Market
Glassnode Deteksi Sinyal Altcoin Season, tetapi Bitcoin Masih Jadi Faktor Utama
Tim Research Tokocrypto menilai poin pentingnya adalah sinyal Altcoin Season akan lebih kuat jika Bitcoin ikut pulih.
Glassnode mencatat Altcoin Cycle Signal kembali masuk ke wilayah Altcoin Season. Indikator tersebut kini berada di level 86, jauh di atas ambang 50 yang biasanya menunjukkan altcoin mulai mengungguli Bitcoin.
Secara umum, sinyal seperti ini sering dibaca sebagai tanda bahwa altcoin mulai mendapat momentum lebih kuat dibanding BTC.
Namun, Glassnode memberi catatan penting: kenaikan sinyal kali ini lebih banyak dipicu oleh pelemahan Bitcoin, bukan karena altcoin secara luas mengalami reli kuat.
Daftar Isi
Bitcoin Melemah, Altcoin Tampak Mengungguli
Altcoin Cycle Signal bergerak naik ketika altcoin outperform terhadap Bitcoin.
Namun, dalam kondisi saat ini, outperform tersebut terjadi terutama karena BTC turun tajam. Data pasar menunjukkan Bitcoin melemah sekitar 18% dalam satu bulan terakhir.
Dengan kata lain, altcoin terlihat lebih kuat secara relatif, tetapi bukan berarti seluruh pasar altcoin sedang masuk fase bullish penuh.
Glassnode: BTC Masih Melakukan Sebagian Besar Pergerakan
Dilaporkan BeInCrypto, Glassnode menyebut bahwa sisi Bitcoin masih menjadi faktor utama yang mendorong pembacaan indikator ini.
Altcoin memang terlihat mulai kehabisan seller setelah hampir dua tahun berada dalam tekanan. Namun, Bitcoin sendiri masih berada dalam tren turun.
Karena itu, sinyal Altcoin Season saat ini perlu dibaca dengan hati-hati. Pasar belum menunjukkan pola klasik ketika Bitcoin kuat dan altcoin ikut reli bersama.
Baca juga: Saham SpaceX Turun 16%, Analis Sebut Starlink Jadi Kunci Pemulihan
Kondisi Ideal Altcoin Season Belum Lengkap
Dalam siklus pasar yang lebih sehat, Altcoin Season biasanya terjadi ketika Bitcoin tetap kuat, tetapi sebagian likuiditas mulai bergerak ke altcoin.
Pada kondisi seperti itu, BTC tidak melemah tajam, sementara altcoin mencatat kenaikan lebih agresif.
Saat ini, situasinya berbeda. Altcoin mengungguli Bitcoin terutama karena BTC sedang turun, sehingga sinyal tersebut belum sepenuhnya mengonfirmasi rotasi bullish yang luas.
Tekanan The Fed Menjadi Beban BTC
Pelemahan Bitcoin terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap kebijakan The Fed yang lebih hawkish.
Bank of America memperkirakan The Fed dapat menaikkan suku bunga hingga tiga kali tahun ini.
Ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi biasanya menekan aset berisiko karena biaya pinjaman meningkat, kondisi finansial mengetat, dan investor menjadi lebih selektif terhadap aset spekulatif seperti crypto.
Grayscale Punya Pandangan Berbeda
Tidak semua analis melihat The Fed akan terus menaikkan suku bunga.
Grayscale Head of Research Zach Pandl menyebut skenario dasar mereka adalah The Fed tidak melanjutkan kenaikan suku bunga.
Jika kekhawatiran terhadap pengetatan moneter mereda, Bitcoin berpotensi mengejar ketertinggalannya dari saham AS, terutama jika pasar keuangan global tetap stabil.
Recovery BTC Bisa Validasi Sinyal Altcoin
Tim Research Tokocrypto menilai poin pentingnya adalah sinyal Altcoin Season akan lebih kuat jika Bitcoin ikut pulih.
“Jika BTC rebound dan altcoin tetap outperform, maka rotasi ke altcoin akan terlihat lebih valid,” ujarnya.
Sebaliknya, jika altcoin hanya terlihat unggul karena Bitcoin turun lebih tajam, maka sinyal tersebut bisa menjadi misleading dan belum tentu menghasilkan reli altcoin yang luas.
Altcoin Season Klasik Mulai Diragukan
Beberapa pakar mulai meragukan apakah pasar akan kembali melihat altcoin season seperti siklus sebelumnya.
Chief Investment Officer Bitwise, Matt Hougan, menilai era ketika semua altcoin naik bersama mungkin sudah berubah.
Menurutnya, pasar berpotensi melihat altcoin season yang tidak tradisional, di mana hanya token tertentu yang menguat, bukan seluruh sektor secara merata.
Narasi Saja Tidak Lagi Cukup
CEO CryptoQuant Ki Young Ju juga memberi pandangan yang lebih selektif.
Ia menilai narasi saja tidak lagi cukup untuk membuat altcoin bertahan. Token yang memiliki revenue nyata, model bisnis jelas, dan aktivitas pengguna yang kuat akan lebih berpeluang bertahan.
Pandangan ini menunjukkan bahwa altcoin season berikutnya mungkin tidak akan mengangkat semua token, tetapi hanya aset yang memiliki fundamental dan value capture lebih jelas.
Seleksi Altcoin Akan Semakin Ketat
Jika pasar benar-benar masuk fase rotasi altcoin, investor kemungkinan akan lebih selektif dibanding siklus sebelumnya.
Token dengan likuiditas kuat, revenue, utility, dan ekosistem aktif dapat lebih mudah menarik modal.
Sebaliknya, altcoin yang hanya mengandalkan hype berisiko tertinggal meskipun indikator altcoin season mulai menyala.
Baca juga: Rahasia SpaceX yang Baru IPO: Punya 18.712 Bitcoin, Lebih Banyak dari Tesla!
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
