Bitcoin News

Miner Jual Bitcoin Habis-Habisan: 90.000 BTC Masuk Exchange, Jadi Peluang Beli?

Published

on

Insight Tim Research Tokocrypto menunjukkan bahwa tekanan pasar kripto pekan ini tidak hanya dipicu oleh faktor makro global, tetapi juga oleh distribusi masif dari para miner Bitcoin. Data on-chain mencatat sekitar 90.000 BTC mengalir ke exchange sejak awal Februari, angka yang jauh melampaui rata-rata harian sebelumnya dan menjadi salah satu yang tertinggi sejak 2024.

Namun, sebelum membahas aksi miner, penting juga untuk memahami konteks secara makro. Dari insight Tim Research Tokocrypto, data tenaga kerja AS, Nonfarm Payrolls (NFP) yang jauh lebih kuat dari ekspektasi menyentuh 130.00k dari prediksi 66.00K dan tingkat pengangguran turun ke 4,3% membuat ekspektasi pemangkasan suku bunga kembali tertunda. Dalam kondisi seperti ini, dolar AS cenderung menguat dan likuiditas global mengetat.

Dengan latar belakang ini, distribusi dari miner menjadi faktor yang semakin krusial karena ketika likuiditas global menyempit dan sentimen masuk ke fase Extreme Fear, tambahan suplai besar berpotensi memperbesar tekanan harga ditengah krisis permintaan yang juga sempat dibahas di data riset tersebut.

Penurunan Bitcoin dan Aliran Miner ke Exchange

Aliran miner to exchange flow, yang merupakan transfer Bitcoin dari dompet penambang ke platform perdagangan, mencapai puncak baru dengan akumulasi sekitar 90.000 BTC sejak awal Februari. Angka ini menandakan adanya supply shock, di mana pasar harus menyerap tambahan likuiditas dalam jumlah besar.

Dikutip dari insight Team Research Tokocrypto, pemindahan 90.000 BTC ke exchange secara besar-besaran ini disebabkan oleh dua hal, yakni:

  • Biaya Operasional (OpEx): Miner membutuhkan likuiditas untuk menutup biaya listrik, perangkat keras, dan operasional.
  • Profit Taking: Saat harga masih relatif tinggi dibanding biaya produksi, sebagian miner memilih mengunci keuntungan.

Akhirnya, karena tekanan suplai yang membanjiri pasar ini, membuat pasar membutuhkan waktu untuk menyerap likuiditas sebesar ini sebelum tren bullish dapat kembali terbentuk secara organik.

Baca juga: Hashrate Bitcoin Anjlok! Apakah Ini Pertanda Bear Market? – Tokocrypto News

Tak Hanya Miner, Long-Term Holder Juga Mulai Jual BTC!

Tekanan jual tidak hanya datang dari miner. Data menunjukkan Long-Term Holder Spending juga meningkat. Menurut Tim Riset Tokocrypto, distribusi Long-Term Holder Spending yang ditunjukkan dengan data LTH Spending dengan warna garis biru dalam grafik menunjukkan lonjakan tajam, di mana cumulative outflow 30-hari dari pemegang jangka panjang mendekati level tertinggi siklusnya.

Hal tersebut mengonfirmasi bahwa investor senior sedang gencar mencairkan keuntungan (profit taking) secara masif.

Di saat yang sama, grafik data mencatat lonjakan tajam pada 7-day annualized volatility (garis oranye) yang mencapai angka 1.51, level tertinggi sejak periode kelam tahun 2022. Melampaui volatilitas 30-hari (0.81) dan 90-hari (0.56), mengonfirmasi bahwa pasar sedang dilanda kepanikan jangka pendek yang luar biasa.

Bagi yang belum tahu, volatilitas sendiri adalah ukuran seberapa besar harga bergerak dalam periode tertentu. Semakin tinggi angkanya, semakin besar potensi naik-turun harga dalam waktu singkat.

Menurut Tim Research Tokocrypto, lonjakan volatilitas mingguan merupakan sinyal bagi para spekulan, bahwa pasar sedang dikuasai emosi ketakutan ekstrem yang sering kali memicu pergerakan harga irasional sebelum stabilitas kembali ditemukan.

Jadi, Apakah Ini Peluang Beli?

Untuk menjawabnya, perlu melihat struktur pasar secara utuh. Saat ini:

  • Indikator Fear & Greed berada di level Extreme Fear.
  • Rekor Volatilitas Tertinggi.
  • Permintaan baru belum menunjukkan lonjakan signifikan.
  • Ketidakpastian makro ekonomi global. 

Dalam kondisi seperti ini, peluang memang bisa muncul, tetapi tidak serta-merta berarti pembalikan tren sudah terjadi.

Menurut Tim Research Tokocrypto, jika dilihat dari Timeframe Weekly sangat disayangkan menandakan bahwa pasar memang sedang berada di fase bear market, sehingga hal yang perlu dilakukan adalah menjaga ketat modal yang dimiliki saat ini.

Namun kamu tertarik membeli di level harga sekarang, pendekatan seperti Dollar Cost Averaging (DCA) atau mencicil dengan pembelian secara berkala mulai dari Rp20.000 di aplikasi Tokocrypto, akan lebih relevan dibandingkan masuk sekaligus. Karena strategi ini dapat membantu memperkecil risiko volatilitas dan menghindari keputusan emosional saat pasar masih mencari titik keseimbangan.

Lebih lengkap mengenai insight terbaru tentang pergerakan harga Bitcoin dan pergerakan para miner Bitcoin, bisa kamu baca di: Riset Kripto 9-13 Feb 2026: Bitcoin Berdarah, AI Berpesta!!

Mulai perjalanan kriptomu dengan pastikan membeli token kripto terdaftar di resmi di Indonesia melalui exchange lokal resmi yang mengikuti prosedur yang berlaku seperti Tokocrypto.

Dapatkan potongan 20% biaya trading dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending

Exit mobile version