Perusahaan Makanan Ringan Ini Menggunakan Blockchain untuk Sistem Pemesanan

0
46
Perusahaan makanan ringan yang berbasis di Amerika Serikat Brimhall Foods telah bermitra dengan Surge Holdings untuk mengirimkan produk-produk BRIM melalui sistem pemesanan berbasis Blockchain, berita ini dilaporkan oleh Foodprocessing-technology.com pada 27 Juni.

Berdasarkan berita yang dilaporkan tersebut, pihak perusahaan makanan ringan BRIM nantinya akan dapat menggunakan jaringan Blockchain SurgePays untuk mengakses puluhan ribu toko baru.

CEO Surge Holdings Brian Cox mengatakan bahwa pihak BRIM awalnya akan menawarkan 15 produknya  melalui jaringan Blockchain SurgePays. Selain itu, Cox menyatakan bahwa produk-produk ini dapat dipesan dan diisi kembali melalui toko atau ritel miliknya, corner market, dan bodegas.

Perusahaan Makanan Ringan Dapat Menggunakan Blockchain untuk Memperluas Jaringan Distribusi

Selain itu, Presiden Brimhall Foods Company Terry menyatakan bahwa kemitraan ini akan memungkinkan Brimhall untuk mendapatkan akses ke “puluhan ribu lokai ritel tambahan” tanpa perlu memperluas tim penjualan dan jaringan distribusi.

Surge Holdings adalah perusahaan yang menawarkan penggunaan jaringan Blockchain kepada retailers, yang kemudian dapat menggunakan sistem pemesanan untuk membeli produk dari perusahaan yang bermitra dengan Surge. Jadi, Surge bisa dianggap sebagai “virtual distribution centre” yang menawarkan “akses tanpa batas ke produk secara global”.

Banyak retailers menggunakan teknologi Blockchain untuk memperluas jaringan distribusi mereka. Seperti dilansir Cointelegraph awal pekan ini, Walmart China baru-baru ini bermitra dengan VeChain untuk menggunakan teknologi Blockchain untuk melacak produksi Walmart. Menurut siaran pers VeChain:

“Diharapkan bahwa sistem penelusuran Walmart China saat ini memungkinkan dapat melacak daging segar sebesar 50% dari total penjualan daging segar yang dikemas, sayuran sebesar 40% dari total penjualan sayuran kemasan, makanan laut  sebesar 12,5% dari total penjualan makanan laut pada akhir tahun 2020 melalui platform Blockchain hasil kerja sama dengan Vechain.”

Sumber