Academy

Penjelasan Mengenai Pembayaran Kripto

Published

on

Penerimaan pembayaran kripto semakin meluas di kalangan pengecer, individu, dan bisnis. Meskipun ada opsi untuk mentransfer dana secara manual, gateway pembayaran menyediakan cara yang lebih sederhana untuk menerima pembayaran kripto.

Hal ini menghilangkan kebutuhan untuk menyalin alamat secara manual dan mengurangi kemungkinan terjadinya kesalahan.

Selain itu, Anda juga dapat menggunakan kartu debit atau kredit kripto untuk melakukan pembayaran dalam mata uang fiat dengan menggunakan crypto yang Anda miliki di akun terhubung.

Pembayaran kripto memberikan keuntungan dalam hal biaya, kemudahan, dan kecepatan dalam mentransfer dana. Anda tidak perlu mengandalkan mata uang fiat lokal untuk melakukan transfer internasional.

Layanan pembayaran juga umumnya lebih mudah digunakan daripada dompet kripto dan biasanya dilengkapi dengan dukungan pelanggan.

Namun, perlu diingat bahwa gateway pembayaran mungkin memberikan kontrol yang lebih terbatas, dapat dikenakan biaya, dan memerlukan waktu yang lebih lama untuk diatur dibandingkan dengan dompet standar.

Pengertian

Pembayaran kripto adalah metode pembayaran menggunakan aset kripto. Namun hal ini dapat dilakukan atau tidak tergantung peraturan setiap negara. Di Indonesia sendiri kripto tidak dapat digunakan untuk pembayaran, crypto dianggap sebagai aset yang dapat diperdagangkan.

Advertisement

Di negara-negara lain kripto seperti BNB, BTC, dan BUSD digunakan oleh orang-orang untuk mentransfer nilai.

Pengecer besar seperti Microsoft dan Starbucks, serta bisnis-bisnis kecil, sudah mulai menerima pembayaran kripto untuk produk dan layanan yang mereka tawarkan.

Biasanya, pembayaran kripto dilakukan melalui gateway pembayaran untuk menyederhanakan prosesnya. Bahkan, Anda dapat menggunakan kripto untuk membayar barang dengan menggunakan mata uang fiat melalui kartu kripto.

Dengan demikian, apakah Anda ingin membayar teman atau melakukan pembelian, terdapat berbagai pilihan yang menggunakan teknologi blockchain.

Bagaimana Cara Kerja Pembayaran Kripto?

Secara sederhana, cara kerja pembayaran kripto yaitu dengan mentransfer crypto dari satu dompet ke dompet lainnya. Untuk melakukannya secara manual, Anda perlu memiliki alamat publik penerima. Kemudian, Anda menyalin alamat tersebut dan mengirimkan dana melalui dompet Anda. Meskipun terlihat mudah, proses ini bisa cukup rumit dan menakutkan bagi pemula.

Pengguna sering kali melakukan kesalahan yang tidak dapat dibatalkan, seperti mengirimkan jenis kripto yang salah ke alamat yang salah atau memilih jaringan blockchain yang tidak tepat.

Karena transaksi kripto tidak dapat dikembalikan, hal ini dapat mengakibatkan kerugian yang signifikan.

Advertisement

Untuk membantu menghindari kesalahan semacam itu, penyedia layanan crypto seperti Binance telah menciptakan metode pembayaran kripto yang lebih intuitif.

Gateway ini mengubah proses yang rumit menjadi proses yang dapat diselesaikan hanya dalam beberapa detik.

Langkah-langkah yang tepat dapat bervariasi tergantung pada penyedia pembayaran, tetapi umumnya proses pembayaran crypto melalui gateway adalah sebagai berikut:

  1. Pelanggan atau pembayar memutuskan untuk melakukan pembayaran barang atau layanan kepada penerima atau pengecer tertentu.
  2. Penerima atau pengecer membuat faktur digital yang dapat dibayar melalui gateway pembayaran. Biasanya, faktur ini berbentuk kode QR yang berisi alamat dompet penerima dan jumlah yang harus dibayarkan. Misalnya, jika Anda ingin membeli makanan senilai US$ 10 (dolar AS), Anda perlu membayar menggunakan kripto senilai US$ 10 dengan memperhatikan kurs pasar saat ini.
  3. Pembayar memindai kode QR menggunakan aplikasi, lalu mengonfirmasi pembayaran tersebut.
  4. Kripto kemudian ditransfer ke akun atau dompet digital penerima pembayaran.

