Altcoin News
Dompet Tim Pendle Diduga Kirim 1,8 Juta Token ke Bybit, Sinyal Apa?
Sebuah alamat dompet yang diduga terafiliasi dengan tim Pendle Finance dilaporkan memindahkan sebanyak 1,8 juta token PENDLE ke bursa kripto Bybit. Transaksi bernilai sekitar US$3,61 juta tersebut terpantau oleh platform pemantauan blockchain Onchain Lens pada 25 Januari 2026.
Token PENDLE yang dipindahkan diketahui telah disimpan selama 3 hingga 4 tahun, sehingga pergerakan ini memicu spekulasi mengenai potensi pelepasan likuiditas strategis. Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pendle Finance maupun Bybit terkait tujuan transaksi tersebut.
Pergerakan Token PENDLE
Baca juga: Harga PENDLE Tembus 2.70 Dolar! Daftar Token DeFi yang Naik Hari Ini
Pergerakan token dalam jumlah besar ini berpotensi memengaruhi likuiditas PENDLE di Bybit serta dinamika perdagangan jangka pendek. Beberapa analis menilai deposit tersebut dapat membuka peluang peningkatan volume perdagangan, meski juga berisiko menimbulkan volatilitas harga.
Menurut data Onchain Lens, nilai awal token yang di-vesting diperkirakan hanya sekitar US$266.000, namun kini nilainya melonjak menjadi lebih dari US$3,8 juta, mencerminkan kenaikan harga signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Mantan CEO BitMEX, Arthur Hayes, turut menyoroti fenomena pergerakan token besar ke bursa. Ia menyatakan bahwa transfer semacam ini kerap mengindikasikan maksud strategis tertentu. “Pergerakan token dalam jumlah besar sering kali menandakan adanya kepentingan operasional atau strategi pasar yang perlu dicermati,” ujarnya.
Analisis Harga PENDLE
Berdasarkan data CoinMarketCap, harga Pendle (PENDLE) berada di kisaran US$1,85 dengan kapitalisasi pasar sekitar US$313,66 juta. Volume perdagangan 24 jam tercatat mencapai US$51,86 juta, melonjak 54,66%. Dalam 24 jam terakhir, harga PENDLE bergerak naik-turun sebesar 7,38%, sementara dalam sepekan terakhir berubah 11,54%, menandakan kondisi pasar yang cukup volatil.
Menurut Tim Research Tokocrypto, Transaksi ini memicu spekulasi pasar yang kontradiktif. Di satu sisi, Arthur Hayes sendiri diketahui agresif mengakumulasi token DeFi (termasuk PENDLE) di awal 2026 sebagai taruhan bullish.
Dilaporkan Coincu, tim riset Coincu menilai bahwa pergerakan ini masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut. Mereka menyebutkan bahwa faktor inovasi teknologi maupun strategi investasi bisa menjadi latar belakang transaksi tersebut. Namun, sentimen pasar terhadap dampaknya terhadap likuiditas PENDLE masih cenderung netral sambil menunggu perkembangan lanjutan.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
