Bitcoin News

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Terkoreksi ke US$63.722, Gagal Pertahankan Area Resistensi

Analisa harga BTC hari menyoroti perdagangan Bitcoin yang dibuka dengan nuansa berbeda dibandingkan beberapa sesi sebelumnya.

Published

on

Analisa harga BTC hari menyoroti perdagangan Bitcoin yang dibuka dengan nuansa berbeda dibandingkan beberapa sesi sebelumnya.

Setelah sempat bergerak mendekati area US$66.000, aset kripto terbesar di dunia itu justru berbalik arah dan mengalami koreksi cukup dalam.

Data terbaru menunjukkan harga Bitcoin berada di US$63.722,80, turun sekitar 2,38% dalam 24 jam terakhir.

Penurunan tersebut memangkas kapitalisasi pasar Bitcoin menjadi sekitar US$1,278 triliun, sementara volume perdagangan harian melonjak ke US$26,26 miliar.

Kenaikan volume di tengah pelemahan harga biasanya menjadi sinyal bahwa tekanan jual sedang meningkat dan pelaku pasar memilih mengurangi eksposur terhadap aset berisiko.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Menguat ke US$65.136, Arus Beli Mengalir Deras

Area US$65.600 Gagal Dipertahankan

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin sempat menyentuh level tertinggi US$65.658,34 sebelum akhirnya turun tajam hingga mendekati US$63.562,49.

Merujuk data Tokocrypto pada Selasa (28/7), kegagalan mempertahankan area US$65.600 menjadi pemicu awal koreksi hari ini.

Secara teknikal, level tersebut merupakan resistance penting yang sebelumnya menjadi target reli jangka pendek.

Ketika harga tidak mampu bertahan di atasnya, banyak trader jangka pendek mulai melakukan aksi ambil untung (profit taking).

Aksi tersebut memicu penjualan berantai yang mendorong harga turun lebih dari US$1.500 dalam satu hari.

Lonjakan volume perdagangan menunjukkan bahwa koreksi ini bukan sekadar fluktuasi kecil, melainkan melibatkan aktivitas jual yang cukup besar dari pelaku pasar.

Sentimen Risiko Kembali Mendominasi

Selain faktor teknikal, pelemahan Bitcoin juga dipengaruhi oleh perubahan sentimen pasar kripto yang kembali cenderung risk-off.

Setelah reli dalam beberapa pekan terakhir, sebagian investor mulai memilih mengamankan keuntungan sambil menunggu arah pasar berikutnya.

Kondisi ini terlihat dari kinerja Bitcoin dalam sepekan terakhir yang sudah melemah sekitar 2,24%. Artinya, tekanan jual sebenarnya sudah mulai muncul sebelum koreksi tajam hari ini terjadi.

Meski begitu, jika dilihat dalam jangka lebih panjang, Bitcoin masih mencatat kenaikan sekitar 6,19% dalam 30 hari terakhir.

Hal ini menunjukkan bahwa tren menengah belum sepenuhnya berubah menjadi bearish, meskipun momentum jangka pendek sedang gtmelemah.

Likuidasi Posisi Leverage Ikut Mempercepat Penurunan

Pergerakan turun yang cepat dari area US$65.000 ke bawah US$64.000 juga mengindikasikan adanya likuidasi posisi leverage di pasar derivatif.

Ketika harga menembus support penting, posisi long dengan leverage tinggi biasanya dipaksa ditutup secara otomatis.

Fenomena tersebut sering mempercepat penurunan karena sistem bursa menjual aset untuk menutup posisi yang terkena margin call.

Akibatnya, tekanan jual menjadi lebih besar dibandingkan penjualan biasa di pasar spot.

Kondisi ini menjelaskan mengapa koreksi hari ini terjadi dalam waktu relatif singkat meskipun tidak ada kabar negatif besar yang secara langsung menimpa Bitcoin.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Melonjak 3%, Momentum Bullish Kembali Menguat

Support US$63.500 Menjadi Penentu Arah Selanjutnya

Saat ini perhatian pasar tertuju pada area US$63.500, yang menjadi support terdekat setelah harga sempat menyentuh US$63.562.

Jika level ini mampu dipertahankan, Bitcoin berpeluang melakukan rebound teknikal menuju area US$64.500–US$65.000.

Namun apabila tekanan jual terus berlanjut dan harga ditutup di bawah US$63.500, risiko koreksi yang lebih dalam menuju US$62.000 akan semakin terbuka.

Meskipun koreksi hari ini cukup tajam, struktur jangka menengah Bitcoin masih belum sepenuhnya rusak karena harga tetap berada jauh di atas level terendah beberapa bulan terakhir.

Investor kini akan mencermati apakah area US$63.500 mampu menjadi titik balik, atau justru menjadi awal dari fase konsolidasi yang lebih panjang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Trending

Exit mobile version