Altcoin News
Intel Jajaki Kerja Sama dengan SK Hynix, INTCB Tembus US$100
Pergerakan ini jauh lebih kuat dibandingkan pasar kripto secara umum.
Bitcoin bahkan turun sekitar 1,57%, menunjukkan INTCB kali ini tidak sekadar mengikuti sentimen aset digital.
Intel Tokenized bStocks (INTCB) menguat 4,98% ke US$101,67 dalam 24 jam meski pasar kripto melemah. Kenaikan mendapat katalis baru setelah Intel dikabarkan membahas kerja sama produksi cip memori dengan SK Hynix di Amerika Serikat, mendorong saham Intel sekitar 5% dalam perdagangan di luar jam reguler.
Intel Tokenized bStocks (INTCB) mencatat kenaikan 4,98% dalam 24 jam ke level US$101,67, berdasarkan data pasar yang digunakan.
Pergerakan ini jauh lebih kuat dibandingkan pasar kripto secara umum. Bitcoin bahkan turun sekitar 1,57%, menunjukkan INTCB kali ini tidak sekadar mengikuti sentimen aset digital.
Katalis yang lebih konkret datang dari Intel Corporation (NASDAQ: INTC).
Dikutip CoinMarketCap, saham Intel terakhir ditutup relatif datar di US$97,14 pada 15 September, tetapi kemudian melonjak sekitar 5% dalam perdagangan di luar jam reguler setelah muncul laporan mengenai pembicaraan kerja sama dengan SK Hynix.
Dengan demikian, penguatan INTCB ke US$101,67 juga dapat dibaca sebagai proses pasar saham tokenisasi lebih dulu merespons informasi baru sebelum perdagangan reguler Intel kembali dibuka.
Daftar Isi
Intel dan SK Hynix Bahas Produksi Cip di AS
Menurut Reuters, SK Hynix sedang melakukan pembicaraan awal dengan Intel mengenai kemungkinan memproduksi cip memori di Amerika Serikat untuk pertama kalinya.
Salah satu opsi yang dibahas adalah SK Hynix menyewa sebagian fasilitas produksi cip Intel di Ohio. Alternatif lainnya adalah membentuk perusahaan patungan antara Intel, SK Hynix, dan perusahaan komputasi awan besar yang ingin mengamankan pasokan cip memori.
Belum ada keputusan final dan struktur kerja sama masih dapat berubah.
SK Hynix sendiri menyatakan tengah mempertimbangkan sejumlah opsi untuk menambah basis produksi di luar negeri, tetapi belum mengonfirmasi Intel sebagai lokasi yang telah dipilih.
Meski masih pada tahap awal, pasar merespons positif karena kesepakatan semacam ini dapat membantu Intel memanfaatkan kapasitas pabriknya sekaligus memperkuat posisi Amerika Serikat dalam rantai pasok cip memori.
Baca juga: Saham Western Digital Tertekan, WDCB Masih Ditopang Ledakan Data AI
Pabrik Ohio Bisa Dapat Fungsi Baru
Potensi kerja sama tersebut menjadi penting bagi Intel karena perusahaan telah menginvestasikan dana besar dalam membangun fasilitas semikonduktor di Ohio.
Proyek tersebut selama ini menghadapi perubahan jadwal dan tekanan biaya di tengah proses restrukturisasi Intel.
Jika sebagian fasilitas dapat digunakan oleh SK Hynix, Intel berpotensi memperoleh manfaat dari pemanfaatan kapasitas yang lebih tinggi tanpa harus sepenuhnya mengandalkan permintaan dari bisnis cip internalnya.
Sementara bagi SK Hynix, fasilitas AS dapat membantu perusahaan mendekatkan produksi kepada pelanggan pusat data dan perusahaan teknologi besar.
Permintaan tersebut semakin relevan karena investasi AI dan pusat data telah menciptakan kekurangan pasokan beberapa jenis memori, termasuk memori berkecepatan tinggi yang digunakan pada akselerator AI.
Inilah yang membuat kabar tersebut lebih relevan bagi Intel dibandingkan sekadar sentimen saham semikonduktor secara umum.
Intel Juga Maju di Teknologi High-NA EUV
Katalis lain datang dari perkembangan teknologi manufaktur Intel.
Intel Foundry dan ASML baru-baru ini mengungkap bahwa Intel telah memproses lebih dari satu juta wafer 300 milimeter menggunakan teknologi High-NA EUV, jumlah yang diklaim lebih besar dibandingkan gabungan industri lainnya.
Teknologi tersebut digunakan dalam pengembangan dan produksi cip generasi terbaru, termasuk Panther Lake.
High-NA EUV menjadi salah satu teknologi penting untuk memproduksi transistor yang semakin kecil dan kompleks.
Keunggulan awal Intel dalam penggunaan teknologi tersebut dapat membantu perusahaan memperbaiki daya saing bisnis manufaktur cipnya terhadap TSMC dan Samsung.
Namun, investasi untuk teknologi ini juga sangat mahal. Mesin High-NA EUV diperkirakan memiliki harga sekitar US$350 juta per unit, sehingga keberhasilan Intel tetap bergantung pada kemampuan perusahaan menghasilkan volume produksi komersial yang cukup besar.
INTCB Bergerak Lebih Dulu dari Saham Intel
Pergerakan terbaru juga menunjukkan salah satu karakter utama saham tokenisasi.
INTCB berada di sekitar US$101,67, sementara saham Intel terakhir ditutup pada US$97,14.
