Altcoin News
Stellar Melonjak 20%, XLM Diangkat Katalis Tokenisasi DTCC
Stellar (XLM) mencatat kenaikan kuat dalam 24 jam terakhir. Harga XLM naik 19,95% ke level sekitar US$0,177.
Stellar (XLM) mencatat kenaikan kuat dalam 24 jam terakhir. Harga XLM naik 19,95% ke level sekitar US$0,177, jauh mengungguli pasar kripto yang sedang melemah.
Reli ini terutama dipicu oleh kabar besar dari Depository Trust & Clearing Corporation (DTCC), yang berencana menghubungkan platform tokenized securities miliknya ke jaringan Stellar. Kabar ini langsung memperkuat narasi bahwa Stellar dapat menjadi salah satu jaringan penting dalam sektor real-world asset (RWA).
Daftar Isi
DTCC Jadi Katalis Utama
Dilaporkan CoinMarketCap, DTCC merupakan salah satu infrastruktur inti pasar keuangan AS, dengan aset kustodian lebih dari US$114 triliun. Pada 27 Mei 2026, DTCC mengumumkan rencana untuk membawa tokenized securities ke jaringan Stellar pada semester pertama 2027.
Rencana ini menjadi validasi besar bagi Stellar karena menunjukkan bahwa institusi tradisional mulai melihat blockchain tersebut sebagai infrastruktur yang sesuai untuk tokenisasi aset.
Bagi pasar, potensi sebagian kecil dari volume DTCC masuk ke Stellar sudah cukup untuk memicu repricing terhadap XLM.
Stellar Dilirik untuk Infrastruktur RWA
Kemitraan ini memperkuat posisi Stellar dalam narasi RWA. Tokenisasi sekuritas, obligasi, ETF, dan aset keuangan tradisional membutuhkan jaringan yang cepat, murah, dan compliance-friendly.
Stellar selama ini dikenal sebagai blockchain yang fokus pada pembayaran, settlement, dan aset tokenisasi. Dengan masuknya DTCC, narasi tersebut menjadi jauh lebih kuat karena melibatkan institusi besar yang menjadi tulang punggung settlement pasar keuangan AS.
Soroban Tambah Daya Tarik Ekosistem
Selain kabar DTCC, sentimen positif juga datang dari Soroban, platform smart contract Stellar. Mainnet Soroban memberi Stellar kemampuan lebih luas untuk membangun aplikasi DeFi, RWA, dan infrastruktur keuangan on-chain.
Sebelumnya, Stellar lebih dikenal sebagai jaringan pembayaran dan token issuance. Dengan Soroban, jaringan ini mulai masuk ke fase yang lebih fleksibel karena developer dapat membangun aplikasi smart contract langsung di ekosistem Stellar.
Ini menjadi fondasi penting jika Stellar ingin menarik lebih banyak proyek tokenisasi dan DeFi.
Breakout Teknis Perkuat Momentum
Secara teknikal, XLM berhasil menembus area resistance US$0,16 hingga US$0,165 yang sebelumnya menahan harga selama beberapa pekan.
Harga juga berhasil melewati 50-day moving average, memperkuat sinyal breakout. Area US$0,16–US$0,165 kini berubah menjadi support penting.
Jika pembeli mampu mempertahankan zona ini, peluang XLM untuk menguji resistance psikologis US$0,20 akan semakin besar.
Baca juga: XLM Jebol US$0,20! Tapi Data On-Chain Stellar Justru Melonjak
Target Berikutnya US$0,20
Setelah reli hampir 20%, resistance terdekat XLM berada di sekitar US$0,185. Jika level ini ditembus, target berikutnya adalah area US$0,20 yang juga berdekatan dengan 200-day moving average.
Level US$0,20 menjadi penting karena dapat menentukan apakah reli XLM hanya reaksi cepat terhadap berita DTCC atau awal dari tren bullish yang lebih panjang.
Namun, jika harga gagal bertahan di atas US$0,165, XLM berisiko terkoreksi ke area US$0,14 hingga US$0,145.
Aktivitas DeFi dan RWA Stellar Mulai Tumbuh
Fundamental Stellar juga mendapat dukungan dari pertumbuhan ekosistem. Total value locked di jaringan ini disebut meningkat dari sekitar US$46 juta menjadi lebih dari US$204 juta dalam setahun.
Pertumbuhan ini didorong oleh proyek RWA seperti Franklin Templeton BENJI dan meningkatnya penggunaan Soroban.
Jika TVL dan aktivitas jaringan terus meningkat, permintaan terhadap XLM sebagai aset untuk biaya transaksi dan likuiditas jaringan dapat ikut terdorong.
Upgrade Protokol Jadi Faktor Jangka Panjang
Stellar juga memiliki roadmap teknis yang berfokus pada skalabilitas dan developer adoption. Salah satu upgrade penting adalah Protocol 23 atau “Whisk”, yang menargetkan kapasitas hingga 5.000 transaksi per detik.
Jika upgrade ini berhasil, Stellar akan memiliki fondasi teknis yang lebih kuat untuk mendukung transaksi RWA dan pembayaran berskala besar.
Kombinasi throughput tinggi, biaya rendah, Soroban, dan kemitraan institusional dapat memperkuat posisi Stellar dalam tokenisasi aset dunia nyata.
RSI Overbought, Risiko Pullback Tetap Ada
Meski outlook jangka pendek terlihat bullish, XLM sudah masuk area teknikal yang cukup panas. RSI 7 hari berada di sekitar 71,78, yang menunjukkan kondisi overbought.
Setelah reli besar dalam satu hari, aksi ambil profit dapat muncul. Apalagi, pasar kripto secara umum masih berada dalam kondisi fear, dengan Bitcoin dan aset besar lain belum sepenuhnya pulih.
Karena itu, XLM perlu mempertahankan support US$0,165 agar reli tetap sehat.
Outlook XLM: Bullish, Tapi Perlu Konsolidasi
Secara keseluruhan, outlook XLM berubah lebih positif setelah pengumuman DTCC. Katalis ini memberi Stellar narasi institusional yang kuat, terutama dalam sektor tokenized securities dan RWA.
Dalam jangka pendek, XLM perlu bertahan di atas US$0,16–US$0,165 untuk menjaga momentum. Jika berhasil, target berikutnya berada di US$0,185 dan US$0,20.
Namun, karena harga sudah naik hampir 20% dan indikator mulai overbought, pullback sehat tetap mungkin terjadi. Untuk jangka menengah hingga panjang, arah XLM akan sangat bergantung pada progres integrasi DTCC menuju 2027, pertumbuhan Soroban, dan peningkatan aktivitas RWA di jaringan Stellar.
Baca juga: Token Portal (PORTAL) Melonjak 23%, Siap Lanjutkan Reli?
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
