Altcoin News
BABAB Ikut Saham Alibaba, tapi Bisa Berbeda Harga: Ini 3 Faktor Penggeraknya
Ketika saham Alibaba bergerak akibat laporan keuangan, pertumbuhan cloud, perkembangan AI atau sentimen terhadap ekonomi China, BABAB seharusnya ikut merespons.
Alibaba Tokenized bStocks (BABAB) memberikan eksposur terhadap saham Alibaba melalui pasar crypto yang aktif 24/7. Fundamental bisnis AI dan cloud Alibaba tetap menjadi mesin utama harganya, tetapi likuiditas crypto serta mekanisme konversi 1:1 membuat pergerakannya memiliki karakter berbeda dari saham BABA biasa.
Alibaba Tokenized bStocks (BABAB) berada di persimpangan antara pasar saham dan crypto.
Di satu sisi, nilai fundamental BABAB berasal dari Alibaba Group Holding (NYSE: BABA). Ketika saham Alibaba bergerak akibat laporan keuangan, pertumbuhan cloud, perkembangan AI atau sentimen terhadap ekonomi China, BABAB seharusnya ikut merespons.
Di sisi lain, data CoinMarketCap melihat BABAB dapat diperdagangkan sepanjang waktu melalui pasar crypto, termasuk ketika New York Stock Exchange sedang tutup.
Kondisi tersebut membuat harga token dapat mengalami premium atau discount sementara terhadap saham Alibaba.
Daftar Isi
AI Alibaba Jadi Fundamental Utama
Perkembangan terbesar Alibaba saat ini datang dari bisnis kecerdasan buatan dan cloud.
Dalam laporan kuartal Juni 2026, Alibaba membukukan pendapatan lebih dari 39,6 miliar dollar AS, naik 9 persen secara tahunan.
Yang lebih mencolok, pendapatan AI Cloud and Compute Services mencapai sekitar 7,1 miliar dollar AS atau tumbuh 45 persen, menjadi pertumbuhan cloud tercepat perusahaan dalam 22 kuartal.
Pendapatan dari produk berbasis AI juga mencatat pertumbuhan tiga digit selama 12 kuartal berturut-turut.
Momentum tersebut dilanjutkan pada Apsara Conference 2026.
Pada 22 September, Alibaba memperkenalkan Zhenwu V900, chip AI generasi terbaru yang diklaim memiliki performa tiga kali lebih tinggi dibanding pendahulunya. Perusahaan juga menargetkan kapasitas data center Alibaba Cloud secara global mencapai lebih dari 20 gigawatt pada 2032.
Perkembangan tersebut sempat mendorong optimisme terhadap saham Alibaba.
Saham BABA naik 4,33 persen pada 18 September dan kembali menguat 2,22 persen pada 21 September. Harga sempat menyentuh 120,40 dollar AS pada 22 September.
Namun, momentum itu kemudian berbalik.
Saham Alibaba Sempat Koreksi Tajam
Pada 23 September, saham BABA turun 4,74 persen menjadi 110,80 dollar AS, sebelum kembali melemah tipis pada dua sesi berikutnya.
Harga terakhir Jumat, 25 September, berada di 109,74 dollar AS.
Salah satu sentimen negatif datang dari laporan mengenai peningkatan pengawasan Beijing terhadap perusahaan-perusahaan AI China.
Kabar tersebut menekan Alibaba karena perusahaan memiliki eksposur besar terhadap model AI melalui keluarga Qwen serta bisnis cloud dan infrastrukturnya.
Pergerakan itu menunjukkan bahwa meskipun narasi AI Alibaba terlihat kuat, BABAB tetap membawa risiko yang sama dengan saham underlying-nya, termasuk regulasi China, persaingan AI dan kondisi ekonomi domestik.
BABAB Bukan Saham Alibaba Langsung
Ada satu perbedaan struktur yang penting.
BABAB merupakan bagian dari bStocks yang diterbitkan oleh BTech Holdings Limited. Binance menjelaskan bStocks merupakan sertifikat yang merepresentasikan kepentingan terhadap underlying securities yang disimpan oleh penerbit.
Holder BABAB tidak menjadi pemegang saham Alibaba secara langsung.
Binance membuka perdagangan BABAB/USDT pada 15 Juli 2026, bersama tokenized stocks seperti Arm, Broadcom, Robinhood, IBM, Marvell, Nokia, Rocket Lab dan TSMC.
BABAB juga diterima sebagai eligible collateral dalam produk Portfolio Margin Binance sejak periode yang sama.
Dengan demikian, BABAB tidak hanya menjadi instrumen untuk mendapatkan eksposur terhadap Alibaba, tetapi juga dapat memiliki utility tambahan di lingkungan crypto.
