Market
Risalah The Fed Soroti AI sebagai Risiko Inflasi, Kenaikan Suku Bunga Terbuka
Tim Research Tokocrypto mengatakan pelaku pasar masih mencermati peluang kenaikan suku bunga The Fed hingga akhir tahun.
Risalah rapat terbaru Federal Reserve menunjukkan bahwa permintaan tinggi terhadap kecerdasan buatan atau AI mulai menjadi salah satu faktor yang diperhatikan dalam prospek inflasi Amerika Serikat. The Fed menilai tekanan inflasi masih dapat bertahan tinggi jika permintaan terkait AI, konflik geopolitik, dan dampak tarif terus mendorong biaya ekonomi.
Dalam risalah FOMC bulan Juni, sejumlah pejabat The Fed membahas beberapa skenario kebijakan moneter. Salah satu skenario yang menjadi perhatian adalah kondisi ketika pasar tenaga kerja tetap stabil, tetapi inflasi masih tinggi akibat kuatnya permintaan AI, konflik di Timur Tengah, serta efek tarif.
Jika skenario tersebut terjadi, hampir seluruh peserta rapat menilai bahwa pengetatan kebijakan tambahan dapat diperlukan untuk membawa inflasi kembali ke target 2%.
The Fed Masih Buka Opsi Kenaikan Suku Bunga
Dilaporkan Coingape, pada pertemuan FOMC bulan Juni, The Fed mempertahankan suku bunga tetap stabil. Pertemuan tersebut juga menjadi pertemuan pertama Kevin Warsh sebagai Ketua The Fed.
Meski suku bunga tidak berubah, risalah rapat menunjukkan bahwa arah kebijakan ke depan masih belum sepenuhnya pasti. Sebagian peserta menilai suku bunga dana federal yang tepat pada akhir tahun bisa berada dalam atau sedikit di bawah kisaran saat ini.
Namun, sebagian peserta lainnya berpandangan bahwa suku bunga dana federal mungkin perlu berada di atas kisaran saat ini pada akhir tahun. Pandangan ini menunjukkan bahwa opsi kenaikan suku bunga masih tetap terbuka jika inflasi tidak menunjukkan penurunan yang cukup kuat.
Baca juga: Pasar Menanti Risalah The Fed, Sinyal Kenaikan Suku Bunga September Jadi Sorotan
Beberapa peserta juga menyebut ada alasan untuk menaikkan suku bunga karena risiko inflasi masih tinggi, sementara risiko pelemahan pasar tenaga kerja mulai berkurang. Meski demikian, mereka tetap mendukung keputusan untuk mempertahankan suku bunga pada rapat Juni.
Pasar Perkirakan Peluang Kenaikan Masih Besar
Tim Research Tokocrypto mengatakan pelaku pasar masih mencermati peluang kenaikan suku bunga The Fed hingga akhir tahun. Data Polymarket menunjukkan peluang kenaikan suku bunga tahun ini berada di sekitar 59%.
“Peluang tersebut meningkat dalam beberapa hari terakhir setelah eskalasi terbaru dalam konflik AS-Iran. Ketegangan geopolitik dinilai dapat menambah risiko inflasi, terutama jika berdampak pada harga energi dan rantai pasok global,” ujarnya.
Sementara itu, data CME FedWatch menunjukkan The Fed masih paling mungkin mempertahankan suku bunga pada pertemuan FOMC bulan Juli, dengan peluang sekitar 69,5%. Namun, angka tersebut turun dari sekitar 80% pada pekan sebelumnya.
Saat ini, pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga pada rapat Juli berada di sekitar 30,5%. Kenaikan peluang ini menunjukkan bahwa investor mulai lebih berhati-hati terhadap kemungkinan The Fed kembali mengambil langkah hawkish.
Untuk pasar kripto dan aset berisiko lainnya, risalah The Fed menjadi sinyal penting. Jika inflasi tetap tinggi dan peluang kenaikan suku bunga meningkat, sentimen terhadap aset berisiko dapat ikut tertekan. Sebaliknya, jika data ekonomi berikutnya menunjukkan inflasi mulai mereda, pasar dapat kembali berharap The Fed mempertahankan atau bahkan melonggarkan kebijakan ke depan.
Baca juga: Rahasia SpaceX yang Baru IPO: Punya 18.712 Bitcoin, Lebih Banyak dari Tesla!
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
