Altcoin News
Cadangan Ether di Bursa Turun ke Level Terendah, Harga ETH Melonjak?
Cadangan Ether (ETH) di bursa kripto terpusat dilaporkan turun ke level terendah dalam beberapa tahun terakhir.
Tim Research Tokocrypto melihat supply di exchange yang rendah bisa memperketat likuiditas dan mendorong harga naik jika demand meningkat.
Cadangan Ether (ETH) di bursa kripto terpusat dilaporkan turun ke level terendah dalam beberapa tahun terakhir. Penurunan ini terjadi ketika harga ETH masih berjuang bertahan di sekitar level US$2.000.
Dilaporkan Cointelegraph, data terbaru menunjukkan bahwa lebih dari 31,6 juta ETH ditarik dari bursa selama Februari 2026. Angka tersebut menjadi arus keluar bulanan terbesar sejak November dan memunculkan spekulasi mengenai potensi tekanan pasokan di pasar.
Arus Keluar ETH dari Bursa Meningkat
Analis kripto Arab Chain menyebut bahwa arus keluar ETH dari bursa kripto meningkat signifikan sepanjang Februari.
Binance mencatat penarikan terbesar dengan sekitar 14,45 juta ETH, hampir setengah dari total arus keluar. Sementara itu, OKX mencatat sekitar 3,83 juta ETH dan Kraken sekitar 1,04 juta ETH.
Ketika aset kripto ditarik dari bursa dan dipindahkan ke dompet pribadi atau platform staking, ketersediaan koin untuk diperdagangkan di pasar spot biasanya berkurang.
Kondisi ini berpotensi memperketat likuiditas di order book dan meningkatkan volatilitas harga jika permintaan tiba-tiba meningkat.
Menurut Tim Research Tokocrypto, supply di exchange yang rendah bisa memperketat likuiditas dan mendorong harga naik jika demand meningkat.
“Namun, ini juga berarti selling pressure langsung bisa terbatas karena token berada di wallet dingin,” analisanya.
Baca juga: Ethereum Sentuh US$2.200, Analis Prediksi Rebound Lebih Besar
Cadangan ETH di Binance Sentuh Level Terendah
Selain arus keluar besar, cadangan Ether di Binance juga turun tajam. Data CryptoQuant menunjukkan cadangan ETH di bursa tersebut kini berada di sekitar 3,46 juta ETH.
Angka ini menjadi level terendah sejak 2020.
Pada siklus pasar sebelumnya, cadangan ETH di Binance sempat berada di atas 5 juta ETH sebelum kemudian mengalami tren penurunan bertahap.
Penurunan cadangan ini membuat pasar semakin sensitif terhadap perubahan permintaan, terutama ketika harga ETH masih berada di bawah level psikologis US$2.000.
Jika permintaan meningkat sementara cadangan terus berkurang, tekanan pasokan dapat mendorong pergerakan harga yang lebih tajam.
Pasar Terbelah antara Investor Ritel dan Whale
Data perdagangan menunjukkan adanya perbedaan perilaku antara investor kecil dan investor besar.
Menurut data Hyblock, cumulative volume delta (CVD) untuk transaksi kecil bernilai US$0 hingga US$10.000 menunjukkan angka positif sekitar US$95 juta. Hal ini menandakan adanya tekanan beli dari investor ritel.
Namun situasi berbeda terlihat pada transaksi bernilai lebih besar. Transaksi US$10.000 hingga US$100.000 mencatat CVD sekitar minus US$162 juta, sementara transaksi di atas US$100.000 mencapai sekitar minus US$357 juta.
Angka tersebut menunjukkan bahwa investor besar atau whale masih cenderung melakukan penjualan.
Open Interest Turun Saat Harga Konsolidasi
Data derivatif juga menunjukkan penurunan open interest di pasar Ether.
Total open interest saat ini berada di sekitar US$9,41 miliar, turun dari hampir US$10 miliar pada akhir Februari.
Penurunan ini menunjukkan bahwa sebagian posisi leverage telah ditutup ketika harga ETH bergerak dalam fase konsolidasi antara US$1.900 hingga US$2.000.
Jika akumulasi dari investor ritel terus berlanjut dan tekanan jual dari whale mulai berkurang, pasar berpotensi memasuki fase yang lebih seimbang.
Dalam skenario tersebut, berkurangnya cadangan ETH di bursa dapat memperbesar pergerakan harga jika ETH berhasil menembus area resistensi sekitar US$2.000 hingga US$2.150.
Baca Juga: Tekanan Jual Anjlok 90%, Ethereum Siap Meledak Lagi?
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