Konversi 1:1 Jadi Penjaga Harga
Salah satu fitur paling penting dari bStocks adalah mekanisme konversinya.
Binance memungkinkan pengguna yang memenuhi persyaratan mengubah saham underlying menjadi bStocks dengan rasio 1:1, maupun melakukan proses sebaliknya dari bStocks kembali menjadi saham.
Secara teori, mekanisme tersebut menciptakan peluang arbitrase.
Misalnya, jika BABAB diperdagangkan jauh di bawah nilai saham Alibaba, pengguna yang memenuhi syarat dapat membeli BABAB lalu mengonversinya ke underlying. Jika BABAB diperdagangkan lebih tinggi, proses sebaliknya dapat membantu mempersempit premium.
Binance sendiri menyebut mekanisme minting dan redemption tersebut membantu menjaga harga bStocks tetap dekat dengan saham yang direpresentasikannya.
Namun, konversi 1:1 tidak berarti harga mustahil menyimpang.
Akses redemption tetap tunduk pada persyaratan produk, aturan yurisdiksi, daily limit dan eligibility pengguna.
Karena itu, mekanisme tersebut lebih tepat disebut price anchor, bukan jaminan bahwa harga token akan selalu identik dengan saham BABA.
Kenapa BABAB Bisa Berbeda dari BABA?
Perbedaan utama lainnya adalah jam perdagangan.
Saham Alibaba mengikuti jam pasar saham AS. BABAB, sebaliknya, dapat diperdagangkan melalui Binance Spot 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu.
Ketika Wall Street tutup, harga BABAB tetap dapat bergerak berdasarkan supply-demand pasar crypto.
Hal tersebut membuka peluang munculnya premium atau discount sementara.
Sentimen Bitcoin, leverage trader, perubahan likuiditas hingga aktivitas market maker dapat membuat BABAB bergerak lebih agresif daripada saham Alibaba dalam periode pendek.
Namun, ketika pasar tradisional kembali aktif dan mekanisme konversi tersedia, peluang arbitrase cenderung mendorong kedua harga kembali mendekat.
Likuiditas Tetap Perlu Diperhatikan
Ukuran pasar BABAB juga jauh lebih kecil dibanding perdagangan saham Alibaba di NYSE.
Kondisi tersebut berarti transaksi berukuran besar berpotensi memberikan dampak yang lebih besar terhadap harga token, terutama ketika aktivitas perdagangan sedang rendah.
Namun, kapitalisasi pasar kecil atau turnover tinggi saja tidak cukup untuk menyimpulkan order book pasti tipis.
Risiko likuiditas lebih tepat dinilai melalui spread bid-ask, kedalaman order book serta kemampuan pasar menyerap transaksi besar.
Hal ini penting karena saham Alibaba sendiri memiliki likuiditas yang jauh lebih dalam. Pada 25 September, sekitar 5,9 juta saham BABA berpindah tangan di pasar AS.
Perbedaan skala tersebut dapat membuat BABAB lebih mudah mengalami price dislocation sementara.
AI atau Crypto, Mana yang Lebih Menentukan BABAB?
Untuk jangka pendek, keduanya dapat memengaruhi harga.
Sentimen pasar crypto dapat menentukan apakah BABAB diperdagangkan sedikit premium atau discount ketika pasar saham tutup. Ekspansi utility, collateral dan akses 24/7 juga dapat meningkatkan aktivitas perdagangan.
Namun, dalam jangka panjang, Alibaba tetap menjadi anchor fundamental yang jauh lebih dominan.
Pertumbuhan AI Cloud sebesar 45 persen, monetisasi produk AI yang terus meningkat, pengembangan chip Zhenwu serta ekspansi infrastruktur cloud menjadi beberapa katalis utama yang perlu diperhatikan.
Pada sisi risiko, investor tetap perlu memonitor perlambatan konsumsi China, kompetisi cloud dan AI, regulasi, serta kemampuan Alibaba mengubah investasi besar di AI menjadi laba.
Dengan demikian, BABAB pada dasarnya memberikan eksposur Alibaba dengan lapisan mekanisme crypto.
Fundamental BABA menentukan arah utamanya. Perdagangan 24/7 dapat menciptakan volatilitas tambahan, sementara konversi 1:1 menyediakan mekanisme yang membantu menjaga BABAB agar tidak terlalu lama menyimpang dari saham acuannya.
Bagi BABAB, pertanyaan terpenting ke depan bukan hanya apakah pasar crypto sedang bullish atau bearish, tetapi apakah pertumbuhan AI Alibaba cukup kuat untuk kembali mendorong saham BABA setelah koreksi tajam pada akhir September.
Baca juga: Berapa Potensi Penghasilan dari Referral Tokocrypto? Ini Simulasinya
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
