Bitcoin News

Seberapa Jauh Bitcoin Bisa Turun Setelah Anjlok 20%?

Published

on

Harga Bitcoin kembali mengalami tekanan dan turun lebih dari 20% dari level tertinggi sepanjang masa (ATH) yang baru-baru ini dicapai.

Penurunan ini menimbulkan pertanyaan besar: apakah Bitcoin masih akan terus turun, dan seberapa dalam koreksi ini bisa terjadi?

Bitcoin Turun 20%: Apakah Koreksi Belum Berakhir?

Dalam sebulan terakhir, harga Bitcoin telah mengalami penurunan hingga 16%, dengan pelemahan sebesar 11% hanya dalam seminggu terakhir. Saat ini, Bitcoin diperdagangkan di kisaran $86.147, setelah menyentuh level terendah $82.131,90 dalam 24 jam terakhir.

Menurut laporan Coingape, selain faktor teknikal, tekanan jual juga diperparah oleh arus keluar besar-besaran dari ETF Bitcoin Spot di AS. Pada 26 Februari, tercatat bahwa investor menarik dana hingga $754,6 juta dari ETF Bitcoin, menandakan melemahnya minat pasar terhadap aset digital ini.

Level Penting yang Harus Diperhatikan

Level penting yang harus diperhatikan olen investor BItcoin (BTC). SUmber: Sumber: Rekt Capital, X.

Beberapa analis melihat penurunan ini sebagai koreksi sehat yang dapat menarik investor baru untuk masuk dengan harga lebih rendah. Michael van de Poppe, seorang analis pasar ternama, menyatakan bahwa Bitcoin harus bertahan di level $87.000 agar bisa pulih. Jika level ini gagal dipertahankan, ada kemungkinan aksi jual lebih lanjut yang dapat membawa harga BTC ke kisaran $70.000.

Analis lain, Ali Martinez, memperkirakan bahwa jika Bitcoin turun di bawah $93.198, level support berikutnya ada di sekitar $70.440. Dengan sentimen bearish yang masih dominan, skenario penurunan ke level $70.000 menjadi semakin memungkinkan.

Apakah Bitcoin Bisa Pulih?

Meskipun sedang mengalami tekanan, beberapa ahli tetap optimis terhadap pemulihan harga Bitcoin. Analis Rekt Capital mencatat bahwa Bitcoin hampir menutup “CME Gap” yang terbentuk di kisaran $78.000 – $80.700, yang bisa menjadi sinyal pembalikan harga. Selain itu, ada CME Gap baru di rentang $92.700 – $94.000, yang bisa mendorong Bitcoin kembali ke $93.500 dalam jangka pendek.

Grafik sinyal Bitcoin. Sumber: Rose Premium Signals, X.

Beberapa prediksi jangka panjang bahkan lebih optimis. Rose Premium Signals memperkirakan bahwa Bitcoin memiliki potensi untuk mencapai $130.000, terutama jika tren historis pengisian CME Gap terus berlanjut.

Penurunan harga Bitcoin saat ini memicu kekhawatiran, tetapi juga bisa menjadi peluang bagi investor untuk masuk dengan harga lebih rendah. Jika level support penting di $87.000 gagal dipertahankan, maka Bitcoin bisa turun ke $70.000. Namun, jika pemulihan terjadi, ada kemungkinan harga kembali ke atas $90.000 dan bahkan menembus level yang lebih tinggi dalam jangka panjang.

Pasar kripto selalu dinamis dan volatil. Oleh karena itu, investor harus tetap waspada dan mempertimbangkan strategi yang matang sebelum mengambil keputusan investasi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Popular

Exit mobile version