Altcoin News

Stacks Melonjak 132% Sepekan, STX Uji Resistance Kunci US$0,30

Tim Research Tokocrypto menjelaskan reli tajam tersebut didorong oleh kombinasi momentum pasar, narasi Bitcoin Layer-2, serta meningkatnya kembali aktivitas derivatif.

Published

on

Harga Stacks (STX) menjadi salah satu aset crypto dengan performa terkuat dalam sepekan terakhir. Token ini naik lebih dari 132% dalam tujuh hari dan bergerak di sekitar US$0,279, membuatnya kembali masuk radar trader setelah lama berada dalam tekanan.

Tim Research Tokocrypto menjelaskan reli tajam tersebut didorong oleh kombinasi momentum pasar, narasi Bitcoin Layer-2, serta meningkatnya kembali aktivitas derivatif.

“Namun, STX kini menghadapi ujian penting di area US$0,29–US$0,30, level psikologis yang dapat menentukan apakah reli berlanjut atau masuk fase konsolidasi,” ungkapnya.

Karena Stacks memiliki posisi sebagai jaringan smart contract yang terhubung dengan ekosistem Bitcoin, pergerakan STX juga sangat sensitif terhadap arah BTC. Jika Bitcoin melanjutkan penguatan, STX berpotensi ikut terdorong. Sebaliknya, koreksi Bitcoin dapat memicu tekanan lebih besar pada STX.

Narasi Bitcoin Layer-2 Dorong Minat STX

Kenaikan STX tidak hanya dipengaruhi oleh sentimen pasar crypto secara umum. Investor kembali mencermati posisi Stacks sebagai salah satu proyek yang membawa smart contract dan aplikasi terdesentralisasi ke ekosistem Bitcoin.

Narasi Bitcoin Layer-2 semakin menarik perhatian ketika Bitcoin bergerak kuat dan minat terhadap aset terkait BTC ikut meningkat. Dalam kondisi seperti ini, STX sering dipandang sebagai aset dengan beta lebih tinggi terhadap Bitcoin.

Artinya, ketika Bitcoin naik, STX dapat bergerak lebih agresif karena trader mencari aset yang masih memiliki keterkaitan kuat dengan narasi BTC, tetapi menawarkan potensi kenaikan lebih besar.

Selain itu, perhatian terhadap Nakamoto upgrade juga menjadi salah satu faktor pendukung sentimen. Upgrade tersebut dirancang untuk meningkatkan throughput, memperkuat keamanan, dan memperbaiki performa jaringan Stacks.

Baca juga: Bitcoin Tembus US$81.000, Reli Emas Terbaik sejak 1999

STX Bertahan di Atas Moving Average Utama

Secara teknikal, struktur STX masih terlihat kuat pada grafik empat jam. Harga berada di atas sejumlah exponential moving average utama, menunjukkan tren jangka pendek masih berpihak pada pembeli.

Dikutip Coinedition, EMA 20 berada di sekitar US$0,2422, sementara EMA 50 berada di US$0,2037. EMA 100 dan EMA 200 masing-masing berada di sekitar US$0,1757 dan US$0,1615.

Selama harga bertahan di atas EMA 20, momentum bullish jangka pendek masih dapat dipertahankan. Level ini juga menjadi support penting jika STX mengalami pullback setelah reli besar.

Namun, kenaikan yang terlalu cepat juga membuat risiko konsolidasi meningkat. Setelah reli lebih dari 130% dalam sepekan, sebagian trader kemungkinan mulai mempertimbangkan aksi profit-taking.

US$0,30 Jadi Level Penentu

Resistance utama STX saat ini berada di area US$0,29–US$0,30. Level ini menjadi penghalang psikologis penting yang harus ditembus untuk membuka ruang kenaikan berikutnya.

Jika STX mampu menembus dan bertahan di atas US$0,30, target berikutnya berada di sekitar US$0,32. Jika momentum tetap kuat, harga dapat melanjutkan kenaikan menuju area resistance lebih luas di US$0,32–US$0,33.

Namun, jika STX gagal menembus US$0,30, harga berpotensi masuk fase konsolidasi. Dalam skenario tersebut, trader akan memantau apakah support terdekat mampu menahan tekanan jual.

