Academy

Risiko Crypto Futures yang Perlu Dipahami Sebelum Trading

Published

on

Sekilas crypto futures memang terkesan bisa memberikan keuntungan dalam waktu yang cepat, karena adanya leverage dan futures juga memberikan kesempatan bagi para traders untuk mendapatkan profit meskipun ketika pasar sedang sideways atau dalam kondisi bearish.

Namun, meskipun terlihat sangat menggiurkan, futures juga tentunya membawa keuntungan dan risiko tersendiri.

Sebelum kamu memutuskan untuk memindahkan modal yang ada di dompet spot kamu, yuk bedah risiko-risiko yang mungkin kamu akan hadapi saat mencoba futures!

Risiko Leverage yang Memperbesar Kerugian

Leverage menjadi salah satu fitur crypto futures yang menjadi alasan kenapa para trader memilih trading menggunakan futures daripada trading di spotleverage memungkinkan trader untuk membuka posisi lebih besar dari modal yang dimiliki dengan meminjam dana dari exchange.

Misalnya, kamu melakukan trading crypto futures dengan leverage 10x, maka kamu bisa membuka posisi senilai 10 kali dari modal awal. Maka… dengan modal Rp1jt dan leverage 10x, kamu bisa mentransaksikan aset senilai Rp10jt. Berikut contoh perhitungan lebih lengkapnya:

Bayangkan kamu punya modal awal Rp1.000.000 dan menggunakan leverage 10x.

Tanpa leverage: Jika harga naik 5%, keuntunganmu = Rp1.000.000 × 5% = Rp50.000.

Dengan leverage 10x: Posisi tradingmu jadi Rp10.000.000. Jika harga naik 5%, keuntunganmu = Rp10.000.000 × 5% = Rp500.000.

Namun, jika harga justru turun 5%:

  • Tanpa leverage → rugi Rp50.000.
  • Dengan leverage 10x → rugi Rp500.000, yang berarti modal awal Rp1.000.000 bisa tinggal setengah, hanya dengan pergerakan 5%.

Fitur ini memang bisa memperbesar potensi keuntungan, tetapi pada saat yang sama juga memperbesar potensi kerugian jika pergerakan harga tidak sesuai dengan analisa.

Risiko Posisi Terlikuidasi

Pasti kamu pernah mendengar istilah Margin Call dalam dunia crypto futures bukan? Nah, Margin Call merupakan surat cinta dari exchange karena menjadi tanda peringatan bahwa posisi trading kamu sudah berada di ambang batas risiko untuk posisi kamu ditutup atau terlikuidasi.

Mekanisme likuidasi sendiri ini terjadi ketika kerugian pada posisi trading mencapai batas tertentu sehingga sistem secara otomatis menutup posisi tersebut untuk mencegah kerugian lebih besar.

Contoh:

  • Kamu membuka posisi dengan modal Rp1.000.000 menggunakan leverage 10x.
  • Nilai kontrak jadi Rp10.000.000.
  • Jika harga turun 10%, kerugianmu Rp1.000.000, dan modal awal langsung habis.
  • Maka kamu akan mendapatkan Margin Call karena akunmu tidak lagi memenuhi syarat modal.
  • Jika kamu tidak menambah modal, modal awal kamu tadi Rp1.000.000 akan habis untuk menutupi kerugian dan posisi otomatis ditutup.

Likuidasi sering terjadi ketika pasar bergerak sangat cepat dan trader menggunakan leverage tinggi. Jika tidak dikelola dengan baik, modal yang digunakan dalam posisi tersebut bisa habis untuk menutupi kerugian akibat leverage. Inilah mengapa manajemen risiko menjadi bagian penting dalam trading futures.

Volatilitas Pasar Kripto yang Tinggi

Volatilitas pasar sering kali menjadi incaran para trader karena dari volatilitas inilah trader bisa memanfaatkan pergerakan harga dan mendapatkan keuntungan. Pergerakan harga yang cepat dan tajam memungkinkan trader memperoleh profit dalam waktu singkat, terutama bagi mereka yang aktif menggunakan strategi jangka pendek seperti day trading atau scalping.

Namun, tingginya volatilitas juga membawa risiko besar. Ketika digabungkan dengan penggunaan leverage futures, peluang profit memang bisa berlipat ganda, tetapi potensi kerugian pun otomatis meningkat.

Oleh karena itu, memahami karakter pasar kripto dan menerapkan manajemen risiko yang tepat menjadi kunci agar volatilitas tidak berubah menjadi bumerang untuk strategi trading kamu.

Risiko Overtrading

Karena trading crypto futures memungkinkan kamu untuk menggunakan leverage dan membuka posisi dengan modal relatif kecil. Namun, kemudahan ini sering kali mendorong sebagian trader untuk melakukan overtrading, yaitu membuka posisi terlalu sering atau berlebihan tanpa strategi yang terukur.

Overtrading biasanya terjadi ketika trader:

  • Terlalu sering masuk pasar tanpa rencana jelas kapan harus take profit atau cut-loss.
  • Berusaha mengejar kerugian dari trading sebelumnya (revenge trading).
  • Tidak memiliki disiplin dalam mengatur jumlah posisi dan risiko.

Kondisi ini dapat meningkatkan risiko kerugian secara signifikan, karena semakin banyak posisi yang dibuka tanpa kontrol, semakin besar pula potensi modal menguap.

Untuk menghindarinya, kamu perlu menjaga disiplin dan memiliki rencana trading yang jelas. Menentukan batasan jumlah transaksi, target keuntungan, serta strategi cut-loss akan membantu mengurangi risiko overtrading dan menjaga modal tetap terukur.

Risiko Greed dan Spekulasi

Crypto futures yang memungkinkan penggunanya untuk melakukan trading kapan saja, karena aspek volatilitas yang tinggi dan dapat memberikan keuntungan cepat seringkali mendorong rasa serakah (greed) dan spekulasi berlebihan.

Keputusan yang didorong oleh emosi ini biasanya muncul ketika trader mengikuti emoji atau rasa serakah yang menjadi musuh utama para trader. Keputusan ini biasanya akan muncul ketika trader:

  • Melihat peluang profit instan dan langsung masuk pasar tanpa perhitungan.
  • Berusaha “balas dendam” atas kerugian sebelumnya dengan menambah posisi lebih besar.
  • Mengabaikan strategi manajemen risiko karena tergoda oleh potensi keuntungan cepat.

Akibatnya, greed dan spekulasi berlebihan justru mempercepat kerugian. Posisi yang terlalu besar bisa menghabiskan margin dengan cepat, sementara frekuensi trading yang berlebihan meningkatkan biaya dan risiko likuidasi.

Agar kamu terhindar dari hal ini, kamu perlu menjaga disiplin psikologis dan memiliki rencana trading yang jelas.

Kesimpulan

Itu dia risiko-risiko dari crypto futures yang perlu kamu pahami sebelum melakukan trading. Pastikan kamu trading di exchange crypto yang terdaftar di resmi di Indonesia yang mengikuti prosedur  yang berlaku seperti Tokocrypto.

Dapatkan potongan 20% biaya trading dengan masukkan kode: TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran Tokocrypto—download aplikasinya dan registrasi di sini!


Investasi dan trading crypto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset crypto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending

Exit mobile version