Altcoin News
Nasdaq Suntik US$100 Juta ke Induk Kraken, MSTRB Ikut Terangkat
Strategy Tokenized bStocks (MSTRB) mencatat kenaikan 4,20% dalam 24 jam ke level US$136,03, berdasarkan snapshot data pasar yang digunakan.
Strategy Tokenized bStocks (MSTRB) menguat 4,20% ke US$136,03 dalam 24 jam. Kenaikan terjadi ketika Nasdaq memperbesar taruhannya pada pasar tokenized equities melalui investasi US$100 juta di induk Kraken, memperkuat optimisme terhadap konvergensi pasar saham dan blockchain.
Strategy Tokenized bStocks (MSTRB) mencatat kenaikan 4,20% dalam 24 jam ke level US$136,03, berdasarkan snapshot data pasar yang digunakan.
Pergerakan tersebut muncul di tengah momentum baru sektor tokenized stocks setelah Nasdaq mengumumkan langkah besar untuk memperdalam keterlibatannya dalam infrastruktur aset berbasis blockchain.
Nasdaq Ventures pada 10 September resmi mengumumkan kesepakatan untuk menginvestasikan US$100 juta di Payward, perusahaan induk dari platform kripto Kraken.
Daftar Isi
Nasdaq Serius Bangun Pasar Saham On-Chain
Investasi tersebut menjadi bagian dari perluasan kerja sama Nasdaq dan Payward dalam pengembangan Nasdaq Equity Tokens (NETs).
Kedua perusahaan ingin membangun infrastruktur tokenized equities dengan tetap mempertahankan aspek ownership rights, governance, regulatory compliance, dan market integrity dari pasar modal tradisional.
Baca juga: MRVLB Tembus US$230, Bisnis AI Data Center Marvell Jadi Mesin Pertumbuhan
Nasdaq juga menyebut kerja sama tersebut sebagai bagian dari pengembangan always-on markets, atau pasar yang dapat beroperasi lebih fleksibel dibandingkan jam perdagangan saham tradisional.
Langkah salah satu operator bursa saham terbesar dunia tersebut memberikan validasi tambahan terhadap narasi tokenisasi aset tradisional.
Bagi aset seperti MSTRB, perkembangan tersebut menjadi sentimen positif karena menunjukkan tokenized stocks mulai menarik perhatian bukan hanya dari industri kripto, tetapi juga pemain infrastruktur pasar modal global.
MSTRB Naik Meski Saham Strategy Tertekan
Menariknya, kenaikan MSTRB kali ini tidak sepenuhnya mengikuti pergerakan underlying Strategy (NASDAQ: MSTR).
Saham Strategy ditutup turun 3,12% ke US$128,56 pada 10 September, setelah sebelumnya melemah 2,80% pada 9 September dan 4,40% pada 8 September.
Sementara itu, MSTRB berdasarkan snapshot data justru naik 4,20%.
Perbedaan tersebut menunjukkan adanya momentum khusus di pasar tokenized equities. Namun, karena MSTRB memberikan eksposur ekonomi terhadap saham Strategy, perbedaan waktu perdagangan dan price discovery antara pasar on-chain yang berjalan lebih panjang dan Nasdaq dapat menciptakan deviasi harga sementara.
Dengan demikian, kenaikan MSTRB tidak serta-merta berarti underlying Strategy telah memasuki tren naik baru.
Strategy Masih Pegang 845 Ribu Bitcoin
Dari sisi perusahaan, Strategy juga belum mencatat pembelian Bitcoin baru dalam update terbarunya.
Dalam laporan kepada SEC pada 8 September, Strategy menyatakan tidak membeli maupun menjual Bitcoin selama periode 31 Agustus hingga 7 September 2026.
Per 7 September, perusahaan masih memiliki sekitar 845.050 BTC, dengan total biaya akuisisi sekitar US$63,73 miliar dan harga pembelian rata-rata sekitar US$75.412 per BTC.
Strategy juga menaikkan batas program pembelian kembali digital credit securities dari US$1 miliar menjadi US$2 miliar.
Tidak adanya pembelian BTC baru memperkuat indikasi bahwa rally MSTRB kali ini lebih banyak ditopang oleh momentum tokenized stocks dibandingkan katalis spesifik dari treasury Bitcoin Strategy.
US$140 Jadi Resistance Berikutnya
Dari sisi teknikal jangka pendek, MSTRB kini mendekati resistance psikologis US$140.
Selama harga mampu mempertahankan area US$130–US$132, momentum positif masih membuka peluang untuk kembali menguji US$140.
Dikutip CoinMarketCap, breakout di atas level tersebut dengan volume yang kuat dapat memperpanjang rally. Sebaliknya, penurunan di bawah US$130 dapat menjadi indikasi melemahnya momentum dan membuka ruang koreksi menuju area US$125.
Investor juga perlu mencermati pergerakan saham MSTR ketika Nasdaq kembali aktif, karena underlying tetap menjadi jangkar utama valuasi MSTRB dalam jangka panjang.
Fokus Pasar Bergeser ke The Fed
Sentimen makro kini juga memasuki fase penting setelah data inflasi AS untuk Agustus dirilis pada 11 September.
Inflasi headline bertahan di 3,4% secara tahunan, sementara core CPI berada di 2,4%. Core CPI naik 0,3% secara bulanan, menunjukkan tekanan harga belum sepenuhnya mereda.
Perhatian pasar kini bergeser ke rapat Federal Reserve pada 15–16 September 2026, dengan keputusan kebijakan dijadwalkan pada 16 September.
Perubahan ekspektasi suku bunga dapat memengaruhi Bitcoin, saham Strategy, serta risk appetite terhadap tokenized equities sekaligus.
Secara jangka pendek, outlook MSTRB masih cautiously bullish, terutama selama momentum tokenized stocks tetap kuat.
Namun, karena underlying MSTR sendiri sedang mengalami tekanan, US$130 menjadi level penting yang perlu dipertahankan, sementara US$140 menjadi resistance utama berikutnya.
Baca juga: Tiga Sinyal Demand Kripto Mulai Pulih, tapi Reli Belum Terkonfirmasi
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
