Crypto

Use Case OpenClaw di Dunia Crypto: Dari Trading hingga Infrastruktur

Published

on

Kebanyakan orang mengenal OpenClaw sebagai chatbot yang bisa menjalankan tugas lewat Telegram. Tapi di ternyata OpenClaw bukan hanya sekedar chatbot yang bisa menjalankan tugas lewat instruksi chat lho!

Dari mulai trading otomatis, manajemen DeFi, arbitrase lintas exchange, hingga menjadi lapisan infrastruktur yang dipakai oleh exchange top global. Simak lebih lanjut ulasan mengenai use case OpenClaw di dunia kripto.

OpenClaw dalam Trading

Berikut beberapa cara teknologi ini bisa digunakan dalam dunia trading kripto:

  • Monitoring wallet & on-chain: Memantau aktivitas wallet, mendeteksi perpindahan dana whale, dan mengirimkan notifikasi real-time via Telegram saat ada transaksi signifikan.
  • Pemantauan pasar otomatis: Merangkum pergerakan harga, membaca headline berita, dan mengirimkan notifikasi saat aset menyentuh level harga yang ditentukan.
  • Otomasi airdrop farming: Mengotomasi tugas repetitif seperti bridging, swap di DEX, dan interaksi testnet secara paralel di banyak wallet sekaligus.
  • Atur Posisi Sesuai Sentimen: Agen memantau sentimen berita dan media sosial secara real-time, lalu mengotomasi posisi yang kamu miliki untuk mengurangi ketergantungan memantau narasi secara manual.
  • Manajemen DeFi: Memantau yield farm di Aave dan Compound, menyesuaikan strategi likuiditas secara otomatis berdasarkan kondisi pasar terkini.
  • Eksekusi trading via API: Melalui integrasi API eksternal, pengguna bisa memerintahkan agen untuk mengeksekusi order dengan konfirmasi manual via chat sebelum trade dilakukan.

Baca juga: Cara Kerja OpenClaw: Bagaimana Teknologi Ini Digunakan di Dunia Crypto?

OpenClaw dalam Infastuktur

OpenClaw kini mulai banyak diadopsi sebagai komponen infrastruktur lewat integrasi API oleh beberapa exchange kripto besar dan proyek kripto, integrasi ini memungkinkan agen AI menjalankan alur trading dan eksekusi terotomasi dengan kontrol izin dan konfirmasi pengguna.

Bagi exchange, integrasi agen AI mempercepat peluncuran produk bernilai tambah seperti automasi strategi dan layanan sinyal terintegrasi. Sedangkan bagi pengguna, manfaatnya seperti dapat melakukan eksekusi cepat terhadap sinyal pasar, kemampuan menjalankan strategi berulang lewat perintah sederhana, dan pengalaman trading yang lebih intuitif melalui antarmuka percakapan layaknya aplikasi chatbot.

Baca juga: Fungsi OpenClaw: Digunakan untuk Apa di Ekosistem Web3?

Kesimpulan

OpenClaw membuktikan bahwa AI agent dapat membuat aktivitas di dunia kripto jadi lebih mudah dan sederhana layaknya memiliki asisten pribadi yang siap membantu kapan pun selama 24/7.

Bahkan dalam laporan The Defiant, Virtual Protocol di jaringan Base sudah memungkinkan setiap agen OpenClaw untuk menemukan, mempekerjakan, dan membayar agen lain secara on-chain tanpa campur tangan manusia. Maka bukan tidak mungkin jika infrastruktur dunia kripto ke depannya banyak didominasi oleh AI agent seperti OpenClaw.


Investasi dan trading crypto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset crypto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending

Exit mobile version