Seluruh proses ini dapat diselesaikan hanya dalam beberapa kali klik. Metode ini juga lebih aman dan lebih mudah daripada mencoba melakukan semuanya secara manual.

Ilustrasi aset kripto.

Apa Keunggulan dari Pembayaran Kripto?

Membayar menggunakan crypto memiliki sejumlah keunggulan, baik dengan menggunakan gateway pembayaran maupun kartu kripto. Ketika digabungkan dengan sistem pembayaran, pengalaman ini mendapatkan keunggulan dari kedua sisi:

  1. Bitcoin (BTC) dan kripto lainnya dapat digunakan hampir di seluruh negara. Anda tidak perlu menukarkan crypto ke mata uang fiat lokal saat melakukan pembayaran internasional.
  2. Tergantung pada penyedia pembayaran kripto, transaksi dapat berlangsung hampir secara instan, terutama jika kedua pihak menggunakan layanan yang sama. Meskipun tidak instan, transaksi dengan kripto sering kali lebih cepat daripada transfer melalui rekening bank dan biaya transaksinya juga lebih rendah.
  3. Layanan pembayaran kripto umumnya menyediakan tim dukungan pelanggan yang dapat membantu Anda dalam mengatasi masalah teknis apa pun. Hal ini tidak terjadi ketika Anda mentransfer dana secara manual dengan dompet kripto yang Anda kelola sendiri.

Bagi sebagian orang, gateway pembayaran kripto lebih mudah digunakan daripada mengatur dan mengelola dompet crypto sendiri.

Apa Kelemahan dari Pembayaran Kripto?

Meskipun memiliki keunggulan yang jelas, pengguna yang berpengalaman mungkin menemui beberapa keterbatasan saat menggunakan pembayaran kripto:

  1. Anda memiliki kontrol yang lebih terbatas daripada saat mengelola dompet kripto sendiri. Banyak orang lebih menyukai pengalaman tradisional yang memberikan kendali penuh atas kripto mereka. Gateway pembayaran secara efektif memasukkan pihak ketiga ke dalam proses pembayaran.
  2. Harga kripto bisa sangat fluktuatif, kecuali jika Anda menggunakan stablecoin. Hal ini dapat menyulitkan penerima pembayaran dalam merencanakan keuangan mereka dengan tepat.
  3. Anda mungkin harus melewati proses pendaftaran yang panjang dengan pemeriksaan KYC (Know Your Customer) dan AML (Anti-Money Laundering). Meskipun ini adalah langkah-langkah yang bertujuan untuk menjaga keamanan, prosesnya membutuhkan lebih banyak usaha daripada hanya membuat dan mengelola dompet kripto sendiri.
  4. Beberapa jaringan pembayaran menerapkan biaya untuk layanan yang mereka tawarkan.
  5. Penerimaan crypto sebagai metode pembayaran masih belum merata dan belum diterima secara luas.

Kartu Kripto untuk Pembayaran

Salah satu opsi lain dalam pembayaran kripto adalah menggunakan kartu kredit atau debit yang terhubung dengan crypto.

Dengan menggunakan metode ini, Anda dapat melakukan pembayaran menggunakan aset crypto, bahkan jika penerima pembayaran hanya menerima mata uang fiat. Untuk menggunakan kartu kripto, Anda perlu menyimpan koin dan token dengan penyedia kartu. 

Ketika Anda melakukan pembelian, bursa kripto akan menjual aset digital Anda untuk mendapatkan mata uang fiat yang diperlukan, dan kemudian mengirimkannya ke penerima pembayaran.

Dalam beberapa kasus, Anda juga dapat melunasi tagihan kartu kredit bulanan menggunakan kripto. Ketentuan yang tepat akan bervariasi tergantung pada penerbit kartu atau institusi keuangan.

