Altcoin News
Bitcoin Tertekan, SPCXB Justru Melaju ke Target US$150
Data perdagangan terbaru pada 1 September 2026 bahkan menunjukkan SPCXB bergerak di sekitar US$143, setelah pada 31 Agustus menguat 2,43%.
SpaceX Tokenized bStocks (SPCXB) bergerak positif di tengah pelemahan pasar kripto, menunjukkan kuatnya momentum yang sedang terbentuk pada sektor Tokenized Stocks dan real-world assets (RWA).
Dalam snapshot pasar terbaru, SPCXB naik sekitar 1,03% dalam 24 jam menjadi US$141,99, sementara Bitcoin melemah sekitar 0,92%. Volume perdagangan SPCXB juga melonjak sekitar 158%, menunjukkan meningkatnya aktivitas trader terhadap aset tersebut.
Data perdagangan terbaru pada 1 September 2026 bahkan menunjukkan SPCXB bergerak di sekitar US$143, setelah pada 31 Agustus menguat 2,43% dan sempat mencapai US$143,88.
Namun, belum terlihat katalis baru dari SpaceX yang secara langsung menjelaskan kenaikan tersebut. Pergerakan SPCXB saat ini lebih mencerminkan rotasi modal menuju kategori saham tokenisasi yang sedang mendapatkan perhatian investor.
Daftar Isi
Tokenized Stocks Jadi Narasi Baru Pasar
Momentum SPCXB muncul ketika infrastruktur untuk perdagangan saham dan sekuritas berbasis blockchain berkembang semakin cepat.
Robinhood Chain, misalnya, mencatat rekor volume DEX harian sebesar US$989 juta pada akhir Agustus, sementara total value locked jaringan mencapai rekor sekitar US$708 juta dan suplai stablecoin berada di sekitar US$770 juta.
Namun, rekor tersebut perlu dibaca secara hati-hati.
Lonjakan Robinhood Chain tidak sepenuhnya berasal dari perdagangan Tokenized Stocks. The Block mencatat aktivitas Agustus mulai bergeser dari dominasi memecoin murni menuju utility dan infrastructure tokens. Pada saat yang sama, tokenized stocks tetap menjadi salah satu pembeda utama jaringan tersebut.
Bahkan mulai muncul model perdagangan yang menggabungkan kedua tren tersebut. Memecoin yang dipasangkan dengan Tokenized Stocks kini disebut menyumbang sekitar seperempat volume perdagangan yang terkait saham di Robinhood Chain.
Artinya, peningkatan aktivitas memang mendukung narasi Tokenized Stocks, tetapi tidak berarti seluruh rekor volume DEX berasal langsung dari saham tokenisasi.
Baca Juga: Tiga Sinyal Demand Kripto Mulai Pulih, tapi Reli Belum Terkonfirmasi
Wall Street Mulai Bangun Infrastruktur Tokenisasi
Sentimen sektor juga mendapatkan dukungan dari langkah institusi pasar modal tradisional.
Intercontinental Exchange (ICE), induk perusahaan New York Stock Exchange (NYSE), pada 31 Agustus mengumumkan kerja sama dengan tZERO untuk mengembangkan infrastruktur pasar sekuritas tokenisasi.
Kerja sama tersebut mencakup rencana tZERO menjadi mitra desain dalam pembangunan infrastruktur digital transfer agent dan broker-dealer yang mendukung settlement sekuritas tokenisasi secara on-chain pada platform digital NYSE mendatang.
Perkembangan ini menjadi penting karena menunjukkan tokenisasi saham tidak lagi hanya dikembangkan perusahaan kripto.
Infrastruktur pasar modal tradisional mulai mengeksplorasi sistem perdagangan dan settlement berbasis blockchain, memperkuat narasi bahwa Tokenized Stocks dapat berkembang menjadi kategori aset yang lebih besar.
Bagi produk seperti SPCXB, perubahan tersebut menjadi sentimen sektoral meskipun tidak secara langsung berkaitan dengan fundamental SpaceX.
SPCXB Sudah Naik Tajam Sepanjang Agustus
Pergerakan SPCXB sebenarnya sudah terbentuk sejak awal Agustus.
