Altcoin News
SKR Terpuruk 70%, Arah Harga Solana Seeker Kini Menjadi Misteri
Token Solana Seeker (SKR) terus berada di bawah tekanan setelah anjlok hampir 70% dari puncak harga pasca-peluncuran. Lemahnya permintaan spot, sinyal teknikal bearish, serta meningkatnya suplai token di bursa memunculkan risiko penurunan lanjutan hingga 17% dalam waktu dekat.
Berdasarkan data pasar terbaru, harga SKR kini bergerak di kisaran US$0,024, jauh dari level tertingginya di sekitar US$0,067. Penurunan tajam ini menghapus sebagian besar antusiasme awal investor, sementara aktivitas beli terlihat minim meski harga sudah terkoreksi dalam.
Tekanan Jual Masih Dominan
Dilaporkan BeInCrypto, indikator teknikal menunjukkan tekanan jual belum mereda. Pada grafik 4 jam, Chaikin Money Flow (CMF) tercatat berada di bawah level nol sejak 24 Januari, menandakan arus modal yang keluar dari aset. Upaya pemulihan CMF pada 26 Januari gagal bertahan dan justru kembali melemah, memperkuat sinyal distribusi.
Sementara itu, indikator Relative Strength Index (RSI) pada grafik 1 jam membentuk bearish divergence. Meski harga sempat mencetak higher high, RSI justru mencetak lower high, yang mengindikasikan melemahnya momentum beli. Kondisi ini menjelaskan mengapa setiap reli jangka pendek SKR gagal berlanjut.
Baca juga: iPhone 17 Pro vs Solana Seeker Mana yang Lebih Bagus?
Data On-Chain: Tidak Ada Akumulasi
Tekanan juga terlihat dari data on-chain. Dalam 24 jam terakhir, saldo SKR di bursa meningkat 5,31% menjadi sekitar 467 juta token, atau setara dengan 23,6 juta SKR yang berpindah ke exchange. Pergerakan ini umumnya diartikan sebagai sinyal potensi penjualan.
Di saat yang sama, kepemilikan oleh investor besar (smart money) tercatat turun sekitar 4%, menunjukkan belum adanya minat akumulasi yang signifikan meski harga telah turun tajam.
Bear Justru Jadi Penentu Arah Harga
Menariknya, di tengah absennya pembeli spot, arah pergerakan SKR kini justru bergantung pada posisi trader derivatif. Data peta likuidasi menunjukkan dominasi posisi short di pasar perpetual SKR/USDT.
Di bursa Bitget, total leverage short mencapai sekitar US$3,06 juta, lebih dari dua kali lipat posisi long yang berada di kisaran US$1,49 juta. Jika harga SKR naik mendekati US$0,030, sekitar US$1,2 juta posisi short berpotensi terlikuidasi dan memicu short squeeze.
Namun analis menegaskan, reli akibat short squeeze bukanlah tanda kekuatan fundamental, melainkan pembelian paksa akibat likuidasi.
Jika tidak terjadi short squeeze, SKR berisiko menembus area support di sekitar US$0,019, yang berarti penurunan lanjutan sekitar 17% dari level saat ini.
Dengan kondisi tersebut, masa depan jangka pendek Seeker kini tidak lagi bergantung pada aksi beli investor, melainkan pada apakah para bear terjebak dalam posisi leverage mereka sendiri.
Baca juga: Heboh! Solana Mobile Bagikan 2 Miliar Token SKR ke Pengguna Seeker
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
