Altcoin News

Bitcoin Turun 2 Persen, WDCB Tetap Hijau: Ada Apa?

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pergerakan WDCB kali ini tidak sepenuhnya mengikuti arah pasar kripto.

Published

on

Western Digital Tokenized bStocks (WDCB) menguat tipis 0,32 persen dalam 24 jam ke level 461,40 dollar AS ketika Bitcoin dan pasar kripto terkoreksi lebih dari 2 persen. Pergerakan saham Western Digital dan sentimen positif tokenized equities membantu WDCB bertahan di zona hijau.

Dilaporkan CoinMarketCap, Western Digital Tokenized bStocks (WDCB) menunjukkan ketahanan di tengah tekanan pasar kripto dengan mencatat kenaikan 0,32 persen dalam 24 jam menjadi 461,40 dollar AS.

Pergerakan tersebut memang relatif terbatas. Namun, WDCB mampu bertahan positif ketika Bitcoin turun sekitar 2,09 persen dan kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan melemah sekitar 2,28 persen.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pergerakan WDCB kali ini tidak sepenuhnya mengikuti arah pasar kripto.

Selain perkembangan infrastruktur tokenized stocks, saham Western Digital Corporation (NASDAQ: WDC) sebagai underlying juga tengah berada dalam tren positif.

Saham Western Digital Ikut Menguat

Pada perdagangan 23 September 2026, saham Western Digital ditutup naik 1,96 persen ke 473,69 dollar AS. Sehari sebelumnya, WDC bahkan melonjak 3,67 persen.

Secara mingguan, saham tersebut telah menguat sekitar 13 persen, sejalan dengan meningkatnya minat terhadap saham memory dan storage yang memiliki eksposur terhadap pembangunan infrastruktur AI.

Western Digital sendiri mendapatkan manfaat dari meningkatnya kebutuhan penyimpanan data dalam pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan.

Manajemen perusahaan sebelumnya menyoroti permintaan hard-disk drive atau HDD yang semakin luas, tidak hanya dari hyperscaler besar, tetapi juga dari neocloud, sovereign AI, frontier AI labs, hingga perusahaan physical AI.

Pada perdagangan terbaru, Western Digital juga berada dalam kelompok saham teknologi terkait AI yang menguat bersama Micron, Seagate, Marvell, Corning, dan Lumentum.

Kondisi ini memberikan sentimen pendukung yang lebih langsung bagi WDCB dibanding sekadar pergerakan pasar kripto.

Utility WDCB Juga Semakin Luas

Dari sisi tokenisasi, WDCB juga mendapatkan dukungan dari perkembangan ekosistem bStocks.

Binance telah menjadikan WDCB sebagai eligible collateral sejak 7 Juli 2026, bersama Coinbase, Alphabet, Qualcomm, Corning, SOXLB, dan sejumlah bStocks lainnya.

Kemudian pada 21 September 2026, Binance memperluas kelayakan penggunaan bStocks sebagai margin collateral kepada seluruh akun Cross Margin dan Portfolio Margin yang memenuhi persyaratan. Sebelumnya, fungsi tersebut lebih terbatas pada kelompok pengguna VIP tertentu.

Pengguna reguler hingga VIP 2 tetap harus melewati suitability assessment dan tunduk pada sejumlah kontrol risiko sebelum menggunakan bStocks sebagai collateral.

Perubahan tersebut membuat WDCB memiliki fungsi lebih luas dibanding hanya memberikan eksposur terhadap harga saham Western Digital.

Namun, ekspansi utility ini tidak otomatis menjamin kenaikan harga. Dampaknya tetap bergantung pada seberapa besar fitur tersebut digunakan dan apakah likuiditas bStocks terus berkembang.

WDCB Masih Bergerak Terbatas

Meski bertahan di zona hijau, kenaikan WDCB hanya 0,32 persen menunjukkan momentum saat ini belum terlalu agresif.

Tidak terlihat lonjakan volume atau katalis khusus WDCB yang cukup besar untuk mengindikasikan masuknya arus dana baru secara signifikan.

Hal ini berbeda dengan beberapa tokenized stocks semikonduktor dan memory lainnya yang dalam beberapa hari terakhir mencatat reli lebih kuat.

Dengan demikian, pergerakan WDCB saat ini lebih tepat dibaca sebagai kombinasi ketahanan saham Western Digital, sentimen AI-storage, serta peningkatan utility sektor tokenized stocks.

WDCB Bisa Kembali Uji US$480?

Dalam jangka pendek, area 450 dollar AS menjadi level penting yang perlu diperhatikan.

Apabila WDCB mampu bertahan di atas level tersebut dan saham Western Digital mempertahankan momentum, harga berpeluang kembali menguji area 465 dollar AS, kemudian resistance sekitar 480 dollar AS.

Sebaliknya, pelemahan hingga menembus 450 dollar AS dapat mengindikasikan bahwa momentum mulai berkurang dan WDCB kembali masuk ke rentang perdagangan sebelumnya.

Kemampuan WDCB bertahan positif ketika Bitcoin terkoreksi lebih dari 2 persen menunjukkan bahwa pergerakan saham Western Digital dan tren tokenized equities mulai menjadi faktor yang lebih dominan dibanding beta pasar kripto.

Namun, karena kenaikannya masih tipis, arah saham WDC dan kemampuan harga bertahan di atas 450 dollar AS akan menjadi indikator penting untuk melihat apakah ketahanan tersebut bisa berkembang menjadi reli yang lebih kuat.

Baca juga: Apa Itu $SNDK, Saham dari SanDisk?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending

Exit mobile version