Altcoin News
Coinbase Perkuat Bisnis Tokenisasi, COINB Dekati US$180 Jelang Voting CLARITY Act
Pergerakan COINB juga terjadi setelah saham Coinbase Global (NASDAQ: COIN) kembali menguat.
Coinbase Tokenized bStocks (COINB) menguat 3,85% ke US$179,88 dalam 24 jam, jauh mengungguli kenaikan pasar kripto secara umum. Pertumbuhan saham tokenisasi, ekspansi bisnis Coinbase, dan agenda regulasi AS menjadi perhatian utama menjelang level US$180.
Coinbase Tokenized bStocks (COINB) mencatat kenaikan 3,85% dalam 24 jam ke US$179,88, berdasarkan data pasar yang digunakan.
Penguatan tersebut lebih tinggi dibandingkan pasar kripto secara keseluruhan yang naik sekitar 1,11%, sementara Bitcoin bertambah sekitar 1,27%.
Pergerakan COINB juga terjadi setelah saham Coinbase Global (NASDAQ: COIN) kembali menguat. Pada perdagangan 11 September, saham COIN naik 1,73% dan ditutup di US$175,26, setelah sebelumnya mengalami tekanan selama beberapa sesi.
Dengan COINB berada di US$179,88, harga saham tokenisasi tersebut saat ini sedikit berada di atas penutupan saham Coinbase. Perbedaan ini dapat muncul sementara karena COINB tetap diperdagangkan ketika Nasdaq tutup dan memiliki kondisi likuiditas yang berbeda.
Daftar Isi
Coinbase Perbesar Taruhan pada Tokenisasi
Coinbase sendiri sedang melakukan perubahan besar dari sekadar bursa aset kripto menuju platform keuangan yang lebih luas.
Melalui strategi Everything Exchange, perusahaan ingin menggabungkan perdagangan kripto, saham, derivatif, dan produk keuangan lainnya dalam satu ekosistem.
Pada Juni 2026, Coinbase mengumumkan rencana membawa saham tokenisasi kepada pengguna non-AS sebagai bagian dari pengembangan strategi tersebut. Perusahaan ingin menerapkan keunggulan blockchain seperti perdagangan lebih panjang, penyelesaian transaksi lebih cepat, dan integrasi dengan aplikasi keuangan berbasis blockchain ke pasar saham.
Perlu dibedakan bahwa COINB merupakan produk bStocks yang memberikan eksposur terhadap saham Coinbase, bukan saham tokenisasi yang diterbitkan langsung oleh Coinbase.
Namun, perkembangan bisnis tokenisasi Coinbase tetap relevan karena menunjukkan perusahaan yang menjadi acuan COINB juga memiliki kepentingan langsung dalam pertumbuhan sektor tersebut.
Baca juga: Trading Makin Unik! Kenalan dengan Tokenized Stock Pairs
Abu Dhabi Jadi Pusat Tokenisasi Coinbase
Ambisi tersebut semakin konkret setelah Coinbase memperoleh izin dari Financial Services Regulatory Authority di Abu Dhabi Global Market pada Agustus 2026.
Izin tersebut memungkinkan Coinbase membangun pusat tokenisasi internasional di Abu Dhabi untuk membantu penerbitan, penyimpanan, dan distribusi sekuritas tokenisasi bagi investor yang memenuhi ketentuan di luar Amerika Serikat.
Menurut Coinbase, langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses terhadap pasar modal menggunakan infrastruktur blockchain.
Bagi investor saham Coinbase, strategi ini membuka peluang sumber pendapatan baru di luar bisnis transaksi aset kripto.
Jika tokenisasi berkembang menjadi bagian yang lebih besar dari pasar modal global, Coinbase berpotensi memperoleh manfaat sebagai penyedia perdagangan, penyimpanan aset, hingga infrastruktur penerbitan.
Perdagangan Saham Tokenisasi Terus Bertumbuh
Kenaikan COINB juga berlangsung ketika aktivitas saham tokenisasi masih tinggi.
Data perdagangan terbaru menunjukkan saham tokenisasi di jaringan Solana membukukan rata-rata sekitar US$108,7 juta volume perdagangan harian selama tujuh hari, dengan nilai aset beredar sekitar US$689,9 juta.
