Altcoin News

BICO Terbang 57% Sepekan, Masih Bisa Lanjut Naik ke US$0,035?

Tim Resaerch Tokocrypto menilai momentum tersebut membuat area US$0,03256 menjadi resistance penting berikutnya.

Published

on

Biconomy (BICO) menjadi salah satu altcoin yang mencuri perhatian setelah mencatat reli tajam dalam beberapa hari terakhir. Harga BICO melonjak sekitar 57% dalam sepekan, disertai peningkatan volume perdagangan dan aktivitas pasar derivatif yang menunjukkan minat trader kembali meningkat.

Berdasarkan data perdagangan 27 Agustus 2026, BICO sempat menyentuh level sekitar US$0,0318 sebelum terkoreksi dan bergerak di kisaran US$0,027. Harga tersebut masih naik sekitar 25% dibandingkan sehari sebelumnya.

Tim Resaerch Tokocrypto menilai momentum tersebut membuat area US$0,03256 menjadi resistance penting berikutnya.

“Jika berhasil ditembus dengan volume yang tetap tinggi, BICO berpotensi membuka jalan menuju US$0,035,” jelasnya.

Namun, lonjakan harga yang berlangsung sangat cepat juga membuat volatilitas meningkat. Kegagalan mempertahankan support terdekat dapat membawa BICO kembali terkoreksi menuju area US$0,024–US$0,023.

BICO Bangkit, Volume Perdagangan Ikut Meledak

Penguatan BICO terjadi setelah token tersebut sempat mendapat tekanan cukup dalam pada awal Agustus.

Berdasarkan data yang dihimpun Coin Edition, BICO sempat diperdagangkan di sekitar US$0,02617 setelah naik 23,17% dalam 24 jam dan 57,3% selama tujuh hari.

Volume perdagangan juga meningkat menjadi sekitar US$161 juta, menandakan reli tidak hanya ditopang oleh pergerakan harga, tetapi juga peningkatan aktivitas transaksi.

Data pasar terbaru bahkan menunjukkan volume 24 jam BICO berada di sekitar US$170 juta, dengan harga sempat bergerak hingga US$0,0319 pada 27 Agustus.

Secara teknikal, harga berhasil bergerak kembali di atas sejumlah moving average utama setelah sebelumnya berada dalam tekanan.

BICO sempat mencapai area US$0,03256, tetapi tekanan jual membuat harga kembali turun. Kondisi tersebut menunjukkan pembeli mulai kembali mendominasi, tetapi seller masih menjaga resistance di area atas.

Baca juga: Bitcoin Bisa Tembus US$1 Juta? Bernstein Ungkap Jalurnya

US$0,03256 Jadi Tembok Utama

Dalam jangka pendek, level yang perlu diperhatikan berada di sekitar US$0,02907, yang bertepatan dengan area Fibonacci 0,786.

Jika BICO berhasil menembus level tersebut, target selanjutnya berada di kisaran US$0,032.

Namun, level paling krusial berada pada US$0,03256, yakni titik tertinggi yang sebelumnya memicu penolakan harga.

Breakout secara meyakinkan di atas US$0,03256 dapat memperkuat struktur bullish dan membuka ruang menuju target berikutnya di sekitar US$0,035.

Dengan harga sekitar US$0,027 saat ini, pencapaian US$0,035 berarti masih terdapat potensi kenaikan sekitar 30%, meski target tersebut tetap bergantung pada kemampuan buyer menjaga momentum.

Open Interest Naik, Trader Mulai Pasang Posisi Leverage

Selain pasar spot, aktivitas derivatif BICO juga mulai meningkat.

Data yang dikutip Coin Edition menunjukkan open interest BICO naik menuju sekitar US$26,18 juta, setelah sebelumnya relatif rendah.

Dilaporkan Coinedition, open interest menggambarkan nilai posisi derivatif yang masih terbuka di pasar. Peningkatannya bersamaan dengan kenaikan harga menunjukkan semakin banyak trader mulai membangun posisi menggunakan leverage.

Dalam kondisi bullish, peningkatan open interest dapat menambah tenaga pada reli.

Namun, kondisi ini juga menjadi pedang bermata dua.

