Market

PayPal Buka Stablecoin di 70 Negara, Ancam Sistem Keuangan Lama?

PayPal memperluas akses stablecoin PYUSD, ke sekitar 70 negara di berbagai kawasan.
Tim Research Tokocrypto menilai PYUSD bisa jadi salah satu rel pembayaran lintas negara paling berbahaya buat pemain remitansi tradisional.

Published

on

PayPal dilaporkan memperluas akses stablecoin miliknya, PYUSD, ke sekitar 70 negara di berbagai kawasan, termasuk Amerika Selatan, Afrika, dan Asia. Langkah ini menandai ekspansi besar dari sebelumnya yang hanya terbatas di Amerika Serikat dan Inggris.

Ekspansi ini dinilai sebagai upaya PayPal untuk memperkuat posisinya dalam ekosistem keuangan digital global, khususnya dalam penggunaan stablecoin untuk transaksi lintas negara.

PYUSD Kini Bisa Digunakan Secara Global

Dengan perluasan ini, pengguna di puluhan negara kini dapat mengirim, menerima, dan menyimpan PYUSD secara langsung melalui platform PayPal.

Selain itu, pengguna juga dapat memperoleh imbal hasil dari kepemilikan stablecoin tersebut, dengan pengguna di AS dilaporkan mendapatkan sekitar 4% per tahun.

Fitur ini menjadikan PYUSD tidak hanya sebagai alat transaksi, tetapi juga sebagai instrumen penyimpanan nilai berbasis dolar digital.

Baca juga: $625 Juta Dicetak Dalam 7 Hari: PYUSD PayPal Bikin Pasar Kripto Heboh

Dorong Efisiensi Pembayaran Lintas Negara

Dilaporkan Crypto Briefing, salah satu keunggulan utama dari ekspansi ini adalah kemampuannya dalam menekan biaya transaksi lintas negara yang selama ini relatif tinggi.

Pengguna kini dapat menyimpan dana dalam bentuk dolar digital tanpa harus mengonversinya ke mata uang lokal, serta melakukan transfer internasional dengan lebih cepat dan efisien.

Contohnya, PYUSD sudah dapat digunakan untuk pengiriman dana dari Amerika Serikat ke negara seperti Peru, sekaligus mendukung kebutuhan pembayaran bisnis dan transfer internal.

Menurut Tim Research Tokocrypto, ini jelas Adopsi karena ceritanya adalah perluasan distribusi dan use case stablecoin ke pasar global nyata, bukan perubahan aturan. Kalau PayPal berhasil mengunci kebiasaan simpan dan transfer dolar digital di emerging markets.

“PYUSD bisa jadi salah satu rel pembayaran lintas negara paling berbahaya buat pemain remitansi tradisional yang masih hidup dari fee gemuk,” jelasnya.

Pertumbuhan PYUSD Melonjak Sejak Diluncurkan

Sejak diluncurkan pada 2023, PYUSD menunjukkan pertumbuhan signifikan dengan kapitalisasi pasar yang kini mencapai sekitar US$4,1 miliar.

Angka ini meningkat lebih dari lima kali lipat dari awal peluncurannya, menjadikan PYUSD sebagai salah satu stablecoin terbesar di dunia, tepatnya peringkat ketujuh secara global.

Stablecoin Semakin Perkuat Peran dalam Sistem Keuangan

Langkah PayPal ini mempertegas tren bahwa stablecoin semakin menjadi bagian penting dari infrastruktur keuangan digital.

Dengan adopsi yang terus meluas, stablecoin tidak hanya digunakan dalam trading kripto, tetapi juga dalam pembayaran, remitansi, dan aktivitas ekonomi sehari-hari, terutama di negara berkembang.

Ekspansi PYUSD ke puluhan negara ini diperkirakan akan semakin mendorong adopsi dolar digital secara global, sekaligus meningkatkan persaingan di pasar stablecoin yang semakin berkembang.

Baca juga: Paxos Tak Sengaja Cetak Stablecoin $300 Triliun untuk PayPal!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Trending

Exit mobile version