Altcoin News

ORCA Meledak 50% Sehari, Ada Red Flag yang Bikin Investor Waspada

Published

on

Token Orca (ORCA) mengejutkan pasar setelah mencatat lonjakan harga sekitar 50% dalam 24 jam terakhir. Kenaikan ini terjadi tanpa adanya pengumuman besar terkait pengembangan proyek, sehingga reli tersebut dinilai lebih dipicu oleh meningkatnya minat investor dibandingkan faktor pembaruan protokol.

Meski demikian, lonjakan harga tajam dalam waktu singkat kerap membawa risiko tinggi. Pergerakan agresif seperti ini biasanya menarik modal spekulatif dan meningkatkan volatilitas dalam jangka pendek.

Data on-chain ORCA

Data on-chain menunjukkan reli ORCA didorong oleh aksi beli yang kuat di pasar spot. Saldo ORCA di exchange turun drastis, dengan hampir 1 juta token ditarik dari exchange hanya dalam satu hari. Dengan harga saat ini sekitar US$1,23, akumulasi tersebut setara dengan nilai lebih dari US$1,23 juta.

Dilaporkan BeInCrypto, penurunan suplai di exchange menjadi sinyal meningkatnya keyakinan investor karena semakin sedikit token yang tersedia untuk dijual. Aksi akumulasi ini disebut sebagai yang terbesar sepanjang tahun ini untuk ORCA. Selain itu, indikator utilitas juga menunjukkan adanya permintaan organik. Total value locked (TVL) USDC di Orca dilaporkan naik 100% secara tahunan hingga mendekati US$90 juta.

Baca juga: Harga ORCA Hari Ini: Reli 25%, Volume Perdagangan Tembus $63 Juta

Indikator Net Unrealized Profit and Loss (NUPL) turut memperkuat sinyal bahwa tekanan jual mulai melemah. Data terbaru menunjukkan kondisi “loss saturation” atau titik ketika kerugian yang belum terealisasi sudah terlalu tinggi sehingga investor cenderung berhenti menjual. Pola serupa sempat terjadi pada Maret 2025, ketika ORCA mencatat reli sekitar 119% setelah periode penurunan panjang.

Saat ini ORCA diperdagangkan di kisaran US$1,214 setelah naik sekitar 51,7% dalam sehari. Token sempat menyentuh level tertinggi harian di US$1,421 sebelum terkoreksi kembali ke bawah US$1,256, mengindikasikan adanya aksi ambil untung awal.

Analisis Teknikal ORCA

Secara teknikal, ORCA masih bertahan di atas level Fibonacci retracement 61,8% yang menjadi area support penting. Jika harga mampu bertahan di zona ini, peluang reli lanjutan menuju US$1,421 tetap terbuka. Apabila breakout terjadi, target berikutnya berada di sekitar US$1,603.

Namun, potensi pembalikan arah tetap tinggi. Jika tekanan jual meningkat, penurunan di bawah US$1,126 bisa menjadi sinyal melemahnya struktur bullish. Dalam kondisi tersebut, ORCA berpotensi turun ke US$1,025, bahkan kembali menembus US$1,000 menuju area US$0,945.

Di sisi lain, muncul juga sinyal risiko yang menjadi perhatian pasar. Laporan Rugcheck Risk Analysis menyoroti bahwa fitur Mint Authority pada wallet pemilik masih aktif. Kondisi ini secara teknis memungkinkan penerbitan token baru di luar suplai yang ada.

Potensi ke Depan

Meski beberapa proyek mempertahankan mint authority untuk kebutuhan teknis seperti mekanisme lintas chain, isu ini tetap memunculkan kekhawatiran terkait transparansi dan tata kelola, terutama karena Orca beroperasi dalam struktur DAO. Jika kontrol suplai masih berada di satu wallet, hal tersebut dapat memicu pertanyaan terkait keamanan dan kepercayaan investor.

Hingga saat ini, investor disarankan memantau perkembangan terkait klarifikasi governance Orca, sekaligus mewaspadai potensi volatilitas lanjutan setelah reli besar yang terjadi secara mendadak.

Menurut Tim Research Tokocrypto, meskipun data on-chain menunjukkan permintaan riil dan fundamental yang membaik, muncul bendera merah terkait “Mint Authority” yang masih aktif pada dompet pemilik.

“Hal ini menimbulkan risiko tata kelola dan potensi dilusi suplai. Investor perlu berhati-hati terhadap volatilitas tinggi dan memastikan kontrol DAO atas fungsi pencetakan token,” jelasnya.

Baca Juga: Harga Orca Melonjak Usai Salip Raydium, Apa yang Terjadi?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Trending

Exit mobile version