Semakin besar posisi leverage, semakin tinggi pula potensi likuidasi apabila harga tiba-tiba bergerak berlawanan. Karena itu, kenaikan open interest dapat membuat volatilitas BICO semakin tinggi dalam beberapa sesi berikutnya.

Inflow Kembali Masuk ke BICO

Pasar spot juga menunjukkan perubahan sentimen.

Setelah BICO mengalami sejumlah outflow besar pada awal Agustus, aliran dana mulai berbalik menjelang akhir bulan.

Net inflow dilaporkan mencapai sekitar US$1,7 juta, memberikan indikasi adanya peningkatan akumulasi setelah harga berada di level yang lebih rendah.

Kombinasi inflow positif, volume perdagangan yang melonjak, dan meningkatnya aktivitas derivatif menjadi tiga faktor yang membantu memperkuat reli BICO.

Meski begitu, keberlanjutan kenaikan tetap membutuhkan konfirmasi. Reli yang sangat cepat tanpa kelanjutan volume dapat meningkatkan risiko profit taking dalam jangka pendek.

Jangan Keliru, BRKB Futures Bukan Katalis Langsung BICO

Di tengah reli BICO, Biconomy.com pada 27 Agustus juga mengumumkan peluncuran kontrak perpetual BRKBUSDT, yang memberikan eksposur terhadap derivatif saham Berkshire Hathaway Class B dengan settlement USDT. Perdagangan dijadwalkan mulai pukul 12.00 UTC pada hari yang sama.

Namun, perkembangan ini perlu dibedakan dari fundamental token BICO.

Biconomy.com merupakan platform exchange kripto yang memiliki token ekosistem bernama BIT, sedangkan BICO berkaitan dengan protokol Biconomy yang menyediakan infrastruktur Web3 dan account abstraction. Dokumentasi resmi Biconomy Protocol mencatat infrastrukturnya telah memproses lebih dari 70 juta transaksi dan memiliki lebih dari 4,5 juta smart account.

Karena itu, peluncuran BRKBUSDT di Biconomy.com tidak dapat secara langsung dianggap sebagai alasan fundamental kenaikan token BICO hanya karena memiliki nama yang sama.

Reli BICO saat ini lebih kuat dikaitkan dengan momentum teknikal, lonjakan volume, inflow spot, dan meningkatnya posisi derivatif.

Gagal Bertahan, BICO Bisa Turun ke US$0,023

Meski momentum masih bullish, sejumlah support penting perlu diperhatikan.

Area US$0,02633 menjadi support terdekat. Jika harga kembali turun dan gagal mempertahankan level tersebut, tekanan jual dapat membawa BICO menuju US$0,02440.

Support berikutnya berada di sekitar US$0,02293–US$0,02224.

Dalam skenario koreksi yang lebih dalam, level US$0,02010 dapat kembali menjadi perhatian pasar.

Sebaliknya, apabila harga mampu bertahan di atas US$0,026 dan kembali menembus US$0,029, buyer berpeluang mencoba menguji resistance US$0,03256 sekali lagi.

BICO Masih Bisa Naik?

Secara jangka pendek, struktur BICO masih menunjukkan momentum positif.

Reli lebih dari 50% dalam sepekan, volume perdagangan yang melonjak, net inflow positif, serta kenaikan open interest menunjukkan minat terhadap BICO kembali meningkat.

Namun, US$0,03256 menjadi level penentu.

Jika resistance tersebut berhasil ditembus dengan volume kuat, target US$0,035 berpotensi menjadi area berikutnya yang diuji.

Sebaliknya, kegagalan mempertahankan US$0,02633 dapat menandakan momentum mulai melemah dan membuka risiko koreksi menuju US$0,024 hingga US$0,023.

Setelah kenaikan lebih dari 50% hanya dalam satu pekan, investor tetap perlu mewaspadai FOMO dan volatilitas tinggi. Momentum BICO memang sedang menguat, tetapi konfirmasi breakout masih dibutuhkan sebelum reli dapat dikatakan berkembang menjadi tren kenaikan yang lebih berkelanjutan.

Baca juga: Ondo x Chainlink Buka Era Baru, Token Saham AS Bisa Jadi Jaminan


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending

Exit mobile version