansi supply, serta potensi likuiditas global melalui NFT dan marketplace berbasis Web3.
Jadi meskipun sama-sama menggunakan teknologi blockchain, keduanya punya perbedaan. Berikut penjelasan lengkapnya.
Daftar Isi
Apa Itu Tokenized TCG?
Tokenized TCG (Trading Card Game) adalah bentuk NFT yang memiliki backing fisik 1:1 di mana kartu fisik, misalnya kartu Pokémon dan One Piece diubah menjadi representasi digital berbasis blockchain.
Prosesnya melibatkan grading dan autentikasi kartu oleh lembaga resmi, lalu kartu disimpan di berankas yang aman dengan backing fisik 1:1 yang setiap tokenized TCG mewakili kartu asli yang disimpan.
Dari situ, kartu-kartu TCG yang sudah ditokenisasi di blockchain diterbitkan sebagai sertifikat kepemilikan yang bisa diperdagangkan secara on-chain layaknya NFT, namun bisa ditukar kembali menjadi kartu fisik.
Dengan cara ini, kolektor tidak perlu lagi mengirim kartu fisik untuk jual beli, karena transaksi bisa dilakukan dalam hitungan detik di marketplace blockchain.
Platform seperti Collector Crypt, Phygitals, dan Courtyard mengadopsi model ini dengan menghadirkan fitur pack opening, marketplace, hingga instant buyback untuk meningkatkan likuiditas koleksi.
Ciri utamanya:
- Ada kartu fisik asli di balik tokennya
- Token mewakili kepemilikan atas kartu fisik tersebut
- Bisa di-redeem menjadi kartu fisik
- Nilai dasarnya mengikuti harga pasar kartu fisik tertentu
Singkatnya, Tokenized TCG merupakan satu implementasi Real World Assets (RWA) di industri kripto layaknya seperti Tokenized Stocks yang bisa kamu temukan di Tokocrypto.
Baca lebih lengkap: Trading Card Game dalam Era Blockchain: Peluang dan Tantangan
Melalui Tokocrypto, kamu kini dapat mulai mengenal dunia Real World Assets (RWA) dengan memperdagangkan Tokenized Stocks dari berbagai perusahaan global langsung dari satu platform mulai dengan deposit Rp10.000 saja, lho! Klik di sini untuk download Tokocrypto.
Apa Itu NFT Biasa?
NFT (Non-Fungible Token) adalah aset digital unik yang kepemilikannya dicatat di blockchain. Setiap NFT memiliki identitas, metadata, dan nomor seri khusus yang membuatnya tidak dapat diganti dengan token lain.
NFT biasanya digunakan untuk karya seni digital, musik, video, item game, avatar, hingga koleksi virtual. Kepemilikan NFT diverifikasi secara publik di blockchain, sehingga menjadi bukti keaslian dan kepemilikan yang tidak bisa dipalsukan, namun tidak selalu memiliki aset fisik sebagai pendukungnya.
Artinya, ketika membeli NFT biasa, yang dimiliki adalah aset digital itu sendiri, bukan representasi dari barang fisik.
Ciri utamanya:
- Murni digital dan tidak harus berdasarkan benda nyata
- Nilainya ditentukan oleh raritas, komunitas, utilitas, dan spekulasi pasar
- Tidak ada jaminan bisa ditukar dengan barang fisik
- Sangat beragam (PFP, art, gaming item, dll)
Baca juga: Jupiter Luncurkan Fitur Gacha Kartu Pokémon dan One Piece Worth hingga $222.000
Perbandingan Tokenized TCG vs NFT
| Aspek | Tokenized TCG | NFT Biasa |
| Dasar Aset | Kartu fisik ber-grade (RWA) | Digital murni |
| Ada Barang Fisik? | Ya, 1:1 dengan kartu asli | Umumnya tidak |
| Bisa Ditebus Fisik? | Bisa ditukar dengan kartu fisik | Tidak |
| Nilai Utama | Harga pasar kartu fisik dan likuiditas on-chain | Spekulasi, komunitas, raritas, utilitas |
| Contoh | Kartu Pokémon di Jupiter Gacha | Bored Ape, Pudgy Penguins, gaming NFT |
| Likuiditas | Dilengkapi floor price, fitur buyback, dan marketplace | Bergantung pada marketplace |
Perbedaan Utama yang Perlu Dipahami
1. Tokenized TCG adalah Real World Asset (RWA)
Tokenized TCG mewakili kepemilikan atas barang fisik yang nyata. Sementara NFT biasa kebanyakan hanya mewakili kepemilikan aset digital.
2. Ada Floor Price di Tokenized TCG
Karena ada kartu fisik di baliknya, nilai Tokenized TCG tidak sepenuhnya bergantung pada hype. Harga kartu fisik di pasar sekunder, seperti eBay atau marketplace TCG biasanya menjadi acuan.
3. Fitur Buyback & Redeem
Platform Tokenized TCG biasanya menyediakan opsi jual kembali atau buyback dan penukaran untuk dijadikan kartu fisik.
4. Target Pengguna
Tokenized TCG lebih menarik bagi kolektor kartu yang ingin likuiditas on-chain. Sedangkan NFT biasa lebih menarik bagi orang yang mencari aset digital, status, atau utilitas di dalam ekosistem tertentu.
Mana yang Lebih Menarik?
Jika kamu tertarik pada seni digital, komunitas Web3, atau utilitas digital tertentu, NFT biasa mungkin lebih sesuai. Namun jika kamu sudah mengenal dunia trading card dan ingin memiliki koleksi fisik dengan kemudahan transaksi blockchain, Tokenized TCG bisa menjadi pilihan.
Baca juga: Apa Itu Jupiter Gacha? 8 Hal yang Harus Kamu Tahu
Apakah Tokenized TCG Menggantikan NFT Biasa?
Keduanya memiliki fungsi yang berbeda. NFT tetap menjadi teknologi untuk membuktikan kepemilikan aset digital, sedangkan Tokenized TCG memanfaatkan NFT sebagai media representasi kepemilikan atas aset fisik.
Dengan kata lain, tokenized trading cards merupakan salah satu penerapan teknologi NFT yang memiliki utilitas lebih spesifik, yaitu menghubungkan blockchain dengan barang koleksi di dunia nyata (RWA).
Kesimpulan
Meski sama-sama menggunakan blockchain, Tokenized TCG dan NFT biasa itu bebeda. NFT berfokus pada kepemilikan aset digital, sementara Tokenized TCG menghubungkan kepemilikan digital dengan kartu koleksi fisik yang tersimpan secara aman.
Baca juga: Solana Kuasai 75% Volume TCG dalam Bentuk Kripto
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Sumber:
CoinGecko: What Are Tokenized Pokémon Cards and Top Platforms to Trade Them. Diakses 21 Juli 2026
Yahoo: Gotta Catch ‘Em All? Tokenized Pokémon Cards Are Exploding Right Now. Diakses 21 Juli 2026
InvestoPedia: Non-Fungible Token (NFT): What It Means and How It Works. Diakses 21 Juli 2026