Selisih tersebut terlihat besar jika hanya dibandingkan dengan harga penutupan Nasdaq. Namun, saham Intel kemudian melonjak sekitar 5% dalam perdagangan di luar jam reguler setelah laporan SK Hynix muncul.
Artinya, harga indikatif Intel setelah kabar tersebut sebenarnya sudah bergerak mendekati level INTCB.
Kondisi ini memperlihatkan bagaimana perdagangan saham tokenisasi selama 24 jam dapat berfungsi sebagai sarana pembentukan harga ketika pasar saham AS sedang tutup.
Namun, harga INTCB tetap tidak harus selalu identik dengan saham Intel karena kedalaman pasar, likuiditas, dan jam perdagangan keduanya berbeda.
Ketika Nasdaq kembali dibuka, pergerakan saham INTC akan menjadi acuan utama untuk melihat apakah kenaikan INTCB dapat dipertahankan.
Pertumbuhan bStocks Jadi Dukungan Tambahan
Momentum pasar saham tokenisasi juga tetap memberikan latar positif.
Data Binance Research menunjukkan kapitalisasi pasar bStocks telah melampaui US$500 juta pada akhir Juli, dengan volume perdagangan kumulatif mencapai US$8,7 miliar pada periode tersebut.
Sekitar US$1,5 miliar volume bahkan terjadi ketika pasar saham AS sedang tutup.
Laporan berikutnya menunjukkan volume bStocks terus berkembang dari sekitar US$1,8 miliar pada 24 hari pertama menjadi US$14,7 miliar pada bulan kedua sejak peluncuran.
Angka tersebut memperlihatkan adanya permintaan terhadap akses saham di luar jam perdagangan tradisional.
Binance juga terus memperluas fungsi bStocks. Sejumlah produk kini dapat digunakan sebagai agunan dalam layanan margin bagi pengguna yang memenuhi persyaratan, meskipun peminjaman token tertentu masih belum didukung.
Namun, dalam kasus INTCB hari ini, perkembangan sektor tersebut lebih tepat dilihat sebagai faktor pendukung, bukan penyebab utama kenaikan.
Katalis paling langsung tetap datang dari saham Intel.
INTCB Bukan Kepemilikan Langsung Saham Intel
Struktur produknya juga perlu dibedakan dengan kepemilikan saham tradisional.
Binance menyatakan bStocks didukung 1:1 oleh sekuritas acuan dan pengguna yang memenuhi ketentuan dapat melakukan konversi berdasarkan mekanisme yang tersedia.
Namun, bStocks secara hukum merupakan sertifikat yang merepresentasikan instrumen keuangan tertentu, bukan saham itu sendiri.
Pemegang INTCB tidak secara langsung menjadi pemegang saham Intel dan tidak otomatis memperoleh hak perusahaan seperti hak suara pemegang saham.
Karena itu, selain risiko pergerakan harga Intel, INTCB memiliki lapisan risiko tambahan dari struktur penerbit, likuiditas, mekanisme konversi, dan ketersediaan produk berdasarkan yurisdiksi.
US$100 Berubah Jadi Area Penopang
Dari sisi harga jangka pendek, keberhasilan menembus US$100 menjadi perkembangan penting bagi INTCB.
Level tersebut sebelumnya menjadi area hambatan psikologis, tetapi kini berpotensi berubah menjadi area penopang.
Selama INTCB mampu bertahan di atas US$100 dan saham Intel mempertahankan kenaikan ketika Nasdaq dibuka, harga berpeluang menguji area US$105 hingga US$110.
Sebaliknya, kembali turun di bawah US$100 dapat menandakan momentum mulai kehilangan tenaga.
Area US$95 menjadi penopang berikutnya. Jika level tersebut ditembus, ruang koreksi dapat terbuka menuju sekitar US$90–US$92.
Arah saham Intel setelah pembukaan Wall Street akan menjadi konfirmasi penting karena kenaikan INTCB saat ini sebagian sudah memasukkan reaksi terhadap kabar SK Hynix.
Keputusan The Fed Jadi Ujian Berikutnya
Investor juga menunggu keputusan Federal Reserve pada 16 September pukul 14.00 waktu AS bagian timur atau sekitar 17 September pukul 01.00 WIB.
Pasar saat ini memperkirakan probabilitas sekitar 90% lebih untuk kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin, yang akan membawa rentang suku bunga acuan ke 3,75%–4,00%.
Bagi saham teknologi dan semikonduktor, arah komunikasi The Fed setelah keputusan tersebut dapat sama pentingnya dengan kenaikan suku bunga itu sendiri.
Nada yang lebih ketat dari perkiraan dapat menekan valuasi saham teknologi. Sebaliknya, jika pasar menilai The Fed tidak membuka jalan bagi rangkaian kenaikan agresif berikutnya, sektor cip dapat memperoleh ruang untuk melanjutkan pemulihan.
Secara jangka pendek, prospek INTCB kini cenderung positif tetapi menghadapi dua ujian besar.
Pertama, saham Intel perlu mempertahankan respons positif terhadap potensi kerja sama SK Hynix ketika Nasdaq kembali dibuka. Kedua, pasar harus melewati keputusan The Fed tanpa aksi jual besar pada saham teknologi.
Dengan demikian, kenaikan INTCB sebesar 4,98% kali ini tidak lagi tepat dijelaskan hanya oleh euforia saham tokenisasi. Pembicaraan Intel-SK Hynix memberikan katalis perusahaan yang lebih konkret dan membantu menjelaskan mengapa INTCB mampu menembus US$10.
Baca juga: CryptoQuant: Data Demand Tunjukkan Bear Market Mungkin Sudah Selesai
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
