Altcoin News
DAR Melonjak 8% di Tengah Kabar Delisting Dex-Trade
Bursa kripto Dex-Trade secara resmi mengumumkan akan melakukan delisting token DAR Open Network (D).
Keputusan ini berarti seluruh aktivitas perdagangan untuk token tersebut akan dihentikan di platform Dex-Trade.
Menurut laporan Coinmarketcal pada Rabu (28/1), Pihak bursa juga menetapkan batas waktu penarikan (withdraw) hingga 28 Januari 2026, sebelum akses terhadap aset ditutup sepenuhnya.
Pengumuman ini langsung menjadi perhatian komunitas kripto, khususnya para holder DAR Open Network, karena delisting bukan hanya sekadar penghapusan pasangan perdagangan, tetapi juga dapat berdampak serius terhadap likuiditas, aksesibilitas aset, dan persepsi pasar terhadap keberlangsungan proyek.
Baca Juga: ARDR Melonjak 14% Meski Terancam Delisting Binance
Apa Arti Delisting dari Dex-Trade?
Delisting terjadi ketika sebuah bursa memutuskan untuk menghentikan dukungan terhadap suatu aset kripto.
Alasan di balik keputusan ini bisa beragam, mulai dari rendahnya volume perdagangan, minimnya likuiditas, hingga isu kepatuhan, keamanan, atau kelangsungan pengembangan proyek.
Meskipun Dex-Trade tergolong sebagai CEX sekunder, langkah delisting tetap memiliki implikasi penting.
Setiap pengurangan jumlah exchange yang mendukung suatu token akan mempersempit akses pasar, mengurangi volume perdagangan, dan berpotensi meningkatkan volatilitas harga.
Terkait pengumuman ini, tim Research Tokocrypto menilai keputusan tersebut sebagai sinyal yang tidak bisa diabaikan oleh investor.
“Delisting dari CEX sekunder seperti Dex-Trade adalah sinyal negatif kuat terkait likuiditas atau kepatuhan proyek. Holder harus segera memindahkan aset ke wallet pribadi atau exchange lain untuk menghindari kehilangan dana permanen,” jelas Tim Research Tokocrypto.
Pernyataan ini menegaskan bahwa risiko terbesar bukan hanya pada pergerakan harga, tetapi pada kehilangan akses terhadap aset jika batas waktu penarikan terlewat.
Krusial bagi Holder
Dex-Trade memberikan waktu hingga 28 Januari 2026 bagi seluruh pengguna untuk menarik token DAR mereka.
Setelah tanggal tersebut, akses terhadap aset di akun Dex-Trade berpotensi ditutup sepenuhnya.
Dalam banyak kasus delisting, aset yang tidak ditarik tepat waktu bisa menjadi sulit atau bahkan mustahil untuk dipulihkan.
Karena itu, holder DAR yang masih menyimpan token di Dex-Trade disarankan untuk segera melakukan langkah mitigasi, antara lain:
- Menarik token ke wallet pribadi (non-custodial wallet) untuk memastikan kontrol penuh atas aset.
- Memindahkan aset ke exchange lain yang masih mendukung perdagangan DAR Open Network.
- Memantau pengumuman lanjutan dari Dex-Trade maupun tim DAR terkait perubahan kebijakan atau dukungan platform lain.
Menunda penarikan di tengah situasi delisting meningkatkan risiko teknis dan administratif yang dapat merugikan pengguna.
Dampak terhadap Likuiditas dan Kepercayaan Pasar
Delisting hampir selalu diikuti oleh penurunan likuiditas.
Ketika satu platform menghapus token, jumlah order book dan jalur keluar-masuk pasar menjadi lebih sempit.
Ini dapat menyebabkan spread harga melebar, volatilitas meningkat, dan kesulitan bagi holder untuk menjual atau menukar aset mereka dengan harga yang wajar.
Selain itu, secara psikologis, delisting sering dipersepsikan pasar sebagai indikator masalah internal proyek, meskipun tidak selalu demikian.
Bagi investor baru, pengurangan jumlah exchange yang mendukung sebuah token dapat menurunkan tingkat kepercayaan dan minat.
Jika delisting berlanjut di platform lain, tekanan terhadap harga dan adopsi token berpotensi semakin besar.
Apa yang Perlu Dicermati Investor Selanjutnya?
Bagi holder DAR Open Network, fase ini seharusnya menjadi momentum untuk mengevaluasi kembali eksposur risiko. Investor disarankan untuk:
- Mengikuti komunikasi resmi tim DAR Open Network, untuk mengetahui apakah ada klarifikasi, rencana restrukturisasi, atau upaya relisting di exchange lain.
- Memantau likuiditas global DAR, bukan hanya di satu bursa.
- Menilai ulang fundamental proyek, termasuk aktivitas pengembangan, kemitraan, dan roadmap.
Delisting tidak selalu berarti proyek akan gagal, tetapi dalam banyak kasus, ini adalah peringatan dini bahwa ekosistem token sedang menghadapi tantangan signifikan.
Baca Juga:Pi Network Resmi Luncurkan Open Network
Keputusan Dex-Trade untuk mendelisting DAR Open Network (D) merupakan sinyal penting bagi pasar. Dengan tenggat waktu penarikan hingga 28 Januari 2026, langkah paling rasional bagi holder adalah segera mengamankan aset mereka.
Di tengah industri kripto yang bergerak cepat, respons cepat terhadap pengumuman seperti ini dapat menjadi pembeda antara perlindungan aset dan potensi kerugian permanen.
Bagi investor, peristiwa ini juga menjadi pengingat bahwa manajemen risiko tidak hanya soal harga, tetapi juga soal akses, likuiditas, dan keberlanjutan infrastruktur tempat aset disimpan.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
