Cardano News
Cardano Tertahan di US$0,20, Grayscale Tarik Rencana ETF ADA
Tim Research Tokocrypto menjelasakan keputusan tersebut menghapus salah satu katalis jangka pendek yang sebelumnya dapat mendukung narasi institusional ADA.
Harga Cardano (ADA) kembali menghadapi tekanan setelah Grayscale menarik pengajuan ETF Cardano dari Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat.
Tim Research Tokocrypto menjelasakan keputusan tersebut menghapus salah satu katalis jangka pendek yang sebelumnya dapat mendukung narasi institusional ADA.
“ADA diperdagangkan di sekitar US$0,1985 pada 10 Agustus 2026. Token ini masih berupaya menembus resistance psikologis US$0,20, tetapi momentum pembeli belum cukup kuat untuk mendorong breakout yang meyakinkan,” tuturnya.
Di saat yang sama, data derivatif menunjukkan open interest ADA turun ke sekitar US$472,13 juta. Penurunan ini menandakan minat trader leverage terhadap ADA mulai melemah, sementara arus dana spot masih menunjukkan keyakinan pasar yang terbatas.
Daftar Isi
Grayscale Tarik Pengajuan ETF Cardano
Grayscale menarik proposal pendaftaran Cardano Trust ETF dari SEC. Perusahaan juga menarik pengajuan terkait ETF Hedera dan Polkadot.
Langkah tersebut dilakukan melalui tiga pengajuan Form RW berdasarkan Rule 477 dari Securities Act. Dokumen itu meminta penarikan S-1 registration statements dan dokumen pendukung lain yang sebelumnya diajukan.
Awalnya, pengajuan ETF tersebut muncul di tengah meningkatnya minat perusahaan manajemen aset untuk menghadirkan produk investasi berbasis aset kripto. Gelombang pengajuan ETF ini sempat memperkuat ekspektasi bahwa lebih banyak aset digital akan mendapatkan akses ke investor institusional.
Namun, keputusan Grayscale menarik proposal ETF Cardano menciptakan ketidakpastian baru terhadap narasi institusional ADA. Penarikan ini tidak berarti upaya ETF Cardano berakhir sepenuhnya, tetapi mengurangi peluang adanya katalis positif dalam waktu dekat.
Bagi pasar, kabar ini datang pada saat yang kurang ideal karena ADA sedang berjuang menembus level US$0,20. Tanpa dukungan katalis ETF, pergerakan harga kini lebih bergantung pada kekuatan teknikal, arus dana spot, dan aktivitas pasar derivatif.
Baca Juga: Cardano Naik 25% Sepekan, ADA Uji Kekuatan Support US$0,20
ADA Masih Sulit Tembus US$0,20
Dikutip Coinedition, secara teknikal, ADA masih bergerak dekat resistance psikologis US$0,20. Harga berada di sekitar US$0,1985 dan masih bertahan di atas sejumlah exponential moving average utama pada grafik empat jam.
EMA 20 berada di sekitar US$0,1975, sementara EMA 50 berada di US$0,1926. EMA 100 berada di US$0,1850, dan EMA 200 berada di sekitar US$0,1787.
Susunan ini menunjukkan struktur empat jam ADA masih cenderung bullish secara hati-hati. Selama harga bertahan di atas EMA utama, peluang pemulihan belum sepenuhnya hilang.
Namun, ADA belum mampu menghasilkan momentum cukup kuat untuk menembus dan bertahan di atas US$0,20. Hal ini membuat pasar masih menunggu konfirmasi lebih jelas dari pembeli.
Indikator Chaikin Money Flow berada di -0,06, menunjukkan adanya tekanan jual ringan dan terbatasnya modal baru yang masuk ke pasar. Kondisi ini menjadi sinyal bahwa minat beli belum cukup kuat untuk mendukung breakout besar.
Jika ADA mampu ditutup di atas US$0,20 pada grafik empat jam, pembeli berpeluang mendorong harga menuju US$0,2115. Penembusan di atas US$0,2115 akan menjadi konfirmasi bullish yang lebih kuat.
Sebaliknya, jika ADA kehilangan support EMA 50 di US$0,1926, tekanan bearish dapat meningkat. Dalam skenario tersebut, harga berisiko turun ke US$0,1893 dan US$0,1850.