Bollinger Band %B yang berada di sekitar 1,00 menunjukkan harga sudah bergerak dekat dengan upper band. Ini mengonfirmasi momentum kuat, tetapi juga memberi sinyal bahwa STX mulai overextended dalam jangka pendek.

Support US$0,2532 Perlu Dipertahankan

Di sisi bawah, level US$0,2532 menjadi support pertama yang perlu dipantau. Area ini menjadi pertahanan awal jika STX gagal menembus US$0,30 dan mulai terkoreksi.

Jika US$0,2532 bertahan, STX masih memiliki peluang untuk kembali menguji US$0,29–US$0,30. Konsolidasi di atas area ini dapat dianggap sehat setelah reli besar.

Namun, jika US$0,2532 ditembus, perhatian akan beralih ke EMA 20 di sekitar US$0,2422. Level ini menjadi batas penting bagi struktur bullish jangka pendek.

Penurunan di bawah US$0,2422 dapat melemahkan momentum dan membuka peluang koreksi ke US$0,2243. Jika tekanan jual berlanjut, support lebih dalam berada di sekitar US$0,2040 dan US$0,1838.

Open Interest Naik Tajam

Data derivatif menunjukkan spekulasi terhadap STX kembali meningkat. Open interest STX naik dari sekitar US$17 juta pada pertengahan Agustus menjadi sekitar US$57,15 juta per 26 Agustus.

Kenaikan open interest menunjukkan trader mulai membangun kembali posisi leverage seiring reli harga. Ini dapat memperkuat tren bullish jika harga terus membentuk higher high.

Namun, leverage juga meningkatkan risiko volatilitas. Jika harga berbalik turun secara tiba-tiba, posisi leverage dapat terlikuidasi dan mempercepat tekanan jual.

Dengan kata lain, kenaikan open interest memberi sinyal meningkatnya minat pasar, tetapi juga membuat reli STX lebih rentan terhadap pergerakan tajam.

Exchange Inflow Bisa Jadi Pedang Bermata Dua

Selain derivatif, data spot flow juga menunjukkan aktivitas yang membaik. Setelah beberapa periode didominasi outflow dari exchange, inflow mulai muncul lebih sering sejak Maret.

Dalam materi sumber, pembacaan terbaru menunjukkan sekitar US$751.000 STX masuk ke exchange. Di satu sisi, inflow dapat meningkatkan likuiditas dan memudahkan aktivitas perdagangan.

Namun, inflow ke exchange juga dapat menandakan potensi tekanan jual, karena token yang masuk ke platform perdagangan lebih mudah dijual oleh pemiliknya.

Karena itu, exchange inflow perlu dibaca secara hati-hati. Jika inflow terjadi bersamaan dengan kenaikan harga dan volume beli kuat, dampaknya bisa positif. Namun, jika inflow diikuti penurunan harga, pasar dapat menafsirkannya sebagai distribusi.

Outlook STX: Bullish, tetapi Mulai Panas

Secara keseluruhan, outlook STX masih bullish setelah reli 132% dalam sepekan. Harga berada di atas moving average utama, open interest meningkat, dan narasi Bitcoin Layer-2 kembali menarik perhatian.

Namun, reli ini juga mulai terlihat panas secara teknikal. BB %B yang berada dekat 1,00 menunjukkan momentum sudah sangat kuat dan berisiko masuk fase konsolidasi.

Level paling penting di sisi atas adalah US$0,30. Jika STX berhasil menembus level ini, target berikutnya berada di US$0,32 hingga US$0,33.

Di sisi bawah, area US$0,2532–US$0,2422 menjadi zona support utama. Selama area ini bertahan, struktur bullish masih terjaga. Namun, penurunan di bawah US$0,2422 dapat melemahkan tren dan membuka peluang koreksi menuju US$0,2243 hingga US$0,2040.

Untuk saat ini, STX masih menjadi salah satu aset dengan momentum terkuat di pasar. Namun, setelah kenaikan besar dalam waktu singkat, arah berikutnya akan sangat bergantung pada apakah pembeli mampu menembus US$0,30 atau justru mulai kehilangan tenaga.

Baca juga: Ondo x Chainlink Buka Era Baru, Token Saham AS Bisa Jadi Jaminan


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

Trending

Exit mobile version