Altcoin News
Saham Intel Koreksi, INTCB Justru Bertahan di Atas US$100
Intel Tokenized bStocks (INTCB) mencatat kenaikan 3,16% dalam 24 jam ke level US$103,11, berdasarkan snapshot data pasar yang digunakan.
Intel Tokenized bStocks (INTCB) menguat 3,16% ke US$103,11 dalam 24 jam meski saham Intel mengalami koreksi di Wall Street. Peningkatan aktivitas on-chain dan momentum tokenized stocks memberikan dukungan tambahan bagi aset tersebut.
Intel Tokenized bStocks (INTCB) mencatat kenaikan 3,16% dalam 24 jam ke level US$103,11, berdasarkan snapshot data pasar yang digunakan.
Dilaporkan CoinMarketCap, penguatan ini terjadi bersamaan dengan kenaikan pasar kripto secara umum, tetapi menariknya bergerak berbeda dari underlying Intel Corporation (NASDAQ: INTC).
Saham Intel ditutup turun 5,57% ke US$100,32 pada 10 September, setelah sehari sebelumnya berada di US$106,24. Koreksi tersebut terjadi setelah saham Intel sebelumnya mencatat rally besar, termasuk lonjakan 9,05% pada 8 September.
Perbedaan pergerakan ini menunjukkan bahwa dalam jangka sangat pendek, INTCB juga dapat dipengaruhi oleh aktivitas perdagangan on-chain dan sentimen pasar aset digital di luar jam perdagangan Nasdaq.
Aktivitas On-Chain INTCB Melonjak
Salah satu perkembangan yang menarik perhatian adalah peningkatan aktivitas transaksi tokenized Intel.
Menurut data yang dibagikan Covalent pada 10 September, tokenized Intel mencatat sekitar 20.000 transaksi dalam sehari, meningkat sekitar 264% dibandingkan pekan sebelumnya.
Lonjakan tersebut menunjukkan aktivitas pengguna terhadap eksposur Intel secara on-chain meningkat signifikan.
Baca juga: Muse AI Jadi Katalis Baru Meta, METAB Melonjak 6,5% ke US$658
Namun, jumlah transaksi tidak selalu identik dengan masuknya modal baru. Peningkatan transaksi dapat berasal dari aktivitas trading, perpindahan wallet, interaksi DeFi, maupun mekanisme lain di blockchain.
Meski demikian, bersamaan dengan kenaikan harga INTCB, data tersebut menunjukkan perhatian terhadap aset tokenized Intel sedang meningkat.
Saham Intel Sempat Rally Berkat Prospek Kenaikan Harga CPU
Dari sisi underlying, Intel masih berada dalam periode volatilitas tinggi.
Saham perusahaan melonjak sekitar 9% pada 8 September setelah muncul laporan bahwa Intel berencana menaikkan harga sejumlah CPU sekitar 10% pada Oktober.
Rencana tersebut muncul di tengah permintaan yang kuat untuk server CPU serta meningkatnya biaya komponen seperti memory dan printed circuit boards. Permintaan server juga mendapat dukungan dari pembangunan data center untuk kebutuhan AI.
Setelah rally tajam tersebut, saham Intel kemudian mengalami profit-taking dan turun ke US$100,32 pada 10 September.
Bagi INTCB, kondisi ini tetap penting karena performa saham Intel merupakan jangkar fundamental utama. Tokenized stock memberikan eksposur ekonomi terhadap pergerakan underlying, sehingga rally yang terlalu jauh dari harga saham Intel berpotensi mengalami penyesuaian ketika price discovery kembali terjadi.
Tokenized Stocks Tambah Momentum
INTCB juga bergerak di tengah pertumbuhan minat terhadap tokenized equities.
Model ini memungkinkan investor mendapatkan eksposur terhadap saham tradisional melalui infrastruktur blockchain dengan akses perdagangan yang lebih fleksibel dibandingkan jam bursa konvensional.
Karakter tersebut dapat menyebabkan tokenized stocks tetap aktif bergerak ketika pasar saham AS sudah tutup.
Hal ini pula yang dapat menjelaskan mengapa INTCB masih mencatat kenaikan dalam snapshot 24 jam meskipun saham Intel turun pada sesi perdagangan terakhir.
Namun, perbedaan harga antara token dan underlying perlu diperhatikan. Dalam kondisi likuiditas yang lebih tipis, premium atau discount sementara terhadap underlying stock dapat terbentuk sebelum kembali menyesuaikan.
US$100 Jadi Level Penting INTCB
Dari sisi teknikal jangka pendek, US$100 menjadi support psikologis utama INTCB.
Selama harga mampu bertahan di atas level tersebut, momentum positif masih membuka peluang bagi INTCB untuk menguji area US$105–US$110.
Area itu juga menjadi penting karena saham Intel sempat mencapai US$106,69 pada 9 September sebelum mengalami koreksi.
Sebaliknya, penurunan kembali di bawah US$100 dapat membuka peluang koreksi menuju area US$95, terutama jika underlying Intel kembali melemah.
Investor juga akan mencermati perkembangan regulasi aset digital di Amerika Serikat.
Senat AS dijadwalkan menggelar procedural vote terhadap CLARITY Act pada 15 September. Voting ini membutuhkan 60 suara untuk membuka jalan menuju pembahasan resmi RUU di lantai Senat dan bukan merupakan voting final untuk mengesahkan CLARITY Act.
RUU tersebut berfokus pada struktur regulasi pasar aset digital dan pembagian kewenangan regulator, sehingga dampaknya terhadap tokenized stocks lebih bersifat tidak langsung melalui perkembangan kerangka regulasi aset on-chain secara luas.
Secara jangka pendek, outlook INTCB masih cautiously bullish selama harga dapat mempertahankan area US$100.
Namun, setelah saham Intel turun lebih dari 5% pada sesi terakhir, arah berikutnya tetap perlu dikonfirmasi oleh underlying INTC. Peningkatan aktivitas on-chain dapat menjaga momentum, tetapi US$100 menjadi level kunci, sementara US$105–US$110 menjadi resistance berikutnya.
Baca juga: CryptoQuant: Data Demand Tunjukkan Bear Market Mungkin Sudah Selesai
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