Open Interest Turun, Trader Mulai Hati-Hati
Pasar derivatif ADA juga menunjukkan pelemahan partisipasi. Open interest ADA sebelumnya sempat berada di atas US$1,5 miliar saat aktivitas harga lebih kuat, bahkan sempat mendekati US$2 miliar pada puncaknya.
Namun, ketika momentum pasar melemah, open interest turun di bawah US$700 juta. Pada 10 Agustus, open interest ADA berada di sekitar US$472,13 juta.
Penurunan ini menunjukkan lebih sedikit trader yang menggunakan leverage untuk berspekulasi pada pergerakan ADA. Di satu sisi, open interest yang lebih rendah dapat mengurangi risiko likuidasi besar. Namun, di sisi lain, kondisi ini juga menunjukkan minat spekulatif terhadap ADA belum pulih kuat.
Jika harga ingin menembus US$0,20 secara meyakinkan, pasar kemungkinan membutuhkan peningkatan partisipasi, baik dari trader spot maupun derivatif.
Arus Dana Spot Masih Terbatas
Selain derivatif, data spot flow ADA juga belum menunjukkan keyakinan yang kuat. Dalam beberapa periode sebelumnya, outflow masih cukup dominan, dengan beberapa lonjakan keluar melebihi US$10 juta.
Inflows juga sesekali muncul dalam jumlah besar, tetapi belum konsisten untuk membentuk tren akumulasi yang berkelanjutan.
Pada 10 Agustus, ADA mencatat net inflow sekitar US$834.170. Angka ini menunjukkan adanya minat beli moderat, tetapi belum cukup untuk mengonfirmasi perubahan sentimen besar.
Dengan arus dana spot yang masih campuran, ADA belum memiliki dukungan modal yang kuat untuk menembus resistance utama. Pasar masih perlu melihat apakah inflow dapat meningkat dan bertahan dalam beberapa sesi ke depan.
Jika inflow spot menguat bersamaan dengan kenaikan volume, peluang ADA untuk merebut US$0,20 akan lebih besar. Namun, jika arus dana kembali negatif, harga dapat kembali tertekan ke support lebih rendah.
Support US$0,1926 Jadi Penentu
Dalam jangka pendek, area US$0,1975 hingga US$0,1926 menjadi zona support penting. EMA 20 di US$0,1975 menjadi pertahanan pertama, sementara EMA 50 di US$0,1926 menjadi level yang lebih krusial.
Jika pembeli mampu mempertahankan zona ini, ADA masih memiliki peluang untuk kembali menguji US$0,20. Penutupan di atas US$0,20 dapat membuka jalan menuju US$0,2115.
Level US$0,2115 menjadi resistance penting karena dapat mengonfirmasi struktur bullish yang lebih kuat dalam jangka menengah. Jika level ini ditembus, ADA berpeluang bergerak ke resistance yang lebih tinggi.
Namun, jika ADA turun di bawah US$0,1926, struktur bullish empat jam dapat melemah. Support berikutnya berada di US$0,1893 dan US$0,1850. Jika tekanan jual berlanjut, area US$0,1825 dan US$0,1787 dapat kembali menjadi fokus.
Untuk saat ini, outlook Cardano masih berada di titik penentuan. Harga tetap bertahan di atas EMA utama, tetapi kegagalan menembus US$0,20, penurunan open interest, dan arus dana spot yang lemah menunjukkan trader masih berhati-hati.
Jika ADA mampu mempertahankan support US$0,1975 hingga US$0,1926 dan menembus US$0,20, peluang menuju US$0,2115 akan terbuka. Sebaliknya, jika support US$0,1926 hilang, ADA berisiko kembali turun ke US$0,1893 hingga US$0,1850.
Dengan Grayscale menarik rencana ETF Cardano, ADA kini membutuhkan katalis lain untuk memperkuat momentum. Tanpa peningkatan inflow spot dan partisipasi derivatif, resistance US$0,20 masih berpotensi menjadi hambatan utama dalam jangka pendek.
Baca Juga: Binance Resmi Integrasi RLUSD, Stablecoin Ripple Makin Ekspansif!
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
