Altcoin News
Meta Perluas Monetisasi AI Lewat Meta One, METAB Tembus US$680
Saham Meta sendiri ditutup naik 0,70% ke US$670,24 pada 15 September, setelah melonjak 2,71% sehari sebelumnya. Dalam dua sesi perdagangan, META telah naik hampir 3,5%.
Meta Tokenized bStocks (METAB) menguat 3,00% ke US$680,15 dalam 24 jam meski pasar kripto melemah. Kenaikan mendapat katalis dari penguatan saham Meta setelah perusahaan meluncurkan Meta One, layanan berlangganan baru yang menggabungkan fitur premium dan penggunaan AI lebih luas.
Meta Tokenized bStocks (METAB) mencatat kenaikan 3,00% dalam 24 jam ke level US$680,15, berdasarkan data pasar yang digunakan.
Penguatan tersebut terjadi ketika pasar kripto secara keseluruhan justru mengalami tekanan. Kondisi ini menunjukkan pergerakan METAB kali ini lebih banyak dipengaruhi oleh perkembangan saham Meta Platforms (NASDAQ: META) dan sentimen saham tokenisasi dibandingkan Bitcoin.
Dilaporkan CoinMarketCap, saham Meta sendiri ditutup naik 0,70% ke US$670,24 pada 15 September, setelah melonjak 2,71% sehari sebelumnya. Dalam dua sesi perdagangan, META telah naik hampir 3,5%.
Dengan METAB berada di US$680,15, harga token saat ini hanya sedikit di atas penutupan terakhir saham Meta.
Daftar Isi
Meta One Buka Jalur Pendapatan Baru dari AI
Katalis terbaru datang dari peluncuran Meta One pada 15 September 2026.
Meta One merupakan layanan berlangganan baru yang menggabungkan fitur premium di Instagram, Facebook, WhatsApp, serta akses lebih besar terhadap berbagai fitur AI Meta.
Meta mengatakan layanan tersebut diluncurkan dengan lebih dari 50 fitur, sementara seluruh produk berlangganan dan masa uji cobanya telah mencapai sekitar 15 juta langganan dan trial.
Untuk pengguna individu, Meta menawarkan paket Core dengan harga mulai US$7,99 per bulan dan Premium US$19,99 per bulan.
Pelanggan mendapatkan akses lebih besar untuk membuat dan mengedit gambar, menghasilkan video, menggunakan fitur AI di Instagram, serta berbagai kemampuan berbasis model Muse.
Meta juga menawarkan paket bagi kreator dan bisnis mulai US$14,99 hingga US$499 per bulan, dengan tambahan fitur seperti verifikasi akun, analitik, penerbitan konten, hingga Meta Business Agent.
Langkah ini penting karena memberikan Meta jalur yang lebih langsung untuk menghasilkan pendapatan dari investasi AI, di luar penggunaan AI untuk meningkatkan efektivitas iklan.
Baca juga: Apa Itu $INTC, Saham dari Intel?
Muse Mulai Menarik Perhatian Investor
Peluncuran Meta One mengikuti debut Muse, agen AI personal yang diperkenalkan Meta pada 8 September.
Muse dirancang tidak hanya untuk menjawab pertanyaan, tetapi juga menjalankan berbagai tugas seperti mengirim email, mengatur perjalanan, hingga membantu pengguna menjalankan tujuan jangka panjang.
Meta membangun Muse menggunakan model Muse Spark dan sistem komputer virtual khusus yang disebut Muse Secure VM.
Respons awal produk tersebut cukup kuat.
Meta mengatakan minat terhadap Muse jauh melampaui ekspektasi internal, yang kemudian ikut mendorong saham perusahaan naik sekitar 6% pada 9 September.
J.P. Morgan juga menaikkan rekomendasi saham Meta menjadi Overweight dan target harga menjadi US$820, dengan alasan Muse dapat membantu perusahaan memperluas monetisasi AI melalui langganan dan layanan baru.
Target analis tetap merupakan perkiraan, bukan jaminan pergerakan harga, tetapi menunjukkan bahwa investor mulai melihat produk AI Meta sebagai peluang pendapatan baru.
Bisnis Utama Meta Masih Tumbuh Kuat
Cerita AI tersebut didukung oleh bisnis inti Meta yang masih mencatat pertumbuhan tinggi.
Pada kuartal II 2026, Meta membukukan pendapatan sebesar US$60,8 miliar atau tumbuh 28% secara tahunan.
Jumlah tayangan iklan di seluruh aplikasi Meta meningkat 14%, sementara harga rata-rata iklan naik 12%. Jumlah pengguna aktif harian di seluruh keluarga aplikasi Meta mencapai sekitar 3,60 miliar, naik 3% dibandingkan tahun sebelumnya.
Namun, investasi AI juga membawa biaya besar.
Belanja modal Meta mencapai sekitar US$31,08 miliar hanya dalam kuartal II, sementara biaya perusahaan meningkat akibat pembangunan pusat data, infrastruktur teknis, layanan komputasi awan, dan biaya pemrosesan AI.
Kondisi ini menjelaskan mengapa pasar sangat memperhatikan Meta One dan Muse.
Jika produk baru tersebut mampu menghasilkan pendapatan langsung, Meta memiliki peluang untuk menunjukkan bahwa investasi infrastruktur AI dalam skala besar dapat menghasilkan bisnis baru, bukan hanya meningkatkan layanan iklan yang sudah ada.
