Market

BlackRock Borong Saham SpaceX Senilai US$882 Juta Setelah IPO

Menurut Tim Research Tokocrypto, SpaceX memiliki posisi unik karena berada di persimpangan beberapa tema besar: antariksa, satelit, pertahanan, konektivitas global, dan teknologi masa depan.

Published

on

BlackRock menjadi salah satu investor institusional terbesar dalam IPO SpaceX. Manajer aset raksasa tersebut mengakumulasi saham SpaceX senilai sekitar US$882 juta melalui sejumlah exchange-traded funds atau ETF.

Dikutip Coingape, pembelian besar ini terjadi setelah SpaceX mencatat debut publik yang sangat kuat. Saham SPCX naik hampir 20% pada hari pertama perdagangan, menunjukkan tingginya minat investor terhadap perusahaan milik Elon Musk tersebut.

Selain BlackRock, ARK Invest milik Cathie Wood juga ikut membeli saham SpaceX dalam jumlah besar.

Pembelian Terbesar Lewat ETF AI dan Teknologi

Kontribusi terbesar BlackRock datang dari iShares AI Innovation and Tech Active ETF. ETF tersebut membeli saham SpaceX senilai lebih dari US$451 juta.

Selain itu, iShares U.S. Equity Factor Rotation Active ETF juga memiliki eksposur hampir US$258 juta terhadap saham SPCX.

Pembelian ini menunjukkan bahwa SpaceX langsung diposisikan sebagai aset strategis dalam tema teknologi, AI, inovasi, dan pertahanan.

ETF Pertahanan dan Tematik Ikut Masuk

BlackRock juga menempatkan saham SpaceX dalam beberapa ETF lainnya. iShares Defense Industrials Active ETF membeli saham SpaceX senilai hampir US$67,8 juta.

Sementara itu, iShares U.S. Thematic Rotation Active ETF memiliki eksposur sekitar US$47,1 juta.

Kombinasi ini menunjukkan bahwa SpaceX tidak hanya dilihat sebagai perusahaan antariksa, tetapi juga sebagai bagian dari tema teknologi masa depan, pertahanan, infrastruktur satelit, dan inovasi industri.

Baca juga: BlackRock Dukung Aturan Stablecoin GENIUS Act

ETF Aktif Bergerak Cepat Masuk ke SPCX

Analis ETF Bloomberg, Eric Balchunas, menyebut banyak ETF langsung membeli saham SPCX setelah IPO, terutama ETF BlackRock.

Menurutnya, pada Jumat pagi hanya ada empat ETF yang memegang saham SpaceX. Namun, jumlah itu melonjak menjadi 40 dalam waktu singkat.

Perubahan cepat ini memperlihatkan bagaimana ETF aktif kini dapat bergerak lebih fleksibel dibanding ETF pasif yang terikat aturan indeks.

Berbeda dari Era IPO Meta dan Alibaba

Balchunas membandingkan IPO SpaceX dengan listing besar seperti Meta dan Alibaba.

Menurutnya, pada masa IPO Meta dan Alibaba, butuh waktu berminggu-minggu sebelum saham tersebut masuk ke banyak ETF. Saat itu, sebagian besar produk ETF masih bersifat pasif dan mengikuti aturan indeks.

Kini, sekitar 60% produk ETF bersifat aktif. Artinya, manajer ETF bisa membeli atau menjual saham baru seperti SpaceX dengan jauh lebih cepat tanpa harus menunggu proses masuk indeks.

IPO SpaceX Pecahkan Rekor

SpaceX menerbitkan sekitar 556,5 juta saham SPCX dengan harga IPO US$135 per saham.

Melalui penawaran tersebut, perusahaan menggalang dana sekitar US$75 miliar. Sebelum mulai diperdagangkan, valuasi SpaceX berada di sekitar US$1,77 triliun.

Angka ini menjadikan IPO SpaceX sebagai salah satu penawaran publik terbesar dalam sejarah pasar saham.

Saham SPCX Naik pada Hari Pertama

Minat investor tetap kuat ketika saham mulai diperdagangkan. SPCX dibuka di US$172, jauh di atas harga IPO US$135.

Meski kemudian ditutup di US$160,95, harga tersebut masih jauh lebih tinggi dibanding harga penawaran awal.

Saham SpaceX juga masih melanjutkan penguatan di sesi after-hours dengan kenaikan lebih dari 3%.

ARK Invest Juga Ikut Membeli

Selain BlackRock, ARK Invest milik Cathie Wood juga ikut memborong saham SpaceX.

ARK Invest dilaporkan membeli saham SPCX senilai sekitar US$530 juta.

Masuknya dua investor besar seperti BlackRock dan ARK Invest memperkuat sinyal bahwa SpaceX langsung menjadi salah satu saham teknologi paling diburu setelah IPO.

Mengapa SpaceX Menarik bagi ETF?

Menurut Tim Research Tokocrypto, SpaceX memiliki posisi unik karena berada di persimpangan beberapa tema besar: antariksa, satelit, pertahanan, konektivitas global, dan teknologi masa depan.

“Bagi ETF aktif, saham seperti SPCX memberi eksposur ke perusahaan yang sulit diakses publik selama bertahun-tahun,” tuturnya.

Setelah listing, investor institusional kini bisa memasukkan SpaceX ke dalam portofolio tematik tanpa harus melalui private market.

Baca juga: WLFI Diguncang USD1, Tapi Dompet Besar Diam-Diam Borong


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending

Exit mobile version