Data CoinMarketCap menunjukkan harga SPCXB berada di sekitar US$108,67 pada 1 Agustus, kemudian melonjak hingga US$134,08 pada 7 Agustus. Harga bahkan sempat mencapai level tertinggi intraday US$149,79 pada 17 Agustus.
Setelah terkoreksi, SPCXB kembali memperoleh momentum pada akhir bulan.
Harga naik dari sekitar US$135 pada 24 Agustus menjadi US$140,40 pada 26 Agustus, kemudian mencapai US$143,52 pada 31 Agustus.
Dengan demikian, area US$150 bukan level yang sepenuhnya baru. SPCXB sudah hampir menyentuhnya pada pertengahan Agustus.
Jika momentum Tokenized Stocks bertahan, level tersebut berpotensi kembali menjadi resistance psikologis utama.
Belum Ada Katalis Baru dari SpaceX
Meski memakai nama SpaceX, kenaikan SPCXB terbaru tidak sebaiknya langsung dikaitkan dengan perkembangan operasional perusahaan antariksa tersebut.
Dalam data yang tersedia, belum ada pengumuman korporasi SpaceX terbaru yang memiliki hubungan jelas dengan kenaikan SPCXB dalam 24 jam terakhir.
Karena itu, pergerakan harga lebih konsisten dengan sector beta: trader membeli SPCXB karena minat terhadap Tokenized Stocks sedang meningkat, bukan karena muncul fundamental baru dari SpaceX.
Hal ini penting karena reli yang bergantung pada momentum sektor biasanya lebih sensitif terhadap perubahan sentimen.
Jika perhatian pasar terhadap RWA dan saham tokenisasi menurun, SPCXB dapat ikut kehilangan momentum meskipun tidak terjadi perubahan pada fundamental SpaceX.
US$150 Jadi Target Berikutnya
Secara teknikal, area US$135 menjadi support penting untuk menjaga struktur kenaikan jangka pendek.
Harga sudah beberapa kali bergerak di sekitar US$135 sepanjang paruh kedua Agustus sebelum kembali menuju US$140-an. Data historis menunjukkan level terendah 25 Agustus berada di US$134,50 dan pada 26 Agustus di US$135,44.
Selama SPCXB bertahan di atas area tersebut, peluang kembali menguji US$145-US$150 masih terbuka.
US$150 menjadi resistance penting karena berdekatan dengan level tertinggi Agustus di US$149,79.
Jika harga mampu menembus US$150 dengan aktivitas perdagangan yang tetap tinggi, breakout tersebut dapat menjadi sinyal bahwa momentum sektor masih berlanjut.
Sebaliknya, penurunan kembali di bawah US$135 dapat menunjukkan aksi ambil untung mulai mendominasi. Dalam skenario tersebut, area US$130-US$125 berpotensi menjadi zona berikutnya yang diperhatikan trader.
Bisakah SPCXB Tetap Kuat Saat Bitcoin Turun?
Pergerakan terbaru SPCXB menunjukkan bahwa Tokenized Stocks tidak selalu harus mengikuti arah Bitcoin dalam jangka pendek.
Berbeda dari mayoritas altcoin yang sangat sensitif terhadap likuiditas pasar kripto, tokenized stocks juga memperoleh pengaruh dari harga aset acuannya serta perkembangan sektor tokenisasi pasar modal.
Masuknya pemain seperti ICE dan tZERO memperkuat narasi tersebut. Namun, hal itu belum berarti setiap Tokenized Stock otomatis akan naik.
Untuk SPCXB, belum ada katalis SpaceX spesifik yang terlihat. Karena itu, prospek jangka pendek masih sangat bergantung pada keberlanjutan minat terhadap Tokenized Stocks.
US$135 menjadi support utama, sementara US$150 menjadi ujian berikutnya.
Jika momentum sektor bertahan dan SPCXB mampu mempertahankan posisi di atas US$140, peluang kembali mengetes US$150 terbuka. Sebaliknya, kehilangan US$135 dapat menjadi tanda bahwa reli sektoral mulai kehilangan tenaga.
Untuk sementara, penguatan SPCXB di tengah pelemahan Bitcoin menjadi indikasi bahwa Tokenized Stocks mulai membentuk kantong likuiditas dan narasinya sendiri di pasar aset digital.
Baca Juga: Token PORTAL Naik 13,63% Setelah Umumkan Peluncuran Portal V2
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
