Crypto

Solana Gagal Tembus US$110, tapi SOL Masih Bisa Terbang ke US$133?

Tim Research Tokocrypto mengatakan pada 30 Agustus 2026, SOL diperdagangkan di sekitar US$105, setelah sempat mencapai level tertinggi sekitar US$110,38 pada 27 Agustus.

Published

on

Solana (SOL) mulai mengalami konsolidasi setelah reli kuat membawa harganya menembus US$100 dan sempat menyentuh area US$110. Meski momentum jangka pendek melambat, struktur harga masih dinilai bullish selama SOL mampu mempertahankan sejumlah level support penting.

Tim Research Tokocrypto mengatakan pada 30 Agustus 2026, SOL diperdagangkan di sekitar US$105, setelah sempat mencapai level tertinggi sekitar US$110,38 pada 27 Agustus.

“Harga SOL masih menguat sekitar 12% dalam sepekan, meskipun mulai bergerak lebih volatil setelah gagal menembus US$110,” ungkapnya.

Analisis teknikal yang dikutip CoinPedia menempatkan US$133 sebagai target kenaikan berikutnya apabila koreksi saat ini hanya menjadi fase konsolidasi dan support utama tetap bertahan.

US$110 Jadi Tembok Pertama Solana

Reli Solana sepanjang paruh kedua Agustus berlangsung cukup agresif.

Data Investing.com menunjukkan SOL masih berada di sekitar US$95 pada 24–26 Agustus, sebelum melonjak hingga menyentuh US$110,38 pada 27 Agustus. Harga kemudian terkoreksi 4,58% sehari setelahnya dan kembali bergerak di sekitar US$104–US$105.

Penolakan di area US$110 sebenarnya sudah menjadi salah satu level yang diperhatikan analis sebelumnya.

Area US$105–US$110 menjadi resistance pertama setelah SOL berhasil merebut kembali level psikologis US$100. Jika resistance tersebut berhasil ditembus secara meyakinkan, ruang kenaikan yang lebih besar berpotensi terbuka.

Namun, kegagalan menembus US$110 tidak otomatis berarti tren bullish telah berakhir.

Koreksi saat ini masih dinilai sebagai koreksi internal dalam tren naik selama harga tidak kehilangan struktur support yang terbentuk sepanjang reli Agustus.

Baca juga: Pasar kripto Hadapi Pekan Penting: Data PCE hingga Jackson Hole Jadi Penentu Arah

Area US$102 Jadi Pertahanan Terdekat

Support pertama yang saat ini diperhatikan berada pada kisaran US$102,57–US$106,76.

Zona tersebut merupakan support jangka pendek dan menjadi area pertama yang diuji setelah harga mengalami penolakan dari US$110.

SOL saat ini masih berada di dalam zona tersebut.

Jika buyer mampu mempertahankan harga di atas US$102, peluang untuk kembali menguji US$110 masih terbuka. Namun, support ini dinilai relatif lemah dan lebih relevan untuk pergerakan jangka sangat pendek.

Jika US$102 gagal dipertahankan, perhatian akan bergeser ke support yang jauh lebih penting.

US$90–US$95 Jadi Batas Bullish

Zona support berikutnya berada di sekitar US$90,46–US$94,83.

Area ini dihitung menggunakan Fibonacci retracement dari titik terendah SOL pada 16 Agustus hingga puncak reli terbaru.

Berbeda dengan support US$102, area US$90–US$95 dianggap lebih menentukan bagi struktur kenaikan Solana.

Jika terjadi koreksi lebih dalam tetapi buyer kembali masuk di area tersebut, tren bullish masih dapat dipertahankan.

Sebaliknya, penutupan di bawah US$90,46 berpotensi membatalkan skenario bullish jangka pendek dan membuka ruang koreksi yang lebih besar.

Level tersebut juga tidak terlalu jauh dari sejumlah moving average yang sebelumnya menjadi area konsolidasi SOL sebelum reli menuju US$100.

Target Berikutnya Bisa US$133

Jika koreksi berhasil ditahan, proyeksi Fibonacci yang digunakan analis menempatkan target kenaikan SOL berikutnya di sekitar US$133.

Dari harga sekitar US$105 saat ini, target tersebut berarti masih terdapat potensi kenaikan sekitar 26%.

Namun, untuk menuju US$133, Solana terlebih dahulu harus merebut kembali US$110.

Level US$120 juga berpotensi menjadi resistance antara sebelum harga menguji area US$130-an. Analisis teknikal lain menempatkan kisaran US$110–US$125 sebagai area target penting Solana memasuki September.

Karena itu, US$133 bukan target yang otomatis tercapai hanya karena tren saat ini masih bullish.

Buyer tetap perlu menunjukkan kekuatan melalui breakout di atas US$110 dan kemampuan menjaga harga di atas level tersebut.

ETF Ikut Jadi Penopang Reli SOL

Reli Solana sebelumnya juga mendapatkan dukungan dari meningkatnya permintaan investor institusional.

Spot Solana ETF di Amerika Serikat mencatat beberapa sesi inflow positif pada akhir Agustus. Pada 24 Agustus saja, produk tersebut memperoleh sekitar US$33,49 juta net inflow.

Aktivitas perdagangan produk ETF Solana juga meningkat.

Bitwise Solana Staking ETF (BSOL) sempat mencetak volume perdagangan harian lebih dari US$126 juta, menjadi rekor baru bagi produk tersebut. Dalam tujuh sesi, volume perdagangannya mencapai sekitar US$500 juta.

Arus modal institusional ini memberikan dukungan tambahan terhadap reli SOL, meskipun pada akhirnya harga tetap harus mampu mempertahankan struktur teknikalnya.

SOL Masih Bullish atau Mulai Koreksi?

Untuk sementara, reli Solana belum kehilangan struktur bullishnya.

Harga masih bertahan di atas US$100 setelah naik tajam dari level sekitar US$60 pada Juni. Koreksi setelah menyentuh US$110 juga masih dapat dianggap wajar setelah kenaikan yang berlangsung cepat.

Namun, ada tiga level yang kini menjadi penentu.

US$102 menjadi support jangka pendek, US$90–US$95 menjadi zona pertahanan utama, sedangkan US$110 menjadi resistance yang perlu direbut kembali.

Jika SOL mampu bertahan di atas support dan kemudian breakout US$110, target US$120 hingga US$133 berpotensi kembali menjadi perhatian pasar.

Sebaliknya, kehilangan US$102 dapat membawa harga menuju zona US$90–US$95. Jika US$90,46 ikut ditembus, skenario bullish jangka pendek akan melemah secara signifikan.

Dengan demikian, koreksi Solana saat ini belum otomatis menjadi tanda berakhirnya reli. Selama US$90–US$95 tetap bertahan, peluang menuju US$133 masih terbuka, tetapi US$110 tetap menjadi gerbang pertama yang harus dilewati.

Baca juga: Ondo x Chainlink Buka Era Baru, Token Saham AS Bisa Jadi Jaminan


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending

Exit mobile version