Pada 10 September saja, volume saham tokenisasi di Solana mencapai sekitar US$149,6 juta.
Di pasar yang lebih luas, minat institusi terhadap tokenisasi juga terus berkembang.
Survei Coinbase terhadap investor institusi pada 2026 menunjukkan 63% responden tertarik mengalokasikan dana ke aset tokenisasi, sementara lebih dari 60% memperkirakan tokenisasi akan memberikan dampak besar terhadap struktur pasar keuangan.
Perkembangan tersebut memberikan latar yang positif bagi produk seperti COINB, meski performanya dalam jangka panjang tetap lebih bergantung pada saham Coinbase dibandingkan pertumbuhan sektor saham tokenisasi secara umum.
Nasdaq Ikut Masuk ke Pasar Tokenisasi
Validasi terhadap sektor ini juga datang dari pemain pasar modal tradisional.
Nasdaq Ventures baru-baru ini mengumumkan investasi US$100 juta kepada Payward, perusahaan induk Kraken, sebagai bagian dari kerja sama pengembangan perdagangan saham tokenisasi dan pasar yang dapat beroperasi hampir sepanjang waktu.
Nasdaq menargetkan peluncuran produk Nasdaq Equity Tokens pada kuartal II 2027.
Masuknya Nasdaq memperlihatkan bahwa konsep saham berbasis blockchain mulai mendapat perhatian dari perusahaan yang selama ini menjadi bagian inti infrastruktur Wall Street.
Bagi Coinbase, perkembangan tersebut sekaligus menjadi peluang dan persaingan baru karena semakin banyak perusahaan membangun layanan serupa.
CLARITY Act Hadapi Voting Penting 15 September
Perhatian investor selanjutnya tertuju pada Washington.
Senat AS dijadwalkan melakukan pemungutan suara prosedural terkait H.R. 3633 atau Digital Asset Market Clarity Act pada 15 September pukul 14.15 waktu AS bagian timur.
Namun, pemungutan suara tersebut bukan voting final untuk mengesahkan CLARITY Act menjadi undang-undang.
Agenda tersebut merupakan voting untuk menentukan apakah Senat dapat menutup perdebatan atas mosi untuk melanjutkan pembahasan RUU tersebut.
CLARITY Act sendiri berusaha memberikan kerangka yang lebih jelas mengenai pembagian pengawasan pasar aset digital antara SEC dan CFTC.
Perkembangan ini sangat relevan bagi Coinbase karena perusahaan menjadi salah satu pemain terbesar industri aset digital AS dan selama bertahun-tahun menghadapi ketidakpastian mengenai aturan pasar kripto.
Jika proses legislasi bergerak maju, sentimen terhadap saham COIN maupun COINB berpotensi mendapat dukungan. Namun, jalan menuju pengesahan masih panjang dan dukungan politik terhadap RUU tersebut belum sepenuhnya solid.
US$180 Jadi Level Penting COINB
Dari sisi pergerakan harga jangka pendek, US$180 menjadi level psikologis penting bagi COINB.
Harga saat ini berada di US$179,88 atau hanya sedikit di bawah area tersebut.
Jika COINB mampu menembus dan bertahan di atas US$180 dengan aktivitas perdagangan yang meningkat, harga berpeluang kembali menguji area US$185.
Sebaliknya, kegagalan mempertahankan momentum di sekitar US$180 dapat mendorong pergerakan mendatar atau aksi ambil untung menuju area US$175.
Area tersebut juga relatif dekat dengan harga saham Coinbase terakhir di US$175,26 sehingga dapat menjadi titik acuan penting ketika perdagangan Nasdaq kembali dibuka.
Secara jangka pendek, prospek COINB masih cenderung positif, tetapi kenaikannya tidak hanya ditentukan oleh euforia saham tokenisasi.
Performa saham Coinbase tetap menjadi acuan utama, sementara ekspansi Everything Exchange, pusat tokenisasi Abu Dhabi, pertumbuhan pasar saham tokenisasi, dan perkembangan CLARITY Act menjadi faktor tambahan yang dapat memengaruhi sentimen.
Baca juga: Tiga Sinyal Demand Kripto Mulai Pulih, tapi Reli Belum Terkonfirmasi
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
