Metaverse

Jepang Serius Investasi dalam Metaverse dan NFT

Published

on

Jepang menjadi salah satu negara yang bakal fokus dalam mengembangkan metaverse, NFT dan layanan web3 di masa mendatang. Hal ini diketahui dari pengumuman resmi yang disampaikan oleh Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida.

Kishida mengumumkan rencana untuk memperluas investasi ke metaverse dan NFT selama pidato kebijakan publik yang disampaikan sebelum acara Japan’s National Diet pada Senin (3/10).

Rangkul Masa Depan Web3

Pemerintah Jepang akan melanjutkan fokusnya untuk mendukung penggunaan teknologi digital di masyarakat dan mempromosikan inisiatif untuk memperluas implementasi layanan Web3 yang didukung oleh teknologi Metaverse dan NFT.

Jepang serius investasi dalam Metaverse dan NFT.

Baca juga: Isyana Sarasvati Rilis Koleksi Mystery NFT, Ini Tampilannya

Kishida juga menekankan bahwa investasi pemerintah dalam transformasi digital negara itu sudah mencakup penerbitan NFT kepada otoritas lokal menggunakan teknologi digital untuk menyelesaikan masalah yurisdiksi.

Pada bulan Juli, pemerintahan Kishida dan Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri (METI) Jepang meluncurkan Kantor Promosi Kebijakan Web3 untuk mengintegrasikan departemen terkait Web3 di dalam kementerian. Tim mengumpulkan data dari bisnis dari semua lapisan masyarakat dan menggabungkan kementerian dan lembaga terkait untuk mengembangkan proyek terkait Web3.

Advertisement

Revitalisasi Ekonomi

Pengembangan Web3 sebagai salah satu pilar revitalisasi ekonomi, ketika Kishida menjabat pada tahun 2021. Pidato baru-baru ini menandai langkah lain dalam fokus negara itu untuk merangkul masa depan digital melalui investasi dan promosi pemain di ruang Web3.

Pada bulan September lalu, pemerintah Jepang memberikan NFT kepada tujuh walikota lokal pada upacara “Summer Digi Denkoshien 2022” yang memanfaatkan teknologi digital untuk memecahkan tantangan permasalahan lokal.

Selain itu, pemerintah Jepang juga berencana menerapkan peraturan untuk mengamanatkan pertukaran kripto untuk menyediakan data pengguna guna mencegah penjahat dari pencucian uang menggunakan kripto pada tahun 2023.

Baca juga: Bappebti: Indonesia Negara Pengadopsi Pengaturan Kripto Tercepat

Advertisement

Popular

Exit mobile version