Advertisement

Anda dapat menggunakan kartu kripto di lebih banyak tempat dibandingkan dengan gateway pembayaran crypto. Namun, pembayaran langsung kepada teman akan lebih sulit kecuali mereka menerima pembayaran dengan kartu.

Jika penerima pembayaran ingin menerima pembayaran dalam bentuk crypto, maka kartu kripto tidak akan cocok. Saat ini, Visa dan Mastercard menawarkan pilihan kartu kripto melalui berbagai penyedia layanan keuangan.

Ilustrasi aset kripto dan uang rupiah. Foto: Shutterstock.

Kripto TIdak Bisa Jadi Pembayaran di Indonesia

Saat ini penggunaan crypto sebagai metode pembayaran di Indonesia masih belum diizinkan oleh pihak berwenang. Bank Indonesia, sebagai otoritas moneter negara, telah mengeluarkan larangan penggunaan kripto sebagai alat pembayaran yang sah di Indonesia.

Keputusan ini didasarkan pada beberapa pertimbangan, termasuk potensi risiko keamanan, potensi penggunaan kripto dalam kegiatan ilegal, dan volatilitas harga yang tinggi yang dapat mempengaruhi stabilitas nilai tukar.

Sebagai hasilnya, transaksi menggunakan kripto tidak dapat diterima secara resmi di Indonesia. Mata uang yang sah untuk pembayaran di Indonesia adalah Rupiah (IDR). Transaksi keuangan harus dilakukan menggunakan Rupiah melalui lembaga keuangan yang diatur dan resmi.

Meskipun demikian, perusahaan dan individu di Indonesia masih dapat melakukan aktivitas perdagangan dan investasi dalam kripto. Namun, penggunaan crypto tersebut lebih umum dalam bentuk investasi atau perdagangan spekulatif daripada sebagai alat pembayaran sehari-hari.

Penting untuk selalu mematuhi ketentuan dan peraturan yang berlaku dalam setiap negara terkait penggunaan kripto dan memahami bahwa setiap kegiatan yang melanggar hukum dapat menghadapi konsekuensi hukum yang serius.

Kesimpulan

Sejak terkenalnya pembelian pizza Bitcoin dengan harga 10.000 BTC pada tahun 2010, penggunaan crypto sebagai metode pembayaran telah mengalami perkembangan yang signifikan.

Advertisement

Selama sepuluh tahun terakhir, kita telah menyaksikan kemajuan dari proses manual menjadi gateway pembayaran mata uang digital yang terintegrasi melalui perbankan FinTech dan layanan crypto.

Pembayaran kripto memberikan alternatif yang menarik dan inovatif dalam dunia pembayaran. Meskipun ada beberapa batasan dan regulasi yang berlaku di berbagai negara, semakin banyak individu, pengecer, dan bisnis yang mulai menerima pembayaran kripto.

Proses pembayaran menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien, dengan gateway pembayaran dan kartu crypto memainkan peran penting dalam menyederhanakan transaksi.

Jika Anda tertarik untuk mencoba menggunakan pembayaran kripto, langkah pertama adalah menghubungi bursa crypto yang Anda gunakan untuk mengetahui layanan yang mereka tawarkan.

Dengan memanfaatkan kemajuan teknologi ini, Anda dapat menjelajahi dunia pembayaran digital dengan crypto dan mengeksplorasi berbagai keuntungan yang ditawarkannya.

Namun, perlu diingat bahwa setiap negara memiliki regulasi yang berbeda terkait penggunaan crypto sebagai metode pembayaran. Penting untuk selalu mematuhi peraturan yang berlaku dan memahami risiko serta konsekuensi hukum yang mungkin terkait dengan penggunaan crypto dalam pembayaran.

Pembayaran kripto telah mengubah cara kita bertransaksi, dan dengan perkembangan terus-menerus dalam teknologi blockchain dan adopsi yang lebih luas, kita dapat mengharapkan lebih banyak inovasi dan kesempatan yang menarik di masa depan.

Advertisement

Jika kamu ingin mengetahui lebih dalam mengenai aset kripto atau cryptocurrency, bisa baca artikel “Belajar Crypto untuk Pemula Mulai Dari Sini.”

Sumber: Binance Academy Indonesia

Popular

Exit mobile version