Academy

Leverage dalam Crypto Futures: Peluang dan Risiko

Published

on

Bagi trader yang sering menggunakan futures untuk trading, fitur leverage menjadi daya tarik utama karena dengan leverage, trader bisa membuka posisi yang jauh lebih besar dibandingkan modal yang dimiliki.

Melalui leverage ini, potensi trader dalam mendapatkan keuntungan jadi lebih besar seiring dengan posisi leverage yang diambil. Namun tentunya potensi keuntungan yang lebih besar ini berbanding lulus dengan risiko yang menanti.

Sebelum kamu memutuskan untuk melakukan trading crypto futures, mari pahami terlebih dahulu mengenai peluang dan risiko menggunakan leverage lebih lengkap yuk!

Apa Itu Leverage dalam Crypto Futures?

Leverage adalah fasilitas yang memungkinkan trader untuk meminjam dana dari exchange agar bisa membuka posisi trading yang lebih besar dari modal awal yang kamu miliki.

Bayangkan leverage seperti papan jungkat‑jungkit… modal awal yang kamu miliki berada di satu ujung, sementara total yang bisa kamu beli ada di seberangnya. Dengan menggeser leverage yang ada di tengah tersebut, kamu bisa menentukan seberapa besar daya beli yang bisa kamu dapat.

Baca juga: Apa Itu Crypto Futures? Cara Kerja dan Perbedaannya dengan Spot Trading

Bagaimana Cara Kerja Leverage?

Ketika menggunakan leverage, trader perlu memiliki modal awal (margin) sebagai jaminan untuk meminjam dana dari bursa sehingga bisa membuka posisi yang lebih besar daripada modal sebenarnya.

Leverage, seperti 2x, 5x, atau 10x menjadi penentu berapa kali modal dikalikan untuk mendapatkan total akhir posisi yang akan dimiliki.

Agar lebih mudah, coba bayangkan jika kamu hanya memiliki modal $100 untuk melakukan trading Bitcoin. Di pasar biasa (spot), kamu hanya bisa membeli Bitcoin senilai $100. Namun, di pasar futures, jika kamu menggunakan leverage 10x, bursa akan meminjamkan dana sehingga kamu bisa membuka posisi trading sebesar $1.000 atau 10x dari modal awal kamu tadi. 

Jadi… $100 (modal awal) x 10x (leverage yang kamu pilih) = $1.000 (total modal setelah leverage)

Keuntungan dan kerugian kemudian dihitung berdasarkan nilai posisi tersebut, bukan hanya dari modal awal.

Misalnya:

  • Jika harga naik 5%, maka keuntungan = $1.000 × 5% = $50 (50% dari modal awal)
  • Jika turun 5%, maka kerugian = $1.000 × 5% = $50 (50% dari modal awal)
  • Jika turun 10%, maka kerugian = $1.000 × 10% = $100 dan modal awal habis → posisi tertutup otomatis.

Baca juga: Crypto Futures vs Spot Trading: Mana yang Cocok untuk Trader?

Peluang Menggunakan Leverage

Berikut beberapa peluang yang bisa kamu dapatkan dari menggunakan leverage:

  • Peluang Profit Jangka Pendek: Cocok untuk scalping atau day trading, karena pergerakan kecil bisa menghasilkan return besar terhadap modal.
  • Memaksimalkan Potensi Profit: Dengan modal yang relatif kecil, trader bisa mendapatkan eksposur untung-rugi yang lebih besar saat trading.
  • Membuka Posisi Lebih dari Modal: Trader bisa membuka posisi lebih dari batas modal maksimal yang dimiliki.
  • Efisiensi Modal: Leverage memberi kesempatan bagi trader ritel dengan modal terbatas untuk mengakses strategi yang biasanya hanya bisa dilakukan oleh institusi besar.
  • Diversifikasi Strategi: Karena bisa dengan margin kecil, trader bisa membuka beberapa posisi sekaligus.

Risiko Menggunakan Leverage

Berikut beberapa risiko yang wajib kamu tahu saat menggunakan leverage:

  • Potensi Kerugian: Sama seperti profit, kerugian juga akan dihitung berdasarkan total posisi. Bahkan pergerakan harga kecil bisa berdampak besar.
  • Risiko Likuidasi: Jika kerugian mencapai batas tertentu, posisi akan otomatis ditutup oleh sistem (likuidasi). Ini bisa membuat modal hilang karena menutupi kerugian dari leverage yang kamu ambil.
  • Membuat Pergerakan Semakin Volatil: Harga crypto yang sudah fluktuatif akan terasa lebih volatil ketika menggunakan leverage, terutama leverage tinggi karena persentase pergerakan kecil akan jadi besar karena leverage.
  • Butuh Manajemen Risiko: Stop loss, leverage rendah, dan diversifikasi wajib diterapkan untuk menghindari risiko kerugian yang lebih besar.

Tips Menggunakan Leverage

Agar leverage tidak menjadi bumerang, ada beberapa hal yang bisa diperhatikan:

  • Pastikan kamu paham dan cukup berpengalaman untuk menggunakan leverage saat trading
  • Gunakan leverage sesuai toleransi risiko
  • Hindari menggunakan leverage terlalu tinggi
  • Selalu gunakan stop loss dan strategi saat trading
  • Kelola ukuran posisi dengan sesuai dengan strategi dan profil risiko
  • Hindari trading berdasarkan emosi

Kesimpulan

Leverage dalam crypto futures menjadi alat yang bisa memperbesar peluang keuntungan, tetapi dalam waktu yang bersamaan juga dapat meningkatkan risiko kerugian.

Oleh sebab itu penting untuk menerapkan disiplin dan strategi trading, sesuai dengan profil risiko yang kamu miliki. 

Pastikan kamu selalu berhati-hati dalam mengambil keputusan trading dan gunakan exchange resmi serta terpercaya seperti Tokocrypto yang telah terdaftar resmi, serta berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.


Investasi dan trading crypto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset crypto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending

Exit mobile version