Altcoin News
PLTRB Malah Naik: Saham Palantir Lagi Panas?
Palantir Tokenized bStocks (PLTRB) bergerak berlawanan dengan pasar kripto setelah mencatat kenaikan 2,08 persen dalam 24 jam menjadi 188,43 dollar AS.
Palantir Tokenized bStocks (PLTRB) menguat 2,08 persen dalam 24 jam ke level 188,43 dollar AS ketika Bitcoin justru turun lebih dari 2 persen. Kenaikan saham Palantir dan momentum sektor tokenized equities menjadi dua sentimen utama yang menopang pergerakannya.
Palantir Tokenized bStocks (PLTRB) bergerak berlawanan dengan pasar kripto setelah mencatat kenaikan 2,08 persen dalam 24 jam menjadi 188,43 dollar AS, sementara Bitcoin terkoreksi sekitar 2,16 persen.
Dikutip CoinMarketCap, kondisi tersebut menunjukkan bahwa PLTRB tidak sekadar mengikuti arah pasar aset kripto. Salah satu katalis yang lebih langsung justru datang dari saham Palantir Technologies (NASDAQ: PLTR) sebagai underlying.
Pada perdagangan 23 September 2026, saham Palantir melonjak 3,68 persen ke 191,79 dollar AS, dengan volume sekitar 35 juta saham.
Penguatan tersebut terjadi setelah Rosenblatt Securities kembali mempertahankan rekomendasi Buy dengan target harga 225 dollar AS, menyoroti peluang Palantir dalam implementasi AI di lingkungan Federal Aviation Administration (FAA).
Saham Palantir Naik, PLTRB Ikut Terangkat
Perhatian investor terhadap Palantir meningkat setelah FAA mulai menjalankan sistem berbasis AI bernama Strategic Management of Airspace, Routes and Trajectories (SMART) di tiga bandara utama kawasan Washington.
Rosenblatt menilai implementasi tersebut memperkuat prospek penggunaan teknologi AI dalam operasional pemerintah dan membuka peluang lebih luas bagi Palantir. Namun, perlu dicatat bahwa kontrak utama SMART senilai 875 juta dollar AS diberikan kepada Air Space Intelligence, bukan Palantir.
Palantir sendiri memiliki hubungan terpisah dengan FAA melalui penggunaan platform Foundry untuk modernisasi data dan integrasi AI.
Sentimen terhadap saham PLTR juga mendapat dukungan dari sektor komersial. Chipotle Mexican Grill dilaporkan sedang menguji platform manajemen risiko keamanan pangan yang dibangun menggunakan teknologi Foundry milik Palantir.
Karena PLTRB memberikan eksposur terhadap kinerja harga saham Palantir, kenaikan underlying tersebut menjadi penjelasan yang lebih langsung bagi pergerakan token dibanding sekadar reli sektor tokenisasi.
Utility bStocks Makin Luas
Di luar saham Palantir, PLTRB juga mendapatkan latar belakang positif dari perkembangan ekosistem bStocks.
Binance telah memasukkan PLTRB sebagai eligible collateral asset sejak 3 Juli 2026, bersama tokenized stocks seperti Nvidia, Tesla, Micron, SanDisk, Meta, Microsoft, dan Strategy.
Pada 21 September 2026, Binance kemudian memperluas kelayakan penggunaan bStocks sebagai margin collateral ke seluruh akun Cross Margin dan Portfolio Margin yang memenuhi persyaratan.
Sebelumnya, penggunaan tersebut lebih terbatas untuk kelompok pengguna tertentu. Pengguna reguler hingga VIP 2 kini dapat mengakses fitur setelah memenuhi suitability assessment dan ketentuan risiko Binance.
Perubahan tersebut menambah fungsi PLTRB. Tokenized stock ini tidak hanya memberikan eksposur terhadap saham Palantir, tetapi juga dapat digunakan sebagai collateral oleh pengguna yang memenuhi syarat.
Binance sendiri menegaskan bStocks merupakan sekuritas tokenisasi yang memberikan eksposur terhadap kinerja underlying equity, tetapi bukan saham langsung dan tidak memberikan kepemilikan perusahaan kepada pemegang token.
PLTRB Bisa Tembus US$200?
Setelah kenaikan terbaru, area 188 dollar AS menjadi level yang perlu diperhatikan PLTRB dalam jangka pendek.
Apabila harga mampu bertahan di atas area tersebut dan saham Palantir mempertahankan momentum, PLTRB berpeluang menguji kisaran 190–200 dollar AS.
Level 200 dollar AS menjadi resistance psikologis berikutnya setelah saham PLTR sendiri ditutup mendekati 192 dollar AS pada perdagangan terakhir.
Sebaliknya, pelemahan hingga menembus 185 dollar AS dapat mengindikasikan munculnya aksi ambil untung dan membuka peluang harga kembali menuju area sekitar 183 dollar AS.
Arah saham Palantir masih menjadi faktor utama yang perlu diperhatikan. Selain itu, perkembangan volume perdagangan tokenized stocks dan penggunaan bStocks sebagai collateral akan menentukan apakah momentum sektor tersebut dapat bertahan.
Untuk saat ini, kemampuan PLTRB menguat ketika Bitcoin turun menunjukkan bahwa katalis saham Palantir lebih dominan dibanding arah pasar kripto, sementara ekspansi utility bStocks memberikan dukungan tambahan bagi aset tokenisasi tersebut.
Baca juga: Apa Itu $SNDK, Saham dari SanDisk?
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
