Altcoin News
Dana Rp3 Triliun Masuk Exchange, SOL Terancam Anjlok ke $67
Solana (SOL) masih berada dalam tekanan kuat seiring memburuknya kondisi pasar kripto secara keseluruhan. SOL melanjutkan tren turun selama beberapa pekan terakhir, mencerminkan melemahnya kepercayaan investor. Data on-chain terbaru menunjukkan peningkatan suplai yang mengarah ke exchange, memunculkan sinyal kapitulasi yang terakhir kali terlihat pada 2022.
Berdasarkan data, sekitar 2,35 juta SOL telah berpindah ke wallet exchange dalam 17 hari terakhir. Dengan harga saat ini, jumlah tersebut setara dengan sekitar US$202 juta atau lebih dari Rp3 triliun. Lonjakan suplai ini meningkatkan likuiditas sisi jual dan memperkuat tekanan bearish di pasar.
Cadangan Solana
Dilaporkan BeInCrypto, meningkatnya cadangan SOL di exchange biasanya menjadi sinyal negatif karena memudahkan pelaku pasar melakukan aksi jual dalam jumlah besar. Meski aliran deposit aktif di jaringan Solana mulai melambat setelah sempat melonjak di awal bulan, saldo SOL di exchange tetap menunjukkan akumulasi yang tinggi, mengindikasikan tekanan jual masih belum mereda.
Di sisi valuasi, indikator MVRV Pricing Bands menunjukkan Solana saat ini diperdagangkan di bawah zona “Extreme Lows”. Kondisi ini terjadi ketika rasio Market Value to Realized Value (MVRV) berada di bawah 0,8 dalam periode tertentu. SOL tercatat berada di bawah level tersebut selama 26% sesi perdagangan terbaru, menandakan fase undervaluation yang cukup panjang.
Peristiwa serupa terakhir terjadi pada Mei 2022. Setelah itu, harga Solana sempat mengalami tekanan berkepanjangan selama sekitar 17 bulan sebelum akhirnya mencatat pemulihan yang signifikan. Situasi ini memunculkan kekhawatiran bahwa tekanan saat ini bisa menjadi fase penurunan lanjutan, bukan sekadar koreksi jangka pendek.
Baca Juga: Solana Terancam Jebol US$100, Investor Jangka Panjang Mulai Mundur
Analisis Harga SOL
Saat ini SOL diperdagangkan di kisaran US$86. Harga masih tertahan di bawah resistance US$90, sementara support utama berada di area US$81. Jika SOL gagal bertahan dan menembus support tersebut, pasar berpotensi menguji level support berikutnya di sekitar US$67.
Namun, apabila SOL mampu menembus kembali US$90 dan keluar dari garis tren turun, hal tersebut dapat menjadi sinyal perbaikan teknikal. Dalam skenario bullish, momentum berpeluang membawa SOL naik menuju US$105, sekaligus melemahkan tekanan bearish yang saat ini mendominasi pasar.
Menurut Tim Research Tokocrypto, meskipun arus keluar besar mengkhawatirkan, level MVRV ekstrem rendah ini secara historis merupakan zona akumulasi bagi investor institusional.
“Jika harga bertahan di atas support 1, tekanan jual dari bursa kemungkinan besar akan mereda seiring tercapainya titik jenuh jual,” jelasnya.
Baca juga: Tokcer! Token GHOST Melonjak Usai Isyarat Integrasi Solana
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
