Altcoin News

Phantom Bikin AI Bisa Swap Token Sendiri, Solana Makin Ngebut?

Published

on

Solana memperkuat ekosistem pengembangannya setelah Phantom meluncurkan MCP (Model Context Protocol) server yang memungkinkan agen AI melakukan penandatanganan transaksi, swap token, hingga transfer aset secara otonom. Fitur ini dirancang agar agen AI dapat berinteraksi langsung dengan fungsi wallet secara terprogram, tanpa perlu klik manual dari pengguna.

Menurut pengumuman Phantom, implementasi ini berbasis Model Context Protocol (MCP), yang memungkinkan klien AI seperti Claude dan OpenClaw terhubung langsung ke wallet untuk menjalankan berbagai operasi on-chain. Dengan integrasi ini, agen AI dapat meminta kuotasi swap, menyiapkan transaksi, hingga mengajukan permintaan penandatanganan sesuai izin yang telah dikonfigurasi.

AI Bisa Swap dan Transfer Tanpa Klik Manual

Dalam praktiknya, agen AI dapat mengorkestrasi swap token, melakukan transfer, serta mengelola alamat wallet secara otomatis, selama berada dalam batas izin yang ditentukan. Integrasi ini juga membuka potensi pengembangan workflow lintas chain, tergantung bagaimana klien MCP menyusun rute dan layanan yang digunakan.

Dilaporkan Coincu, langkah ini dinilai dapat menggeser sebagian aktivitas rutin wallet menjadi proses otomatis di latar belakang. Bagi institusi maupun pengembang, efisiensi operasional menjadi nilai tambah, meski tetap harus mempertimbangkan aspek manajemen kunci, pemantauan, dan kebijakan keamanan internal.

Pada saat laporan ini disusun, harga Solana (SOL) berada di kisaran US$81 dengan volatilitas tinggi dan indikator RSI netral.

Sorotan Keamanan dan Manajemen Risiko

Kemampuan penandatanganan transaksi secara otonom meningkatkan urgensi pengaturan izin dan kontrol risiko. Penggunaan granular scopes atau pembatasan fungsi spesifik, batas nominal transaksi, serta checkpoint manual untuk transaksi sensitif menjadi elemen penting dalam mitigasi risiko.

Laporan awal menyebutkan bahwa fitur ini memungkinkan agen AI untuk melakukan swap token, menandatangani transaksi, dan mengelola alamat on-chain yang didukung Phantom. Namun, detail teknis lengkap dan katalog kontrol keamanan resmi masih menunggu dokumentasi lebih lanjut.

Dari perspektif tata kelola, pencatatan aktivitas (logging) yang jelas serta pemisahan tugas dapat membantu proses audit dan investigasi jika terjadi anomali. Pengembang juga disarankan untuk melakukan pengujian menggunakan wallet non-produksi dan menetapkan batas transaksi kecil selama tahap evaluasi awal.

Peluncuran MCP server ini menandai fase baru dalam integrasi AI dan wallet kripto. Meski menawarkan efisiensi dan otomasi yang signifikan, implementasi luas akan sangat bergantung pada bagaimana pelaku industri menyeimbangkan inovasi dengan kontrol keamanan dan manajemen risiko yang ketat.

Menurut Tim Research Tokocrypto, peluncuran ini mempertegas posisi Solana sebagai jaringan pilihan bagi pengembangan AI on-chain karena kecepatan dan biaya rendahnya.

“Meskipun memberikan efisiensi luar biasa bagi automasi, hal ini meningkatkan risiko keamanan yang membutuhkan pengelolaan izin (permissions) yang jauh lebih ketat bagi pengguna dompet digital,” jelasnya.

Baca juga: Tokcer! Token GHOST Melonjak Usai Isyarat Integrasi Solana


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Trending

Exit mobile version