Altcoin News
Coinbase Genjot Everything Exchange, COINB Naik 4,36%
Penguatan tersebut mengungguli kenaikan pasar kripto secara umum yang berada di sekitar 2,87%, sementara Bitcoin menguat sekitar 2,61%.
Coinbase Tokenized bStocks (COINB) menguat 4,36% ke US$180,79 dalam 24 jam. Ekspansi Coinbase ke saham tokenisasi dan meningkatnya adopsi tokenized equities menjadi penopang utama, sementara pasar menanti perkembangan CLARITY Act di Senat AS.
Coinbase Tokenized bStocks (COINB) mencatat kenaikan 4,36% dalam 24 jam ke level US$180,79, berdasarkan snapshot data pasar yang digunakan.
Penguatan tersebut mengungguli kenaikan pasar kripto secara umum yang berada di sekitar 2,87%, sementara Bitcoin menguat sekitar 2,61%.
Menariknya, pergerakan COINB berbeda dengan underlying Coinbase Global (NASDAQ: COIN). Saham Coinbase ditutup turun 1,40% ke US$172,28 pada 10 September, setelah sebelumnya melemah 2,36% pada 9 September.
Perbedaan tersebut menunjukkan kenaikan COINB dalam jangka pendek tidak hanya ditentukan oleh saham Coinbase, tetapi juga aktivitas perdagangan on-chain dan sentimen terhadap sektor tokenized equities.
Daftar Isi
Coinbase Perluas Ambisi Jadi “Everything Exchange”
Dilaporkan CoinMarketCap, Coinbase sedang menjalankan strategi besar untuk memperluas bisnisnya di luar perdagangan aset kripto.
Perusahaan menyebut visinya sebagai “Everything Exchange”, yakni satu platform yang menyediakan akses terhadap crypto, saham, derivatif, pembayaran, hingga berbagai aset yang direpresentasikan secara on-chain.
Pada Juni 2026, Coinbase memperluas strategi ini dengan menghadirkan tokenized stocks bagi pengguna non-AS. Produk tersebut dirancang dengan underlying saham 1:1 dan ditujukan untuk membawa pengalaman perdagangan saham ke infrastruktur blockchain.
Baca juga: MRVLB Tembus US$230, Bisnis AI Data Center Marvell Jadi Mesin Pertumbuhan
Coinbase sebelumnya juga telah meluncurkan stock perpetual futures untuk pengguna internasional dengan perdagangan selama 24/7, menunjukkan perusahaan semakin serius menyatukan pasar aset digital dan tradisional.
Bagi COINB, strategi tersebut memberikan narasi yang unik: aset ini tidak hanya mengikuti saham Coinbase, tetapi juga memberikan eksposur terhadap salah satu perusahaan yang sedang membangun infrastruktur tokenisasi itu sendiri.
Abu Dhabi Jadi Hub Tokenisasi Coinbase
Ambisi tokenisasi Coinbase semakin konkret setelah perusahaan memperoleh Financial Services Permission dari Financial Services Regulatory Authority (FSRA) Abu Dhabi Global Market pada Agustus 2026.
Izin tersebut memungkinkan Coinbase membangun international tokenization hub di Abu Dhabi untuk membantu penerbitan, custody, dan distribusi tokenized securities bagi investor yang memenuhi syarat di luar Amerika Serikat.
Langkah tersebut dapat memperluas sumber pertumbuhan Coinbase di luar bisnis trading crypto tradisional.
Coinbase melihat tokenisasi sebagai cara untuk membuka akses pasar modal global kepada lebih banyak investor sekaligus membawa saham tradisional ke infrastruktur blockchain.
Perkembangan tersebut menjadi katalis fundamental jangka menengah bagi saham COIN dan secara tidak langsung bagi COINB.
TradFi Mulai Masuk Lebih Dalam ke Tokenized Stocks
Momentum COINB juga berlangsung ketika pemain pasar modal besar mulai semakin aktif memasuki sektor tokenized equities.
Nasdaq Ventures pada 10 September mengumumkan investasi US$100 juta di Payward, induk Kraken, sebagai bagian dari pengembangan infrastruktur tokenized equities dan Nasdaq Equity Tokens.
Nasdaq dan Payward juga mengembangkan konsep always-on markets, yang bertujuan membawa fleksibilitas perdagangan blockchain ke pasar modal dengan tetap mempertahankan governance, compliance, dan market integrity.
Langkah Nasdaq memberikan validasi tambahan terhadap tren yang juga sedang dikejar Coinbase.
Dengan semakin banyaknya bursa tradisional, perusahaan crypto, hingga institusi finansial membangun infrastruktur serupa, persaingan di pasar tokenized stocks diperkirakan semakin ketat.
CLARITY Act Jadi Katalis Regulasi Berikutnya
Perhatian pasar juga tertuju pada perkembangan Digital Asset Market Clarity Act atau CLARITY Act di Amerika Serikat.
Namun, perlu diperjelas bahwa agenda pada 15 September bukan voting final pengesahan undang-undang.
Menurut jadwal resmi Senate Daily Press, cloture motion untuk H.R. 3633—Digital Asset Market Clarity Act—akan jatuh tempo pada 15 September pukul 14.15 waktu AS bagian timur. Voting tersebut merupakan langkah prosedural untuk menentukan apakah Senat dapat melanjutkan pembahasan RUU tersebut.
CLARITY Act berfokus pada kerangka struktur pasar aset digital dan pembagian kewenangan regulator AS. Dampaknya terhadap tokenized stocks lebih bersifat tidak langsung melalui kejelasan regulasi industri aset digital secara luas.
Bagi Coinbase, regulasi yang lebih jelas dapat mendukung strategi perusahaan dalam mengembangkan tokenized equities dan produk keuangan on-chain lainnya.
US$185 Jadi Resistance COINB
Dari sisi teknikal jangka pendek, US$175 menjadi support penting bagi COINB.
Selama harga mampu bertahan di atas level tersebut, momentum positif masih membuka peluang untuk kembali menguji resistance sekitar US$185.
Breakout di atas US$185 dengan volume yang meningkat dapat membuka ruang penguatan lebih lanjut.
Sebaliknya, kehilangan US$175 berpotensi memicu profit-taking menuju area US$170.
Perbedaan harga antara COINB di US$180,79 dan saham Coinbase yang terakhir ditutup di US$172,28 juga perlu diperhatikan. Sebagai tokenized stock, underlying COIN tetap menjadi jangkar utama valuasi sehingga deviasi yang terlalu besar dapat mengalami penyesuaian ketika pasar saham AS kembali aktif.
Secara jangka pendek, outlook COINB masih cautiously bullish. Momentum tokenized equities, strategi Everything Exchange Coinbase, dan perkembangan regulasi memberikan sentimen positif.
Namun, investor tetap perlu mencermati pergerakan saham COIN, area support US$175, serta voting prosedural CLARITY Act pada 15 September sebagai faktor yang dapat menentukan arah berikutnya.
Baca juga: Tiga Sinyal Demand Kripto Mulai Pulih, tapi Reli Belum Terkonfirmasi
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