Saham Meta Sudah Naik Lebih dari 15% Sejak Akhir Agustus
Momentum saham META juga cukup kuat sepanjang September.
Saham Meta berada di sekitar US$572,34 pada 31 Agustus, kemudian naik menjadi US$670,24 pada 15 September.
Artinya, harga telah meningkat sekitar 17% hanya dalam dua pekan perdagangan.
Sebagian besar rally tersebut terjadi setelah peluncuran Muse dan meningkatnya optimisme terhadap strategi AI perusahaan.
Namun, saham META masih berada di bawah level tertinggi 52 minggu sekitar US$790,80.
Artinya, pasar masih menilai apakah perkembangan AI terbaru cukup kuat untuk mendorong valuasi kembali mendekati puncak sebelumnya.
METAB Bergerak Sedikit di Atas Saham Meta
Pergerakan terbaru juga menunjukkan bagaimana saham tokenisasi dapat membentuk harga ketika Nasdaq sedang tutup.
METAB berada di US$680,15, sementara saham Meta terakhir ditutup di US$670,24 dan sempat mencapai harga tertinggi harian US$678,87 pada 15 September.
Dengan demikian, harga METAB sebenarnya masih berada relatif dekat dengan rentang perdagangan terbaru saham Meta.
Selisih tersebut dapat muncul karena METAB memiliki jam perdagangan dan likuiditas yang berbeda dari saham META.
Namun, volume perdagangan METAB dalam data yang digunakan justru turun sekitar 29,56%.
Karena itu, kenaikan harga tidak sebaiknya langsung disebut sebagai bukti masuknya arus modal besar. Penurunan volume menunjukkan bahwa penguatan terbaru terjadi tanpa peningkatan aktivitas perdagangan yang sama besarnya.
Dalam jangka panjang, saham META tetap menjadi acuan utama nilai METAB.
Pasar Saham Tokenisasi Tetap Jadi Pendukung
Di luar faktor Meta, pertumbuhan pasar saham tokenisasi tetap memberikan latar yang positif.
Binance Research mencatat kapitalisasi pasar aktif saham tokenisasi mencapai sekitar US$4 miliar per 9 September, meningkat 314% sejak awal tahun.
Volume perdagangan bulanan juga melonjak dari US$237 juta pada Januari menjadi US$7,9 miliar pada Agustus.
Pertumbuhan distribusi bahkan berlangsung lebih cepat.
bStocks dan saham tokenisasi Robinhood secara gabungan menyumbang 87,8% volume penerbit yang dipantau pada September hingga 9 September, dibandingkan hanya 0,8% pada Juni.
Penggunaan saham tokenisasi juga mulai meluas dari sekadar instrumen perdagangan.
Nilai saham tokenisasi yang aktif digunakan dalam aplikasi keuangan berbasis blockchain meningkat dari US$21,6 juta menjadi US$289,1 juta sejak awal tahun, seiring bertambahnya penggunaan sebagai agunan, instrumen peminjaman, dan pasangan perdagangan.
Kondisi tersebut menjadi katalis tambahan bagi produk seperti METAB, meski dalam pergerakan terbaru katalis Meta sendiri tampak lebih relevan.
US$650 Jadi Area Penopang Utama
Dari sisi harga jangka pendek, area US$650 menjadi level penopang penting bagi METAB.
Level tersebut relatif dekat dengan rentang harga saham Meta dalam beberapa hari terakhir dan sebelumnya menjadi area konsolidasi sebelum kenaikan terbaru.
Selama METAB mampu bertahan di atas US$650, peluang untuk menguji level psikologis US$700 masih terbuka.
Namun, sebelum mencapai US$700, area sekitar US$680–US$685 dapat menjadi hambatan pertama karena METAB saat ini sudah berada mendekati titik tertinggi terbaru saham META.
Sebaliknya, penurunan kembali di bawah US$650 dapat membuka ruang koreksi menuju sekitar US$620–US$600, terutama jika saham Meta kehilangan momentum.
Penurunan volume perdagangan METAB juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan. Jika harga terus naik tetapi volume terus turun, kekuatan kenaikan perlu dikonfirmasi melalui perdagangan berikutnya.
Keputusan The Fed Jadi Ujian Berikutnya
Investor juga menunggu keputusan suku bunga Federal Reserve pada 16 September pukul 14.00 waktu AS bagian timur, dengan konferensi pers dijadwalkan 30 menit kemudian.
Menjelang keputusan tersebut, pasar memperkirakan probabilitas tinggi bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin. Imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun juga berada di sekitar 5%.
Bagi Meta, kenaikan suku bunga dapat memberikan tekanan terhadap valuasi saham teknologi karena tingkat diskonto yang lebih tinggi.
Namun, kekuatan fundamental bisnis dan respons pasar terhadap Meta One dapat membantu menentukan apakah saham mampu mempertahankan rally setelah keputusan bank sentral.
Secara jangka pendek, prospek METAB masih netral hingga cenderung positif selama area US$650 mampu dipertahankan.
Kenaikan 3,00% kali ini tidak hanya dapat dijelaskan oleh momentum RWA. Peluncuran Meta One, tingginya minat terhadap Muse, serta saham Meta yang naik hampir 3,5% dalam dua sesi memberikan katalis fundamental yang lebih konkret.
Jika pasar merespons positif keputusan The Fed dan saham META mampu mempertahankan area US$670, METAB berpeluang mencoba menembus level psikologis US$700.
Baca juga: Apakah Beli Saham di Tokocrypto Dapat Dividen? Ini Jawabannya
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
